Deeptalk.co.id – Kamu mungkin pernah berjumpa dengan orang yang selalu berpikiran positif dalam keadaan seburuk apapun. Atau kamu salah satu orang yang seperti itu? Pada dasarnya hal tersebut memang merupakan sifat yang baik. Namun kembali lagi, segala sesuatu yang berlebihan tentu bisa mendatangkan dampak negatif.
Selalu berpikiran positif ini biasanya dikenal dengan istilah optimis. Untuk mengenal lebih jauh mengenai sikap optimis, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai hal tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami masalah kesehatan mental atau perilaku menyimpang, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut penjelasan mengenai sikap optimis.
Apa Itu Optimis?

Seperti yang sudah dipaparkan secara singkat di awal, optimis pada dasarnya merupakan pemikiran positif yang ada pada dalam diri seseorang, terlepas dari seperti apapun kondisi yang sedang mereka jalani. Orang dengan sikap optimis mampu melihat segala sisi positif dari hal-hal yang bahkan menurut orang lain bersifat negatif. Dalam arti kata lain, mereka mampu mengambil hikmah dalam segala kondisi.
Pola pikir optimis ini biasanya sudah terbentuk seiring dengan bertambahnya usia. Semakin sering seseorang berpikiran positif, maka akan semakin terlatih mereka untuk menjadi pribadi yang optimis. Kabar baiknya, sikap yang satu ini bisa menjadi penyemangat bagi orang-orang disekitarnya yang sedang dalam kondisi kesusahan. Mereka seakan membagikan energi positif yang dimiliki.
Optimis merupakan kebalikan dari sifat pesimis yang cenderung melihat segala hal dari sisi negatifnya. Walaupun sikap optimis ini cenderung positif, namun ada kalanya sifat tersebut justru mendatangkan hal-hal negatif bagi penderitanya.
Dampak Positif Optimis

Seseorang yang memiliki sikap optimis sering kali mendatangkan semangat bagi orang-orang disekitarnya. Selain itu, masih banyak lagi hal-hal baik berkat sikap yang satu ini. Berikut beberapa dampak positif dari sikap optimis:
Mengurangi gejala stress
Orang yang rentan mengalami stress adalah orang-orang yang memiliki pola pikir negatif, dalam hal ini adalah orang-orang yang pesimis. Dengan demikian, orang dengan sikap optimis mampu mengurangi gejala stress. Hal tersebut disebabkan oleh kemampuan mereka dalam melihat sisi positif dalam berbagai hal.
Baca juga : Mengenal Teknik dan Masalah yang Dapat Ditangani Dengan Terapi Keluarga
Berani mencoba hal baru
Salah satu dampak positif yang cukup menguntungkan bagi orang-orang optimis adalah mereka memiliki keberanian dalam mencoba hal-hal baru. Penilaian positif terhadap berbagai kondisi membuat mereka tidak takut akan kegagalan. Hal ini membuatnya memiliki banyak keahlian dan membuka peluang yang bisa jadi jalan sukses mereka.
Kesejahteraan fisik dan psikologis
Kembali lagi dengan kebiasaan mereka dalam berpikir positif. Hal sederhana semacam ini mampu menjaga diri untuk lebih sehat secara fisik maupun mental. Seperti yang telah diketahui bahwa pikiran positif mampu membantu kita untuk terhindar dari berbagai penyakit. Selain itu, hal ini juga mampu membuat daya tahan tubuh lebih baik dalam menangkal penyakit.
Dampak Negatif Optimis

Walaupun optimis merupakan hal yang baik, namun pada kenyataannya hal ini justru bisa berdampak negatif bagi kehidupan seseorang. Untuk itu, berikut beberapa dampak negatif dari sikap optimis:
Cenderung mengabaikan resiko
Walaupun orang dengan sikap optimis memiliki keberanian dalam mencoba hal-hal baru, namun hal ini justru membuat mereka cenderung mengabaikan resiko yang bisa saja dialami. Mereka cenderung gegabah dalam mencoba segala hal. Hal ini membuat mereka tidak jarang mencoba hal-hal yang salah dan justru mendatangkan kerugian bagi diri sendiri.
Sulit menerima kenyataan
Orang yang optimis selalu melihat hal dari sisi positifnya. Sekilas hal ini memang tindakan yang baik. Sayangnya pada kenyataannya tidak semua hal itu baik di dunia ini. Mereka mengabaikan bahwa ada banyak bahaya, orang-orang jahat, serta situasi yang tidak menguntungkan. Hal ini tidak jarang membuat mereka sulit untuk menerima kenyataan. Terutama kenyataan yang tidak sesuai dengan cara pandang positif yang dimilikinya.
Salah dalam mengambil keputusan
Kebiasaan mereka melihat segala hal dari sisi positifnya ini membuat mereka tidak mempertimbangkan banyak hal dalam pengambilan keputusan. Mereka akan mencoba segala hal, karena dianggap segalanya baik dan positif. Hal inilah yang membuat mereka sering salah dalam pengambilan keputusan, dan berakhir dalam penyesalan. Walau beberapa dari mereka mampu menganggap hal tersebut sebagai pembelajaran. Namun tentu tidak mungkin pembelajaran terus menerus tanpa mendapatkan hasil.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai pengertian sikap optimis, serta dampaknya dalam kehidupan seseorang. Dapat disimpulkan bahwa sikap optimis pada dasarnya adalah sikap yang baik karena mampu melihat sisi positif dari keadaan apapun. Namun kembali lagi bahwa hal tersebut tidak boleh berlebihan untuk mengantisipasi dampak negatif yang mungkin saja ditimbulkan.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Terapi Keluarga : Penanganan Masalah Mental Dengan Melibatkan Orang Terdekat
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



