Deeptalk.co.id – Kehilangan orang tersayang memang kerap kali menimbulkan luka yang mendalam. Kondisi ini juga bisa mengakibatkan trauma bagi sebagian orang. Semakin besar cinta yang kita miliki, maka akan semakin sedih saat akhirnya kita kehilangannya. Mengatasi kesedihan akibat kehilangan orang tersayang memang bukanlah langkah yang mudah, tapi yang hidup masih tetap harus melanjutkan kehidupan mereka.
Tahukah kamu bahwa kesedihan mendalam akibat kehilangan orang yang kita cintai bisa menimbulkan berbagai kondisi gangguan psikologis. Untuk itu, artikel ini akan memberikan informasi mengenai dampak psikologis saat kehilangan orang yang dicintai. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Untuk memastikan kondisi psikologis seseorang, sebaiknya melakukan konsultasi dengan para ahli seperti Psikolog atau Psikiater.
Efek Kehilangan Orang yang Dicintai

Perasaan sedih akibat kehilangan memang merupakan respon tubuh yang normal. Sayangnya jika berlebihan bisa mengganggu kesehatan fisik maupun mental penderitanya. Berikut beberapa efek kehilangan orang yang dicintai:
Post traumatic stress disorder (PTSD)
Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah kesehatan mental yang satu ini. PTSD atau yang juga dikenal dengan gangguan stress pasca trauma, merupakan kondisi dimana seseorang merasakan kecemasan atau kesedihan mendalam setelah mengalami kejadian traumatis tertentu.
Kehilangan orang yang dicintai juga bisa menjadi kejadian traumatis bagi sebagian besar orang. Tidak heran mengapa mereka yang kehilangan orang yang dicintai perlu mendapatkan penanganan secara mental untuk mengantisipasi keparahan gejala dari PTSD ini.
PTSD merupakan kondisi kesehatan mental yang paling sering dikaitkan dengan kondisi dimana seseorang kehilangan orang yang dicintai. Untuk itu, jangan menganggap mereka yang sedang kehilangan adalah pribadi yang lebay, karena mereka bisa jadi benar-benar membutuhkan bantuan dan dukungan orang-orang disekitarnya. Jangan sampai respon negatif dari orang lain justru memperburuk kondisi penderita.
Depresi
Selain PTSD, depresi juga menjadi kondisi kesehatan mental yang sering kali dikaitkan dengan kondisi kehilangan orang yang dicintai. Tidak mengherankan jika mengingat kondisi tersebut dapat mengakibatkan kesedihan yang mendalam dan membuat penderitanya kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari.
Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, kesedihan akibat kehilangan orang yang dicintai ini dapat meningkat dan menimbulkan gejala-gejala depresi. Untuk itulah kenapa di awal sudah dijelaskan bahwa orang yang mengalami kejadian ini perlu mendapatkan penanganan secara psikologis.
Baca juga : Ini Dia Dampak dan Penanganan pada Kondisi Depresi Psikotik
Perubahan perilaku
Kehilangan orang yang dicintai juga kerap kali menimbulkan perubahan perilaku bagi para penderita. Beberapa orang justru menarik diri dari lingkungannya akibat kesedihan mendalam yang mereka alami. Tidak jarang juga beberapa dari mereka melampiaskan kesedihan dengan mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang. Bahkan dalam kasus yang berat, kondisi ini dapat menimbulkan keinginan untuk bunuh diri.
Cara Mengatasi Kesedihan Akibat Kehilangan Orang yang Dicintai

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kehilangan orang yang dicintai dapat memicu terjadinya berbagai kondisi kesehatan mental. Untuk itu perasaan sedih ini perlu dikelolah dengan baik. Berikut beberapa cara mengatasi kesedihan akibat kehilangan orang yang dicintai:
Jangan mengabaikan kesedihan
Merasa sedih akibat kehilangan orang yang dicintai merupakan respon tubuh yang normal. Untuk itu, jangan menolak atau mengabaikan perasaan tersebut. Tidak masalah jika kamu harus menangis atau berkeluh kesah. Menangis saat sedih sama halnya dengan tertawa saat bahagia, emosi-emosi tersebut perlu diekspresikan sebagaimana mestinya agar tidak menjadi sampah psikologis dalam benak seseorang.
Luapkan kesedihan dengan positif
Alih-alih meluapkan kesedihan dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang atau alkohol secara berlebihan, meluapkan dengan cara positif akan lebih baik untuk diri sendiri.
Cara yang bisa dicoba adalah dengan berolahraga atau melakukan menjalankan hobi. Misalnya kamu bisa melukis wajah orang yang kamu cintai atau menciptakan lagu tentang kenangan indah yang pernah terjadi. Tindakan semacam ini tidak hanya memberikan ketenangan bagi diri sendiri, melainkan juga dapat menghasilkan sebuah karya yang luar biasa.
Dapatkan dukungan yang tepat
Ada kalanya kesedihan membuat kita menjauh dari orang-orang disekitar kita. Padahal, saat ini merupakan moment dimana kamu membutuhkan dukungan dari mereka. Untuk itu, jangan ragu menceritakan keluh kesahmu kepada orang-orang terdekatmu.
Keluarga atau sahabat bisa jadi tempat terbaik untuk kamu mendapatkan dukungan. Selain menjadi lebih tenang setelah bercerita, kamu juga bisa mendapatkan pengawasan jika sewaktu-waktu melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
Konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater
Jika kondisimu tidak membaik setelah mencoba beberapa cara di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater. Bisa jadi kamu membutuhkan penanganan yang lebih serius dalam kondisi tersebut. Pada dasarnya kita tidak pernah tahu sampai mana kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya. Untuk itu, konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater bisa jadi cara paling tepat untuk kamu coba.
Seperti itulah sekilas pembahasan mengenai dampak psikologis saat kehilangan orang yang dicintai. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kenali Ciri-Ciri Depresi Psikotik
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



