Semua artikel
Gangguan Psikologi

Ini Dia Tips Mengatasi Serangan Panik

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Apakah kamu pernah merasa tiba-tiba sangat ketakutan hingga membuat jantung mu berdebar kencang hingga keringat dingin? Kamu tentu bertanya-tanya, apakah kamu mengalami gangguan kecemasan (anxiety disorder) atau serangan panik. Pasalnya, kedua kondisi ini memiliki kemiripan yang cukup signifikan.

Pada artikel ini kami akan membahas mengenai serangan panik secara khusus, hingga bagaimana cara mengatasi serangan panik.

Apa Itu Serangan Panik?

Serangan panik (panic attack) merupakan kondisi dimana seseorang merasakan kegelisahan dan ketakutan yang berlebihan dan cenderung terjadi tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini memang akan meredah seiring dengan berkurangnya faktor pemicu yang ada.

Meski demikian, kamu perlu untuk mengatasi serangan tersebut, pasalnya kondisi ini cukup mengganggu aktivitas sheari-hari. Serangan panik sendiri bisa terjadi kapanpun, termasuk saat kamu sendang berada di tempat umum. Untuk itu, kamu perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi serangan panik tersebut.

Serangan panik sebenarnya dapat meredah dengan sendirinya bila pemicunya sudah berakhir. Namun jika tidak mendapatkan penganan yang tepat, serangan panik bisa kembali terjadi dan bisa berkembang menjadi gangguan panik.

Wakaupun memiliki banyak kesamaan, namun kenyataannya serangan panik dan gangguan kecemasan merupakan dua hal yang berbeda. Gangguan kecemasan sudah diketahui secara pasti apa yang menyebabkannya, hal ini bisa membuat penderita untuk menghindari faktor pemicu tersebut.

Sedangkan serangan panik tidak diketahui secara pasti penyebabnya dan bisa berlangsung terus menerus. Serangan panik juga bisa menyerang siapa saja tanpa perlu melihat apakah penderita memiliki riwayat serangan panik atau tidak.

Selain itu, gejala yang dimunculkan oleh serangan panik dan gangguan kecemasan juga memiliki kesamaan, misalnya merasakan sesak nafas, sakit dada, jantung berdebar kencang, dan gejala lainnya. Meski demikian, terdapat beberapa gejala yang dimiliki oleh penderita gangguan kecemasan namun tidak dimiliki oleh penderita serangan panik, begitu juga sebaliknya.

Penderita gangguan kecemasan memiliki gejala khas seperti gangguan tidur dan nyeri otot yang tidak dirasakan oleh penderita serangan panik. Sedangkan penderita serangan panik memiliki gejala khas seperti mengalami depersonalisasi, rasa takut seakan mengancam nyawa, dan juga kehilangan kendali diri. Gejala tersebut tidak dimiliki oleh penderita gangguan kecemasan.

Bagaimana Gejala Serangan Panik?

Untuk mengenal lebih jauh mengenai serangan panik, kamu tentu perlu mengetahui gejala apa saja yang ada pada penderita serangan panik. Penderita serangan panik umumnya akan menunjukkan gejala selama 2-20 menit. Dalam beberapa kasus serangan panik mungkin akan berlangsung lebih lama sekitar 1 jam.

Adapun gejala yang dimunculkan bisa berupa anggota tubuh gemetar, kesulitan bernafas, jantung berdebar kencang, keram perut, sakit pada dada, pusing, mual, mati rasa, keringat berlebih, ketakutan berlebih hingga kehilangan kendali, sakit kepala, bahkan merasa nyawa terancam akibat serangan panik tersebut.

Gejala serangan panik memang memiliki banyak kesamaan dengan beberapa penyakit dan gangguan mental lainnya, seperti gangguan kecemasan dan serangan jantung. Untuk itu agar mendapatkan diagnosis yang tepat, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter, psikolog, atau psikiater.

Baca juga : Anxiety Disorder: Bagaimana Ciri-Ciri Gangguan Kecemasan Sosial?

Tips Mengatasi Serangan Panik

Serangan panik memang bisa meredah seiring dengan berkurangnya faktor pemicu yang ada. Meski demikian jika kamu merasakan gejala serangan panik, kamu perlu memiliki cara sendiri untuk meredahkan gangguan tersebut.

Mengalami serangan panik akan memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan. Untuk itu, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut untuk meredahkan serangan panik yang kamu alami:

Kenali gejala serangan panik

Kamu tentu sudah membaca beberapa gejala yang terjadi pada penderita serangan panik. Jika kamu sudah mengelani gejala tersebut, kamu tentu akan dengan mudah mengenali kondisi mu saat sedang mengalami serangan panik. Hal tersebut akan membuat kamu menemukan cara terbaik untuk menghentikannya.

Tidak membiarkan rasa takut mengentrol mu

Jika kamu mengetahui kondisi mu, kamu bisa mengntrol diri mu sendiri. Hal ini akan membuat kamu memiliki kendali akan dirimu. Merasa panik memang terkadang tidak terhindarkan, namun jangan sampai serangan panik yang kamu rasakan mengambil kontrol akan diri mu.

Mintalah bantuan orang sekitar

Support system akan sangat membantu dalam hal ini. Tidak ada salahnya untuk menceritakan kondisi mu dengan orang sekitar, seperti keluarga atau teman dekat. Jika sewaktu-waktu kamu mengalami serangan panik, biarkan orang-orang itu membantu kamu untuk menjadi lebih tenang dan tidak kehilangan kendali diri,

Mengontrol pernafasan

Cara ini memang cukup sederhana, meski demikian dipercaya mampu untuk meredahkan serangan panik yang tiba-tiba terjadi. Kamu bisa memulainya dengan menarik nafas panjang menggunakan hidung, lalu mengeluarkan nafas secara berlahan melalui mulut. Tutup mata dan fokuslah dengan pernafasan mu. Kamu bisa mengulanginya hingga merasa lebih tenang.

Membayangkan situasi yang menyenangkan

Walaupun tidak mudah, namun kamu bisa melakukan hal ini secara berlahan. Kamu bisa mengingat kondisi, situasi, atau tempat-tempat yang menyenangkan. Tindakan ini akan membantu kamu menstimulasi otak bahwa kamu baik-baik saja. Dengan begitu, kamu akan sedikit rileks dan serangan panik mu akan meredah.

Kamu bisa mengaplikasikan beberapa tips di atas untuk mengatasi serangan panik yang kamu alami. Namun, jika kamu sudah kesulitan untuk mengontrolnya dan cukup mengganggu aktivtias sehari-hari, jangan ragu untuk mengonsultasikan kondisi mu dengan psikolog atau psikiater.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Mengenal Sindrom Asperger. Apakah Sama Dengan Autisme?

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Ini Dia Tips Mengatasi Serangan Panik — DeepTalk