Semua artikel
Seksual

Frotteurisme : Penyimpangan Seksual Dengan Menggesekkan Alat Kelamin ke Orang Lain

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Istilah frotteurisme memang merupakan istilah yang cukup asing di Indonesia. Selain karena penyimpangan seksual yang satu ini tidak banyak terjadi di Indonesia, hal-hal yang berbau seks edukasi memang masih terbilang tabu di negara ini. Meski demikian, bukan berarti kasus frotteurisme sama sekali tidak pernah terjadi di Indonesia.

Kamu mungkin pernah mendengar berita atau kesaksian orang lain yang mendapatkan pelecehan seksual di tempat umum, yang dimana pelakunya mencoba untuk menggesekkan alat kelaminnya kepada korban. Perilaku pelaku tersebutlah yang kita kenal dengan istilah frotteurisme.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai penyimpangan seksual yang satu ini, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai penyimpangan frotteurisme. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis.

Jika kamu merasa adanya kesamaan antara deskripsi pada artikel ini dengan keadaan pribadi atau orang disekitar, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diangnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai frotteurisme:

Pengertian Frotteurisme

Frotteurisme merupakan salah satu penyimpangan seksual yang ditandai dengan adanya perilaku menggesekkan alat kelamin atau bagian intim pada tubuh kepada orang lain, atau dengan sengaja menyentuh alat kelamin orang lain tanpa izin, dan biasanya dilakukan di tempat umum. Tempat-tempat umum ini bisa di transportasi umum yang sedang padat, area konser, atau tempat-tempat lainnya yang memungkinkan seseorang berhimpit-himpitan.

Tindakan yang satu ini juga merupakan bentuk dari pelecehan seksual yang mayoritas pelakunya adalah laki-laki, kepada korbannya yang merupakan perempuan. Meski demikian, tidak menuntut kemungkinan dalam kasus ini pelakunya laki-laki kepada laki-laki, atau perempuan kepada perempuan, atau bisa juga perempuan kepada laki-laki.

Orang yang melakukan tindakan frotteurisme ini umumnya mencari kepuasan seksual yang sifatnya sementara. Perlu diketahui juga bahwa tindakan frotteurisme umumnya tidak hanya dilakukan kepada satu orang saja. Dengan demikian, korban dari tindakan frotteurisme ini bisa jadi lebih banyak dari yang kita bayangkan. Karena pada dasarnya masih banyak orang yang beranggapan bahwa mendapatkan pelecehan seksual bukan sesuatu yang perlu untuk disuarakan.

Penyebab Frotteurisme

Sayangnya penyebab pasti dari terjadinya kondisi frotteurisme ini belum diketahui hingga saat ini. Namun sama halnya dengan timbulnya ketertarikan seksual, kondisi frotteurisme ini juga timbul sejak masa kanak-kanak dan remaja.

Walaupun penyebab pasti dari frotteurisme ini belum diketahui, namun beberapa faktor dipercaya dapat meningkatkan resiko frotteurisme. Berikut faktor-faktor yang dimaksud:

Kepribadian anti-sosial

Dilansir dalam ai-care.id, pelaku frotteurisme ini umumnya memiliki kecenderungan kepribadian anti-sosial dan memiliki gairah atau ketertarikan seksual saat bersentuhan dengan orang asing. Perasaan inilah yang akhirnya membentuk pelaku frotteurisme.

Selain itu, adanya kepribadian anti-sosial ini juga membuat penderita frotteurisme kesulitan untuk mendapatkan pasangan. Dengan demikian, penderita akan menyalurkan hasrat seksual mereka terhadap orang asing dengan cara menggesekkan alat kelamin mereka kepada orang lain, atau yang dalam artikel ini kita kenal dengan istilah frotteurisme.

Baca juga : Ini Dia Penyebab dan Gejala Gangguan Necrophilia

Penyalahgunaan zat-zat berbahaya

Masih dengan artikel yang sama, dalam ai-care.id juga dituliskan bahwa menyalahgunaan zat-zat berbahaya seperti kokain dan amfetamin dapat menimbulkan frotteurisme. Seperti yang kita ketahui bahwa mengkonsumsi zat-zat berbahaya dapat membuat kita melakukan tindakan-tindakan diluar kehendak kita. Salah satu tindakan yang bisa saja dilakukan adalah frotteurisme.

Pengalaman traumatis

Tidak bisa dipungkiri bahwa seseorang yang memiliki pengalaman traumatis, terutama di masa kanak-kanak akan sedikit banyak mempengaruhi kesehatan mental orang tersebut di masa depan. Salah satu pengalaman traumatis yang bisa mengakibatkan frotteurisme adalah menjadi korban pelecehan seksual. Tindakan frotteurisme dianggap sebagai bentuk pelampiasan akibat kejadian tidak menyenangkan yang pernah dialami.

Kesulitan mengendalikan dorongan seksual

Beberapa orang memang memiliki hasrat seksual yang lebih tinggi dari orang lain atau mudah terangsang secara seksual terhadap perilaku-perilaku yang tidak disengaja oleh orang lain. Sebagai contoh orang yang secara tidak sengaja bersentuhan dengan orang lain, lalu menimbulkan peningkatan hasrat seksual. Hal ini akhirnya bisa berdampak pada perilaku frotteurisme.

Gangguan mental dan fisik

Dilansir dalam artikel terbitan idntimes.com, beberapa gangguan mental dan fisik dipercaya dapat meningkatkan resiko frotteurisme. Gangguan ini bisa berupa gangguan perilaku, gangguan kepribadian antisosial, kecemasan, depresi, penyalahgunaan zat, cedera otak, hiperseksualitas, dan sejenisnya. Walaupun kondisi-kondisi tersebut tidak secara langsung mengakibatkan seseorang mengalami frotteurisme, namun sedikit banyak kondisi tersebut berperan dalam terbentuknya kemungkinan frotteurisme.

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa frotteurisme merupakan salah satu penyimpangan seksual yang ditandai dengan adanya aktivitas menggesekkan alat kelamin atau organ intim lainnya kepada orang lain, atau dengan sengaja menyentuh bagian intim tubuh orang lain tanpa persetujuan orang tersebut. Penyebab dari gangguan frotteurisme ini juga belum diketahui secara pasti, namun beberapa kondisi dianggap dapat meningkatkan resiko frotteurisme.

Seperti itulah pembahasan mengenai frotteurisme. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Necrophilia : Ketertarikan Seksual Terhadap Mayat

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Frotteurisme : Penyimpangan Seksual Dengan Menggesekkan Alat Kelamin ke Orang Lain — DeepTalk