Semua artikel
Keluarga

Ini Dampak Fatherless Bagi Anak Laki-Laki

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Indonesia tercatat sebagai negara fatherless ketiga di dunia. Fatherless diartikan sebagai kondisi ketika seorang anak tumbuh dan berkembang tanpa kehadiran ayah. Dimana seorang anak dengan kondisi fatherless tidak ada peran dari sosok ayah yang membantu perkembangan psikologis anak. Fenomena fatherless ini memberikan dampak secara psikologis bagi anak, yang mana antara anak perempuan dan laki-laki terdapat perbedaannya.

Sudah banyak studi yang telah menunjukkan bahwa keterlibatan seorang ayah dengan anak-anaknya terkait dengan semua jenis hasil yang bermanfaat. Mulai dari prestasi akademik yang lebih tinggi, kesejahteraan sosial dan emosional yang lebih baik, hingga insiden kenakalan yang lebih rendah, pengambilan risiko, dan perilaku bermasalah lainnya.

Pun sebuah studi menemukan adanya perbedaan manfaat yang jauh lebih banyak untuk anak laki-laki yang hidup dengan peran seorang ayah dibandingkan anak perempuan. Lebih lengkapnya remaja laki-laki terlibat dalam perilaku yang lebih nakal jika tidak ada sosok ayah dalam hidup mereka. Namun, perilaku remaja perempuan sebagian besar tidak bergantung pada kehadiran (atau ketidakhadiran) ayah mereka.

Meskipun demikian, kehadiran ayah memiliki peran penting bagi keduanya. Pun ketika sosok ayah tidak ada atau fatherless, akan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap psikolog baik anak laki-laki maupun perempuan.

Apa yang Terjadi Pada Anak Laki-Laki Fatherless?

Perilaku Kriminal

Suatu penelitian menyebutkan bahwa anak laki-laki tanpa ayah lebih cenderung menampilkan perilaku eksternal seperti agresi, kenakalan dan hiperaktif. Inilah yang kemudian berkontribusi pada mendukung peningkatan risiko perilaku kriminal, termasuk penyalahgunaan zat. Sehingga remaja laki-laki yang memiliki sosok ayah dalam hidup mereka secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk terlibat dalam perilaku nakal dibandingkan rekan-rekan mereka yang hidup tanpa ayah.

Tanpa bimbingan dan dukungan dari sosok ayah, anak laki-laki dapat beralih ke mekanisme koping yang tidak sehat seperti penggunaan narkoba atau konsumsi alkohol. Hingga kemudian dapat menyebabkan kecanduan dan dampak negatif lainnya.

Baca juga: Bisakah Kita Mengubah Tipe Attachment Style Diri Sendiri?

Tingkat Kemungkinan Depresi yang Lebih Tinggi

Ketiadaan ayah dalam kehidupan seorang anak dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan psikologis mereka, terutama dalam kasus anak laki-laki. Ketiadaan ayah dapat bermanifestasi dalam berbagai cara, termasuk ketidakhadiran emosional, fisik, dan finansial.

Anak-anak tanpa ayah lebih mungkin menderita depresi, kecemasan, rendah diri, dan masalah perilaku. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa anak laki-laki tanpa ayah tiga kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan mereka yang memiliki ayah.

Timbulnya Harga Diri yang Rendah

Dampak fatherless bisa terjadi pada anak laki-laki dan perempuan, namun bisa sangat besar bagi anak laki-laki yang bahkan dampaknya bisa dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan. Kurangnya sosok ayah yang hadir secara positif dapat menyulitkan anak laki-laki untuk mengembangkan rasa harga diri yang kuat serta konsep diri yang positif. Akibatnya, anak laki-laki cenderung memiliki harga diri yang rendah dan masalah psikologis lainnya.

Kesulitan Dalam Hubungan Sosial

Selain itu, ketiadaan seorang ayah dapat menimbulkan kesulitan dalam hubungan sosial, terutama bagi anak laki-laki yang berjuang untuk membangun kepercayaan dan keintiman dengan orang lain. Akibatnya, anak laki-laki tanpa ayah mungkin berjuang untuk membentuk hubungan yang sehat dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan pasangan romantis, yang menyebabkan perasaan kesepian dan isolasi.

Prestasi Akademik yang Buruk

Fatherless pada anak laki-laki juga nyatanya dapat memengaruhi prestasi akademiknya. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak tanpa ayah lebih cenderung putus sekolah dan berprestasi buruk secara akademis.

Hal ini sebagian disebabkan oleh kurangnya motivasi dan dukungan yang diberikan oleh sosok ayah, yang sangat penting untuk menjaga agar anak tetap pada jalur dan fokus pada tujuan akademis mereka. Ketidakhadiran seorang ayah juga dapat menyebabkan kurangnya disiplin dan struktur di rumah, sehingga menyulitkan anak laki-laki untuk mengembangkan kebiasaan belajar dan keterampilan manajemen waktu yang diperlukan untuk berhasil secara akademis.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa fatherless atau kehilangan figur ayah memiliki dampak yang signifikan pada kesejahteraan psikologis anak laki-laki. Tanpa kehadiran ayah atau figur laki-laki yang stabil dalam kehidupan mereka, anak laki-laki dapat mengalami kesulitan secara emosionalnya. Hal ini dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial, emosional, dan kognitif mereka.

Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai masyarakat untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada anak laki-laki yang tumbuh tanpa ayah atau figur ayah yang terpenuhi. Upaya untuk memperkuat peran dan keterlibatan ayah dalam kehidupan anak laki-laki, serta menyediakan sumber daya dan bantuan bagi mereka, dapat membantu mengurangi dampak fatherless dan mempromosikan kesejahteraan psikologis yang lebih baik bagi anak laki-laki ini.

Baca juga: Mengenal Gangguan Mental yang Biasa Terjadi pada Lansia

 

Sumber:

J. Dubner. (2011). How an Absent Father Affects Boys and Girls Differently. Freakonomics. https://freakonomics.com/2011/10/fathers-and-delinquency-in-the-american-family/

Roberts, D. L. (2023, March 3). Fatherless Sons: The Psychological, Behavioral and Social Toll. Medium. https://medium.com/psych-pstuff/fatherless-sons-the-psychological-behavioral-and-social-toll-e8d4ade18faf

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Ini Dampak Fatherless Bagi Anak Laki-Laki — DeepTalk