Semua artikel
Pikiran

Cara Menghentikan Kecenderungan Catastrophizing yang Berbahaya

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Catastrophizing, atau pikiran bencana dimana Anda terlalu sering memikirkan terjadinya suatu kejadian buruk di masa mendatang. Jika Anda sudah terjebak dengan catastrophizing ini, Anda mungkin akan kesulitan untuk menghadapi emosi negatif secara umum. Mengetahui bahayanya, Anda mungkin memerlukan beberapa cara untuk menghentikan pemikiran catastrophizing ini.

Saat terlalu sering catastrophizing dan memberi lebih banyak perhatian pada pikiran negatif, Anda mungkin memiliki keinginan untuk membantu diri Anda sendiri mengatur emosi tersebut. Walaupun ini juga akan menekankan pikiran dan tubuh Anda dalam prosesnya.

Distorsi kognitif semacam ini cenderung terkait dengan keyakinan inti yang Anda pegang. Perlu proses yang cukup panjang untuk menghentikan atau sekedar mengendalikan pikiran yang cenderung melakukan catastrophizing ini.

Cara Menghentikan Catastrophizing

Kebiasaan pemikiran bencana atau catastropizing akan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari Anda. Dan bahkan ini bisa menjadi kebiasaan mental yang sulit untuk dihilangkan. Namun, dengan latihan rutin dan serius, Anda dapat mengubah atau menghentikan cara berpikir catastrophizing ini.

1. Latihan Mindfulness

Dalam studi tahun 2018, diungkapkan bahwa latihan mindfulness, termasuk yoga dan meditasi, dapat membantu mengurangi pemikiran catastrophizing terkait dengan nyeri kronis peserta penelitian. Dengan berfokus pada pikiran di luar tubuh mereka, peserta studi mengenali saat pikiran mereka tentang rasa sakit terasa tidak rasional.

Dalam studi lain sebagai percontohan pada tahun 2019, pada pasien sel sabit, intervensi perawat dan pengasuh lainnya untuk mengajarkan praktik mindfulness sebagai manajemen nyeri terbukti berhasil. Anda dapat melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter atau ahli terapis perawatan Anda untuk membantu Anda memutuskan apakah praktik ini dapat berhasil untuk Anda.

Baca juga: Urutan Kelahiran Memengaruhi Kepribadian Seseorang, Benarkah?

2. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Terapi perilaku kognitif (CBT) membantu Anda belajar mengenali pemicu dan mengubah pikiran negatif tentangnya. Pada sebuah studi pada tahun 2016 dengan menyertakan 16 pasien fibromyalgia, menunjukkan bahwa terapi perilaku kognitif menghasilkan pengurangan gejala jangka panjang.

Sedangkan studi lain pada tahun 2020 pada penderita PTSD menunjukkan bahwa gejala PTSD mereda setelah pasien berpartisipasi dalam terapi CBT, dengan menghentikan catastrophizing.

3. Menulis Jurnal

Menuliskan perasaan atau isi pikiran yang berujung pada bencana atau kecenderungan pemikiran catastrophizing dapat menjadi cara untuk menghentikan dan menanganinya menuju kesejahteraan emosi. Anda dapat menggunakan buku catatan, pena, atau aplikasi memo suara jika Anda tidak ingin menulis untuk merekam pemikiran Anda saat mulai melakukan catastrophizing.

Menulis atau membuat jurnal dengan beragam media tersebut menjadi cara untuk meluapkan isi pikiran Anda sebagai langkah pencegahan untuk menghentikan catastrophizing. Pertimbangkan untuk menjadikan aktivitas ini sebagai rutinitas dengan menjadwalkan waktu selama seminggu untuk meninjau entri jurnal Anda dan menuliskan tema berulang yang Anda perhatikan.

4. Meluapkan atau Menyuarakan Pikiran Negatif

Apakah Anda akan mengatakan pikiran negatif Anda kepada orang lain? Jika iya, ini mungkin membantu Anda menjadi sedikit lega dan menjadi cara awal menghentikan catastrophizing menjadi semakin berbahaya. Menyuarakannya akan sedikit membantu alih-alih hanya menyimpannya terus menerus di kepala Anda.

Mengatakan dengan lantang isi pikiran negatif di kepala Anda pun bisa cukup membuat Anda melihat bahwa pikiran Anda mungkin tidak rasional. Anda mungkin tidak akan mengatakan apa yang Anda pikirkan kepada pasangan, anak, atau kolega dan teman Anda. Jika tidak, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk bertanya dengan diri sendiri terlebih dahulu mengapa itu harus disampaikan.

5. Menantang Diri Sendiri

Belajar mengenali kapan Anda mulai melakukan catastrophizing dapat menjadi langkah awal untuk menantang diri Anda sendiri dalam menghentikan siklus tersebut. Anda dapat melatihnya saat keadaan hening untuk memudahkan terhubung dengan perasaan Anda saat itu. Seiring waktu, latihan ini dapat membantu Anda mengembangkan kesadaran tentang cara mengelola pikiran Anda.

Pertimbangkan untuk mengambil jeda 1 menit, amati sekeliling Anda, dan fokuskan pada bagaimana lingkungan Anda saat ini memengaruhi pola berpikir Anda. Jika Anda merasa nyaman, berlatihlah mengatakan apa yang Anda amati dengan lantang untuk membantu Anda mengungkapkan apa yang Anda alami.

6. Latihan Fisik

Sebuah studi tahun 2020 dengan peserta para pasian fibromyalgia menunjukkan bahwa rutinitas latihan fisik atau olahraga rungan yang berfokus pada peningkatan daya tahan dan koordinasi dapat membantu mengurangi catastrophizing. Olahraga juga dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan meminimalkan stres eksternal, yang pada gilirannya dapat membantu Anda meningkatkan daya tahan terhadap siklus pikiran catastrophizing.

Anda dapat mempertimbangkan untuk menambahkan pergerakan harian, seperti jalan kaki, yoga, aerobik air, atau pilates.

Saat Anda memulai catastrophizing, tampaknya mustahil untuk memutus siklus pikiran negatif ini. Mungkin ini adalah cara Anda untuk mengatasi trauma atau hidup dengan rasa sakit kronis atau penyakit kronis.

Akan tetapi, stres yang disebabkan oleh siklus pemikiran catastrophizing dapat menimbulkan konsekuensi fisik dan mental yang sangat besar. Akan sangat mungkin berhasil jika Anda mulai belajar untuk memfokuskan kembali pikiran Anda ketika catastrophizing dimulai dan menangkal hal-hal negatif yang dihasilkan.

Menghentikan catastrophizing dengan cara menantang diri sendiri saat Anda mulai memikirkan suatu bencana di masa depan dan menyuarakan pikiran Anda tersebut dapat membantu juga. Ini akan menyadarkan Anda saat pikiran Anda sudah tidak rasional dan dapat mengendalikan catastrophizing pula.

Baca juga: Overthinking, Apa Bahayanya dan Mengapa Perlu Dihindari?

 

Sumber:

How to Stop Catastrophic Thinking: 6 Ways. (2023). Psych Central. https://psychcentral.com/blog/catastrophic-thinking-when-your-mind-clings-to-worst-case-scenarios

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Cara Menghentikan Kecenderungan Catastrophizing yang Berbahaya — DeepTalk