Deeptalk.co.id – Overthinking rasanya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Bagaimana tidak, hamper setiap orang pernah mengalami kondisi yang satu itu. Terlebih lagi para wanita yang sering dibuat susah tidur akibat overthinking.
Overthinking sendiri merupakan kondisi dimana seseorang terlalu banyak berpikir, walaupun untuk hal-hal yang tidak perlu dipikirkan sekalipun. Selain akan membuang banyak waktu secara cuma-cuma, overthinking juga bisa membuat seseorang mengalami kelelahan secara fisik maupun mental.
Pada dasarnya memikirkan sesuatu secara lebih mendalam memang tidak masalah. Justru hal tersebut akan membantu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Namun sayangnya hal ini juga tidak baik jika dilakukan secara berlebihan atau yang kita kenal dengan istilah overthinking itu sendiri.
Overthinking memang umumnya dialami oleh para wanita. Hal ini bisa saja karena wanita memang makhluk yang lebih perasa dibandingkan dengan pria yang lebih ke arah logika. Meski demikian, dalam beberapa kondisi pria tidak menuntut kemungkinan juga mengalami overthinking.
Overthinking memang akan membuat kita lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Hasilnya kita akan terhindar dari berbagai kemungkinan buruk yang bisa saja menimpa diri kita. Terlepas dari itu, overthinking justru menimbulkan berbagai masalah baik itu pada kondisi fisik maupun mental penderitanya. Untuk itu, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai dampak overthinking pada kondisi fisik dan mental.
Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Self diagnosis merupakan upaya yang sangat tidak dianjurkan, pasalnya langkah tersebut bisa menimbulkan kecemasan berlebih akibat kesalahan diagnosis. Selain itu, self diagnosis juga bisa berdampak pada kesalahan penanganan. Untuk itu, disarankan melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut kepada orang-orang yang ahli di bidangnya. Misalnya kepada psikolog atau psikiater.
Berikut beberapa dampak overthinking yang perlu kamu ketahui:
Dampak Overthinking Bagi Kesehatan Fisik

Overthinking memang merupakan kondisi yang disebabkan oleh pikiran berlebih. Meski berpusat pada pikiran, namun kondisi ini justru dapat mempengaruhi kesehatan fisik seseorang. Satu hal yang jarang disadari bahwa fisik dan mental (dalam hal ini adalah pikiran) merupakan dua hal yang saling berkaitan. Akibatnya, kondisi mental yang terganggu dapat mempengaruhi kondisi fisik, dan begitu juga sebaliknya.
Berikut beberapa dampak overthinking bagi kesehatan fisik penderitanya:
Mempengaruhi sistem pencernaan
Banyak berpikir atau overthinking dapat menimbulkan stress berlebih. Dari stress berlebih inilah yang akhirnya mengganggu sistem pencernaan. Terganggunya sistem pencernaan dalam hal ini bisa berupa radang usus, sindrom iritasi usus besar, perubahan motilitas saluran cerna dan sekresi lambung, peningkatan permeabilitas usus, perubahan mikrobiota usus, dan masih banyak lagi.
Masalah jantung
Salah satu yang dikhawatirkan dari overthinking adalah bisa memicu masalah jantung. Hal inilah yang biasanya menimbulkan rasa sakit pada dada dan pusing saat sedang mengalami kondisi overthinking.
Penurunan sistem imun
Orang-orang yang sering mengalami overthinking juga akan berpotensi mengalami penurunan sistem imun. Hal inilah yang akhirnya menjadikan mereka mudah terserang penyakit. Salah satu penyakit yang paling sering kita temui akibat overthinking adalah GERD. Walaupun masih banyak yang beranggapan bahwa GERD hanya dipicu oleh pola makan yang tidak sehat.
Baca juga : Mengenal Penyebab Pedofilia
Dampak Overthinking Terhadap Kesehatan Mental

Selain mengganggu kesehatan fisik, overthinking juga bisa memicu berbagai kesehatan mental. Adapun dampak overthinking terhadap kesehatan mental adalah sebagai berikut:
Gangguan tidur
Rasanya bukan rahasia lagi bagaiamana seseorang yang overthinking juga mengalami gangguan tidur. Overthinking membuat kita berpikir terus menerus. Artinya hal tersebut akan meningkatkan kerja otak. Dengan demikian, otak yang terus bekerja akan membuat seseorang kesulitan untuk tertidur.
Depresi
Selain gangguan tidur, overthinking juga bisa membuat penderita mengalami depresi. Berpikir secara berlebih akan menimbulkan stress yang berujung pada depresi. Terlebih lagi juga pemikiran yang tidak usai itu mengenai hal-hal yang cukup kompleks. Selain itu, overthinking juga sering berhubungan dengan pikiran-pikiran negatif yang cukup akrab dengan kondisi depresi.
Kesulitan untuk berkonsentrasi
Terlalu sering mempekerjakan otak tidak membuat otak semakin terlatih dalam berpikir. Justru kegiatan tersebut akan membuat otak merasa kelelahan. Kelelahan pada otak inilah yang akhirnya membuat seseorang kesulitan untuk berkonsentrasi. Dampaknya bagi kehidupan tentu akan lebih kompleks lagi, misalnya mengganggu pekerjaan, interaksi sosial yang tidak nyambung, dan masih banyak lagi.
Gangguan kecemasan
Orang-orang yang sering mengalami overthinking juga cukup sering mengalami kecemasan berlebih. Jika hal ini terus berlangsung, maka tidak menuntut kemungkinan mereka akan mengalami gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Jika kecemasan sudah masuk dalam kategori gangguan, maka sudah sepantasnya untuk mendapatkan penanganan secara profesional dari psikolog atau psikiater. Begitu juga dengan gangguan mental lainnya.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai dampak overthinking terhadap kondisi kesehatan mental dan fisik. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kenali Cara Mengatasi Putus Asa Sebelum Mengganggu Kesehatan Mental
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



