Semua artikel
Seksual

Cara Mengantisipasi Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Sadarkah kamu bahwa tindakan pelecehan seksual bisa terjadi dimana saja dan dialami oleh siapa saja. Untuk itu penting bagi setiap orang mempersiapkan diri dengan mengetahui cara menghadapi pelaku pelecehan seksual. Hal ini penting untuk melindungi diri dan terhindar dari berbagai kejadian yang tidak diharapkan.

Salah satu tempat yang tidak terbayangkan akan menjadi lokasi pelecehan seksual adalah tempat kerja. Tempat kerja notabenenya merupakan lokasi untuk mencari nafka dan membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih produktif. Sayangnya ada saja oknum-oknum yang memanfaatkan lokasi tersebut untuk melancarkan tindakan-tindakan tidak senonoh seperti pelecehan seksual.

Parahnya lagi, korban pelecehan seksual sendiri tidak mengenal jenis kelamin ataupun usia. Walaupun pada umumnya korbannya adalah wanita dengan usia dewasa awal, namun tidak menuntut kemungkinan laki-laki, anak-anak, atau orang tua sekalipun menjadi korban pelecehan seksual.

Namun dalam artikel kali ini kami akan secara khusus membahas topik pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja, khususnya yang berhubungan dengan kesehatan mental. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Berikut pembahasannya:

Jenis Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja

Untuk dapat mengantisipasi pelecehan seksual di tempat kerja, setiap karyawan baik itu atasan maupun bawahan perlu mengetahui bagaimana jenis pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja.

Dilansir dalam artikel yang diterbitkan oleh orami.co.id, terdapat 4 jenis pelecehan seksual yang perlu diwaspadai di tempat kerja, yaitu:

Pelecehan seksual secara fisik

Pelecehan seksual secara fisik ini berhubungan dengan sentuhan-sentuhan secara langsung yang dilakukan pelaku kepada korbannya. Contohnya, menyentuh payudara, bokong, atau area tubuh lainnya secara sengaja dan tanpa izin dari korban. Tindakan semacam ini sangat mungkin dilakukan di tempat kerja. Untuk itu kita perlu waspada dan tidak membiarkan hal tersebut terjadi begitu saja.

Pelecehan seksual secara verbal

Berbeda dengan jenis sebelumnya, pelecehan seksual secara verbal memang tidak melibatkan sentuhan fisik, melainkan dengan perkataan, tatapan, atau bahasa tubuh lainnya yang membuat korban merasa tidak nyaman. Contohnya, mengajak rekan kerja untuk melakukan tindakan seksual, memberikan tatapan penuh nafsu ke rekan kerja, dan lain sebagainya.

Diskriminasi gender

Diskriminasi gender masuk dalam kategori pelecehan seksual mungkin menjadi tanda tanya besar. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa diskriminasi gender melibatkan hal-hal seputar jenis kelamin korban, orientasi seksual, hingga identitas gender. Karena hal tersebut tindakan semacam ini masuk dalam kategori pelecehan seksual. Sudah tidak mengherankan lagi bagaimana bisa diskriminasi gender ini terjadi di lingkungan kerja.

Baca juga : Ini Dia Ciri-Ciri dan Dampak Pelecehan Seksual

Permintaan seksual

Kamu mungkin pernah mendengar kasus mengenai karyawan pabrik yang diminta untuk melakukan hubungan intim agar mendapatkan perpanjangan kontrak dari tempat kerjanya. Kasus tersebut merupakan salah satu bentuk permintaan seksual. Dimana korban diminta untuk melakukan aktivitas seksual dengan imbalan atau ancaman tertentu.

Cara Mengantisipasi Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Seperti yang telah diketahui bahwa tindakan pelecehan seksual bisa berdampak pada kondisi kesehatan mental bagi korbannya. Hal ini tentu akan berimbas pada produktivitas kerja karyawan. Untuk itu diperlukan langkah yang tepat agar dapat mengantisipasi kejadian tidak menyenangkan ini.

Berikut cara untuk mengantisipasi tindakan pelecehan seksual di tempat kerja:

Komunikasi

Tidak sedikit korban pelecehan seksual yang memilih untuk bungkam dengan alasan harga diri. Tidak hanya itu, saksi mata juga beberapa memilih untuk diam karena tidak ingin ikut campur dengan masalah orang lain.

Hal inilah yang justru dapat membuat pelaku merasa aman dengan tindakan tidak senonoh yang mereka perbuat. Dengan demikian tidak ada efek jarah dan pelaku bisa bertindak lebih parah lagi.

Untuk itu penting bagi korban dan saksi mengkomunikasikan tindakan pelecehan seksual kepada atasan atau orang-orang yang dianggap bisa membantu. Komunikasi ini penting untuk dapat memberikan ganjaran kepada pelaku terhadap tindakan tidak senonoh mereka. Dengan demikian pelaku akan mendapatkan efek jerah.

Edukasi dan pelatihan

Tidak hanya karyawan yang ambil tindakan dalam kasus pelecehan seksual ini. Perusahaan juga perlu ikut andil dalam memberantas tindakan tidak menyenangkan ini. Hal ini penting untuk menjaga citra perusahaan dan produktivitas karyawan.

Langkah yang bisa diambil oleh perusahaan adalah dengan memberikan edukasi serta pelatihan seputar pelecehan seksual kepada karyawan. Dengan demikian, karyawan akan paham bagaimana mereka akan bertindak jika menjadi korban pelecehan seksual.

Tindakan pencegahan pelecehan seksual

Selain edukasi dan pelatihan, perusahaan juga harus berkomitmen untuk melakukan tindakan pencegahan pelecehan seksual. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya sanksi tertulis bagi pelaku pelecehan seksual. Dengan demikian tidak ada karyawan yang berani untuk melakukan tindakan pelecehan seksual. Selain itu karyawan lain juga akan merasa aman karena adanya perlindungan dari perusahaan.

Seperti itulah pembahasan seputar pelecehan seksual di tempat kerja. Hal ini perlu untuk diketahui agar dapat menjaga produktivitas karyawan dan membuat karyawan terhindar dari trauma akibat pelecehan seksual. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga : Kenali Macam-Macam Bentuk Pelecehan Seksual

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait