Semua artikel
Gangguan Psikologi

Gangguan Somatoform : Sakit yang Disebabkan Oleh Stress

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Sepertinya sudah menjadi pengetahuan umum bagaimana kondisi mental mempengaruhi fisik, dan juga sebaliknya. Dalam beberapa masalah mental seperti stress atau adanya tekanan yang cukup besar, dipercaya dapat membuat seseorang mengalami masalah mental yang bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari. Bisa jadi kondisi tersebut menandakan seseorang sedang mengalami gangguan somatoform.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai gangguan somatoform, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai gangguan tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasan, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.

Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah dengan kesehatan mental, atau timbulnya perilaku menyimpang, segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai gangguan somatoform.

Pengertian Gangguan Somatoform

Gangguan somatoform atau somatoform disorder merupakan salah satu masalah psikologis yang menyebabkan berbagai masalah fisik seperti kelelahan fisik, sakit kepala, mual, sakit pada dada, tidak enak badan, dan lain sebagainya. Namun saat diperiksakan ke dokter, keadaan fisik dinyatakan baik-baik saja atau tidak sedang dalam gangguan kesehatan fisik.

Berbagai masalah kesehatan fisik yang dialami oleh penderita gangguan somatoform umumnya disebabkan oleh stress berlebih dan kecemasan yang membuat mereka berpikir tentang banyak hal, atau yang kita kenal dengan istilah overthinking.

Tidak hanya mengganggu kesehatan fisik saja, gangguan somatoform juga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari penderita. Misalnya saja mengurangi produktivitas kerja, atau menimbulkan masalah dalam kehidupan sosial lainnya.

Gangguan somatoform ini bisa saja dialami oleh siapa saja. Meski demikian, penderita gangguan somatoform pada umumnya adalah seorang wanita yang berusia di bawah 30 tahun. Kondisi ini pada dasarnya tidak begitu berbahaya, namun bukan berarti kita bisa begitu saja mengabaikan gangguan tersebut.

Jenis-Jenis Gangguan Somatoform

Pada dasarnya, gangguan somatoform terbagi atas beberapa jenis berikut:

Gangguan somatisasi

Jenis yang pertama adalah gangguan somatisasi atau somatic symptom disorder (SSD). Gangguan somatisasi adalah kondisi dimana seseorang mengalami berbagai masalah kesehatan fisik yang disebabkan oleh stress atau tekanan yang cukup berat. Orang yang mengalami gangguan somatisasi memiliki kecenderungan mengalami kecemasan berlebih terhadap kondisi tubuh yang dialami.

Baca juga : Selective Mutism : Mendadak Diam Pada Situasi Tertentu

Hipokondriasis

Jenis kedua adalah hipokondriasis. Hipokondriasis adalah kondisi dimana seseorang percaya bahwa dirinya sedang mengidap suatu penyakit yang sangat serius, namun saat diperiksa ternyata orang tersebut masih dalam kondisi sehat. Penderita hipokondriasis bisa saja menganggap gejala kecil sebagai pertanda adanya penyakit yang serius, dan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan medis berkali-kali di tempat yang berbeda-beda.

Gangguan konversi

Jenis ketiga adalah gangguan konversi. Gangguan konversi adalah kondisi dimana seseorang menunjukkan berbagai gejala dari gangguan saraf, seperti mengalami kejang, mati rasa, terganggunya penglihatan dan pendengaran, lumpuh, dan lain sebagainya. Namun saat kondisi tersebut diperiksakan, tidak diketahui penyebab dari gangguan yang dialami oleh penderita.

Gangguan disformik tubuh

Jenis keempat adalah gangguan dismorfik tubuh. Gangguan dismorfik tubuh adalah kondisi dimana seseorang khawatir secara berlebihan terhadap salah satu atau beberapa bagian dari tubuhnya yang dianggap aneh atau tidak semestinya. Meski demikian, pada dasarnya bagian tubuhnya normal-normal saja.

Gangguan rasa sakit

Jenis terakhir dari gangguan somatoform adalah gangguan rasa sakit. Gangguan rasa sakit merupakan kondisi dimana penderita selalu mengeluhkan rasa sakit pada bagian tubuh tertentu. Namun tidak ditemukan penyebab fisik yang menyebabkan rasa sakit tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan secara medis.

Penyebab Gangguan Somatoform

Sayangnya penyebab pasti dari gangguan somatoform belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, banyak orang yang menganggap bahwa kondisi ini merupakan bentuk dari kewaspadaan terhadap suatu penyakit yang berbahaya.

Selain itu, beberapa faktor lain juga dianggap dapat memicu seseorang untuk lebih besar kemungkinan mengalami gangguan somatoform. Berikut beberapa faktor yang dimaksud:

Faktor genetik

Seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat gangguan somatoform, maka akan beresiko lebih besar mengalami gangguan yang sama.

Pengalaman traumatis

Seseorang yang pernah mengalami pengalaman traumatis seperti menjadi korban pelecehan seksual, korban kekerasan seksual, bencana alam, dan lain sebagainya, akan lebih beresiko mengalami gangguan somatoform.

Kondisi mental

Seseorang dengan kondisi mental yang tidak stabil, misalnya sedang mengalami stress, kecemasan berlebih, atau depresi, akan lebih beresiko mengalami gangguan somatoform.

Mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan alkohol berlebihan

Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dan/atau menggunakan obat-obatan terlarang bisa memicu delusi dan halusinasi. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, maka tidak menuntut kemungkinan penderita akan mengalami gangguan somatoform.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai gangguan somatoform. Intinya, gangguan somatoform merupakan masalah psikologis yang berdampak pada menurunnya atau memburuknya kesehatan fisik. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi perilaku sosial penderitanya.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Rapunzel Syndrome : Kebiasaan Memakan Rambut Sendiri

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Gangguan Somatoform : Sakit yang Disebabkan Oleh Stress — DeepTalk