Deeptalk.co.id – Setiap orang tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Setiap kelebihan sudah sepantasnya menjadi hal yang disyukuri, dan kekurang merupakan hal yang harus diterima.
Beberapa orang memiliki kekurangan dalam bentuk tubuhnya. Karena hal ini sangat mudah terlihat oleh mata, banyak orang yang merasa rendah diri akan hal tersebut. Bahkan beberapa orang justru memiliki rasa khawatir berlebih terhadap kekurangan tubuh yang dimiliki. Kondisi semacam itu bisa jadi pertanda gangguan mental yang dikenal dengan istilah body dysmorphic disorder.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai body dysmorphic disorder, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai gangguan yang satu itu. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.
Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai body dysmorphic disorder.
Pengertian Body Dysmorphic Disorder

Body dysmorphic disorder (BDD) atau gangguan dismorfik tubuh adalah salah satu gangguan mental yang ditandai dengan adanya perilaku berlebihan dalam memperhatikan kekurangan tubuh atau penampilan fisik yang dimiliki. Dimana kekurangan tersebut umumnya bukanlah kekurangan yang cukup menonjol untuk dikhawatirkan.
Kebiasaan penderita body dysmorphic disorder dalam memperhatikan kekurangan tubuh yang dimiliki ini sering kali membuat mereka membenci atau menimbulkan rasa tidak nyaman terhadap warna kulit, bentuk rambut, bentuk tubuh, dan lain sebagainya, yang mana hal itu sebenarnya tidak mengganggu sama sekali.
Penderita body dysmorphic disorder ini juga sering kali merasa tertekan, cemas, malu, bahkan stress akibat bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan standar kecantikan atau ketampanan yang ada dalam benak mereka. Tidak jarang hal tersebut justru mengganggu akitivitas sehari-hari dan kenyamanan orang-orang disekitarnya.
Penyebab Body Dysmorphic Disorder

Sayangnya penyebab pasti dari kondisi body dysmorphic disorder ini belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, banyak ahli yang sependapat bahwa kondisi body dysmorphic disorder ini bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti:
Genetik / pola asuh orang tua
Walaupun belum ada penelitian yang dapat memastikan apakah faktor genetik berperan dalam kondisi body dysmorphic disorder yang dialami seseorang, namun pada kenyataannya orang-orang dengan kondisi body dysmorphic disorder beberapa memiliki keluarga dengan riwayat gangguan yang sama.
Meski demikian, hal ini masih menjadi perdebatan, apakah dipengaruhi oleh faktor genetik, atau justru pola asuh dari orang tua. Dimana, anak yang diasuh dengan orang tua yang memiliki body dysmorphic disorder, bisa jadi mempelajari dan meniru body dysmorphic disorder dari orang tuanya.
Baca juga : Enosimania : Rasa Takut Menerima Kritik
Pengalaman traumatis
Seseorang yang pernah mengalami pengalaman traumatis seperti menjadi korban bullying, ditelantarkan oleh keluarga dan orang-orang terdekat, atau pernah menjadi korban pelecehan khususnya pada masa kanak-kanak, juga dipercaya dapat meningkatkan resiko body dysmorphic disorder.
Kepribadian perfeksionisme
Seseorang dengan kepribadian perfeksionisme selalu menginginkan hal-hal sempurna dalam kehidupannya. Baik itu dalam segi pekerjaan, atau hal-hal yang bisa disaksikan dengan matanya. Hal inilah yang akhirnya membuat kepribadian perfeksionisme bisa jadi mengalami body dysmorphic disorder. Dimana penderita cenderung memperhatikan segala detail dari tubuhnya, dan khawatir jika ada yang tidak sesuai dengan standar mereka.
Gejala Body Dysmorphic Disorder

Untuk mengetahui apakah kamu atau orang sekitar mengalami body dysmorphic disorder atau tidak, tentu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Psikolog atau Psikiater. Namun sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan para ahli, kamu bisa melihat beberapa gejala body dysmorphic disorder berikut:
· Bisa menghabiskan banyak waktu untuk sekedar memperhatikan tubuhnya. Baik itu bercermin memperhatikan setiap detail dari wajahnya, atau mengecek tubuh apakah ada yang salah atau tidak.
· Segera melakukan berbagai macam upaya untuk memperbaiki hal-hal yang dianggap aneh atau tidak sesuai dengan standar mereka pada bagian tubuhnya. Misalnya melakukan operasi memancungkan hidung jika menganggap hidungnya sedikit pesek.
· Berkali-kali menanyai pendapat orang lain mengenai bentuk tubuhnya, atau membanding-bandingkan dirinya dengan orang-orang yang dianggap lebih sempurna darinya.
· Selalu meyakinkan orang lain bahwa ada yang tidak sempurna dari tubuhnya. Walau orang lain menganggap itu baik-baik saja.
· Tidak ragu untuk melakukan operasi plastik atau serangkaian treatment kecantikkan untuk bisa mendapatkan hasil sempurna sesuai ekspektasi mereka.
· Kesulitan untuk menyingkirkan rasa cemas berlebih terhadap penampilan fisik yang dianggap kurang.
· Memiliki kecenderungan perfeksionis, khususnya dalam hal penampilan.
· Mencoba untuk menyembunyikan kekurangan fisik yang dimiliki, dengan gaya, riasan, atau cara berpakaian.
· Menghindari situasi sosial.
Itu dia beberapa gejala dan penjelasan mengenai body dysmorphic disorder. Jika kamu mengalami beberapa gejala body dysmorphic disorder, maka segera lakukan konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kenali Komplikasi dan Penanganan Pada Penderita Sindrom Munchausen
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



