Deeptalk.co.id – Mindful parenting merupakan salah satu metode parenting yang cukup eksis akhir-akhir ini. Pasalnya, metode parenting yang satu ini dianggap mampu memberikan kelekatan emosional antara orang tua dan anak. Sebagai orang tua, tentulah memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka. Termasuk dalam pemilihan metode parenting yang terbaik.
Lantas, apakah mindful parenting memang benar-benar metode parenting yang paling tepat? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai dampak penerapan mindful parenting.
Sebelum kita masuk pada topik utama. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu mengalami kesulitan dalam penentuan metode parenting. Cobalah untuk berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan masukan, dan bantuan atas permasalahan yang sedang dihadapi.
Apa Itu Mindful Parenting?

Mindful parenting merupakan metode parenting yang menitikberatkan pada kesadaran saat ini tanpa adanya penghakiman, dalam interaksi antara orang tua dan anak. Artinya, dalam menerapkan metode mindful parenting, orang tua harus hadir secara nyata bagi anak. Hadir secara nyata dalam hal ini adalah memperhatikan segala bentuk interaksi dengan segala indera yang dimiliki. Termasuk merasakan emosi yang timbul baik itu spontan atau tidak, saat berinteraksi bersama anak.
Mindful parenting pada dasarnya mencakup lima dimensi utama, yaitu kesadaran penuh selama pengasuhan, mendengarkan dengan penuh perhatian, kesadaran terhadap reaksi emosional yang dirasakan, kemampuan mengatur respon, dan belas kasih terhadap diri sendiri maupun anak.
Baca juga: Mindful Parenting: Membangun Hubungan Emosional yang Sehat antara Orang Tua dan Anak
Dampak Positif Mindful Parenting

Penerapan mindful parenting oleh banyak orang tua tentu bukan tanpa alasan. Sudah banyak bukti bagaimana mindful parenting membantu orang tua untuk lebih efektif dalam mengasuh anak. Berikut beberapa dampak positif dari menerapkan mindful parenting:
Meningkatkan kesejahteraan emosional orang tua
Dampak positif pertama dari menerapkan mindful parenting adalah mampu meningkatkan kesejahteraan emosional orang tua. Pasalnya, mindful parenting membantu orang tua untuk menyadari, mengenali, dan mengelola emosi negatif, daripada mengabaikannya. Dengan demikian, emosi negatif tidak menumpuk dan dapat tersalurkan dengan positif.
Menguatkan koneksi orang tua dan anak
Jaman dulu anak-anak bagaikan memiliki tembok besar dengan orang tua, yang membuat anak tidak terbuka dengan orang tua. Pasalnya, kebanyakan orang tua jaman dulu cenderung mengabaikan atau menolak untuk mendengarkan anak. Dengan mindful parenting, orang tua perlu untuk mendengarkan dan memahami apa yang anak sampaikan. Pada akhirnya, hal tersebut membantu menguatkan koneksi antara orang tua dan anak, karena anak tidak takut akan adanya penolakan dari orang tuanya.
Mengembangkan regulasi emosi anak
Anak adalah peniru yang baik. Jika orang tua mampu merasakan, mengenali, dan mengelola emosi dengan baik. Maka anak akan mempelajar hal tersebut. Dengan demikian, anak mampu memiliki regulasi emosi yang lebih baik.
Tantangan Penerapan Mindful Parenting

Manfaat dari penerapan mindful parenting memang cukup banyak, dan sulit untuk dijabarkan satu persatu. Hal itulah yang membuat orang tua berbondong-bondong untuk menerapkan mindful parenting. Namun, penerapan mindful parenting bukan hal yang mudah. Pasalnya, ada saja tantangan yang perlu dilalui, diantaranya:
Kesulitan praktis dalam penerapan
Metode mindful parenting bukan hal yang mudah dalam penerapannya. Terutama bagi orang tua yang belum terbiasa menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Mindful parenting membutuhkan kepekaan, waktu, energi, dan kesabaran yang tidak sedikit.
Dapat menimbulkan stress atau rasa bersalah
Tantangan lain dari penerapan mindful parenting adalah mampu menimbulkan stress dan rasa bersalah yang lebih besar. Khususnya saat orang tua menempatkan harapan yang terlalu tinggi dalam proses mindful parenting ini.
Potensi penekanan emosi
Perlu diingat bahwa mindful parenting bukan berarti mengabaikan atau menekan segala bentuk emosi negatif agar tidak terlihat di hadapan anak. Namun banyak orang tua yang salah dalam penerapannya, dan justru mengalami penekanan emosi yang bisa fatal terhadap kondisi mental orang tua.
Kebutuhan pendampingan profesional
Walaupun mindful parenting terdengar cukup sederhana. Namun penerapan mindful parenting bukan hal yang mudah. Terutama jika mengingat bahwa metode ini tidak hanya dijalankan dalam waktu singkat. Maka dari itu, beberapa orang butuh pendampingan profesional. Tujuannya agar orang tua tidak salah dalam penerapannya, dan tidak justru mengganggu kondisi mental orang tua.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai pengertian, dampak positif, dan tantangan dari penerapan mindful parenting. Jika kamu membutuhkan bantuan atau pendampingan profesional dalam penerapan mindful parenting, kamu bisa mengunjungi web deeptalk.co.id, dan berkonsultasi dengan psikolog disana.
Baca juga: Positive Vibes Sebagai Strategi Koping: Apakah Baik Untuk Kesehatan Mental?
Sumber:
Bögels, S. M., Lehtonen, A., & Restifo, K. (2010). Mindful Parenting In Mental Health Care. Mindfulness, 1(2), 107–120. https://doi.org/10.1007/s12671-010-0014-5
Bögels, S. M., & Restifo, K. (2014). Mindful Parenting: A Guide for Mental Health Practitioners. Springer. ISBN: 9781461474069
Duncan, L. G., Coatsworth, J. D., & Greenberg, M. T. (2009). A Model Of Mindful Parenting: Implications For Parent–Child Relationships And Prevention Research. Clinical Child and Family Psychology Review, 12(3), 255–270. https://doi.org/10.1007/s10567-009-0046-3
Kabat-Zinn, J., & Kabat-Zinn, M. (1997). Everyday Blessings: The Inner Work of Mindful Parenting. Hachette Books. ISBN: 9780786883145
Geurtzen, N., Scholte, R. H. J., Engels, R. C. M. E., Tak, Y. R., & van Zundert, R. M. P. (2015). Association Between Mindful Parenting And Adolescents’ Internalizing Problems: The Mediating Role Of Parenting Behavior. Mindfulness, 6(5), 1034–1042. https://doi.org/10.1007/s12671-014-0341-x
Parent, J., McKee, L. G., Rough, J. N., & Forehand, R. (2016). The Association Of Parent Mindfulness With Parenting And Youth Psychopathology Across Three Developmental Stages. Journal of Abnormal Child Psychology, 44, 191–202. https://doi.org/10.1007/s10802-015-9978-x
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
EduQuotient : @eduquotientofficial



