Deeptalk.co.id – Skizofrenia merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang bisa dibilang cukup serius. Meski demikian, penderita gangguan skizofrenia tetap bisa menjalani kehidupan seperti orang-orang pada umumnya selama mereka mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk itulah kenapa saat seseorang menunjukkan gejala gangguan skizofrenia, harus langsung segera dikonsultasikan dengan Psikolog ataupun Psikiater.
Gangguan skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan adanya gejala psikosis, yaitu adanya kesulitan untuk membedakan apa yang nyata dan tidak nyata. Dengan kata lain, penderita skizofrenia umumnya mengalami delusi, halusinasi, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku. Hal ini membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Sayangnya penyebab pasti dari gangguan skizofrenia ini belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, beberapa faktor seperti genetik, lingkungan senyawa kimia pada otak, struktur otak, dan penyalahgunaan narkoba, dianggap dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami gangguan skizofrenia.
Gangguan skizofrenia bisa dialami laki-laki maupun perempuan. Meski demikian, laki-laki umumnya menunjukkan gejala lebih awal dibandingkan dengan perempuan. Laki-laki menunjukkan gejala di usia remaja akhir atau usia 20an awal, dan perempuan di usia 20an akhir dan 30an awal.
Untuk memahami lebih dalam mengenai gangguan skizofrenia, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai gejala dan penanganan pada penderita gangguan skizofrenia. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar menunjukkan gejala yang sama dengan pembahasan dalam artikel ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan ahlinya seperti Psikolog atau Psikiater. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Gejala Skizofrenia

Penderita skizofrenia bisa jadi menunjukkan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda antara satu penderita dengan penderita yang lain. Gejala dari gangguan skizofrenia itu sendiri terbagi ke dalam empat bagian, yaitu:
Gejala negatif
Gejala negatif pada penderita gangguan skizofrenia mengacu kepada perubahan sifat, kebiasaan, atau minat tertentu, menjadi bertolak belakang dengan apa yang dimiliki oleh orang-orang pada umumnya.
Gejala negatif ini bisa berupa adanya respon emosional yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada, kesulitan untuk merasa senang atau puas akan pencapaian yang didapatkan, menarik diri dari lingkungan sosial, kehilangan minat dan motivasi terhadap aktivitas sehari-hari, perubahan pola tidur, dan mengabaikan penampilan dan kebersihan diri.
Gejala negatif ini bisa muncul beberapa tahun sebelum penderita mengalami gejala awal. Gejala yang dialami juga bertahap dan akan menjadi lebih parah seiring dengan berjalannya waktu. Kondisi ini juga bisa diperparah dengan tidak adanya penanganan yang tepat.
Baca juga : Jangan Salah Pengertian! Ini Dia Penjelasan Mengenai Skizofrenia
Gejala positif
Gejala positif pada penderita skizofrenia mengacu pada sejumlah kondisi yang sama sekali tidak dialami oleh orang-orang pada umumnya. Adapun gejala yang ditunjukkan bisa berupa halusinasi, delusi, gangguan berpikir, dan gangguan perilaku.
Halusinasi merupakan kondisi dimana seseorang merasakan, melihat, atau mendengarkan hal-hal yang sebenarnya tidak nyata. Sedangkan delusi atau dikenal juga dengan waham, merupakan kondisi dimana seseorang mempercayai atau meyakini hal-hal yang tidak nyata.
Gangguan berpikir pada penderita skizofrenia bisa berupa kesulitan berkonsentrasi yang akhirnya berdampak pada kesulitan untuk melakukan aktivitas-aktivitas sederhana. Sedangkan gangguan perilaku pada penderita skizofrenia ditandai dengan adanya pergerakan motorik yang tidak normal atau sulit untuk diprediksi.
Gejala kognitif
Penderita gangguan skizofrenia juga umumnya mengalami gejala kognitif seperti kesulitan berkonsentrasi, menurunnya kemampuan memori otak, kesulitan memahami informasi yang diberikan orang lain, dan menurunnya kemampuan berpikir abstrak.
Gejala suasana hati
Beberapa penderita gangguan skizofrenia juga mengalami gangguan suasana hati yang dimana mereka bisa saja mengalami perubahan mood secara drastis. Kondisi ini sering kali membuat seseorang menganggap skizofrenia sama dengan bipolar, namun keduanya adalah dua gangguan mental yang berbeda.
Penanganan Pada Penderita Skizofrenia

Sayangnya penderita skizofrenia pada umumnya tidak menyadari bahwa mereka mengalami gangguan. Maka dari itu dibutuhkan kepedulian dari orang lain untuk mengingatkan dan menggiring penderita untuk mendapatkan penanganan.
Langkah awal yang perlu dilakukan saat seseorang menunjukkan gejala skizofrenia adalah melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan Psikolog atau Psikiater. Dari situlah baru akan diberikan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Penanganan pada penderita skizofrenia juga cukup beragam, bisa dengan mengkonsumsi obat-obatan, psikoterapi, atau kombinasi dari keduanya. Tentu saja penanganan ini disesuaikan dengan gejala yang dialami.
Obat-obatan yang umum diberikan untuk penderita skizofrenia adalah antipsikotik, yang berguna untuk mengatasi delusi dan halusinasi. Namun perlu diketahui bahwa obat tersebut harus melalui peresepan oleh Dokter atau Psikiater.
Sedangkan terapi yang umum diberikan untuk penderita skizofrenia adalah terapi keluarga, terapi perilaku kognitif, dan terapi remediasi kognitif. Terapi keluarga bertujuan untuk mengajarkan keluarga bagaimana cara memahami penderita skizofrenia, terapi perilaku kognitif bertujuan untuk merubah perilaku dan pola pikir penderita, dan terapi remediasi kognitif bertujuan untuk mengajarkan penderita memahami lingkungan sosial.
Seperti itulah penjelasan mengenai gejala dan penanganan pada penderita skizofrenia. semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kenali Bahaya Kesepian Terhadap Kesehatan Mental
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



