Deeptalk.co.id – Kemudahan menggunakan teknologi mendatangkan banyak sekali manfaat dalam kehidupan. Termasuk dalam kemudahan internet yang bisa diakses kapan dan dimana saja. Mengakses internet dapat dilakukan siapapun, bahkan anak-anak sekalipun. Hanya dengan satu smartphone, kita dapat mengakses banyak sekali informasi dan hiburan.
Usia anak merupakan usia yang erat kaitannya dengan bermain dan mengeksplorasi hal baru. Tidak mengherankan mengapa anak sangat cepat mempelajari cara untuk mengakses internet. Cukup banyak kasus dimana anak lebih handal dalam menggunakan smart phone dibandingkan orang tuanya.
Anak yang senang bermain tidak jarang menemukan permainan yang mengasyikkan di internet. Cukup banyak game online yang dapat di main secara bebas. Hal ini tentu membuat anak sulit terlepas dari smartphone atau komputer yang mereka gunakan.
Kebiasaan anak dalam menggunakan smartphone atau komputer ini seringkali membuat orang tua khawatir. Wajar saja, mengingat banyak sekali dampak negatif dari bermain game online. Meski demikian, bukan berarti bermain game online tidak mendatangkan dampak positif.
Artikel ini akan membahas mengenai dampak negatif dan positif bermain game online, khususnya pada kesehatan mental anak.
Dampak Negatif Bermain Game Online Pada Kesehatan Mental Anak

Cukup banyak penelitian mengenai dampak negatif dari bermain game online pada kesehatan mental anak. Hal inilah yang sering kali membuat orang tua khawatir jika melihat anak bermain game online. Adapun dampak negatif dari bermain game online pada kesehatan mental anak adalah:
Kemungkinan mengalami depresi
Game online awalnya dimainkan untuk menghindari stress dan mendapatkan kesenangan. Sayangnya dalam kasus berbeda, game online justru dapat mengakibatkan depresi pada anak. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, misalnya mengalami cyberbullying dalam room chat, akun yang di hack, atau sekedar gagal dalam menyelesaikan misi dalam game.
Mudah mengalami mood swing
Saat memulai bermain game, anak akan merasa semangat dan senang. Sayangnya, dalam game online tidak sedamai itu. Ada kalanya anak mengalami kekalahan dan membuat mood yang baik tadi berubah menjadi buruk. Bisa juga tiba-tiba anak merasa senang karena mendapatkan kemenangan dalam game yang dimainkan.
Perubahan mood yang cukup cepat ini sering kali iringi dengan kata-kata kasar yang tidak seharusnya diucapkan oleh anak seusianya.
Mengalami kecanduan bermain game online
Saat terlalu sering bermain game online, bagian pre-frontal cortex pada otak akan mengalami perubahan. Hal ini akan membuat anak kesulitan dalam mengontrol waktu bermain game online. Cukup banyak kasus anak yang tidak bisa berpisah dengan game online, dan sudah menjadikan game online sebagai bagian dari kehidupannya.
Kelelahan mental
Bermain game online umumnya menuntut anak untuk fokus pada game tersebut. Jika hal ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan secara terus menerus, anak akan mengalami kelelahan secara mental. Hal ini juga akan memberikan dampak kepada fisik seperti mudah lelah, penurunan kemampuan penglihatan, hingga kelainan pada saraf.
Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Toxic Parenting dan Dampak Negatif Bagi Kesehatan Mental Anak
Dampak Positif Bermain Game Online Pada Kesehatan Mental Anak

Walaupun game online dikenal sebagai pembawa dampak negatif bagi kesehatan mental anak, namun cukup banyak hal-hal positif yang bisa didapatkan dari bermain game online. Meski demikian, bukan berarti mengalami kecanduan bermain game online adalah hal yang baik.
Berikut beberapa dampak positif bermain game online pada kesehatan mental anak:
Menimbulkan rasa senang
Bermain game memang seharusnya membawa perasaan senang bagi penggunanya. Selama bermain game dilakukan sebagai media relaksasi dan tidak dalam kapasitas yang berlebihan, maka aktivitas ini bisa menjadi opsi saat anak lelah seharian belajar di sekolah.
Meningkatkan kemampuan kerjasama
Cukup banyak game online yang dapat meningkatkan kemampuan kerjasama. Pasalnya, kebanyakan game online dibuat agar seseorang dapat bertemu dan melaksanakan misi di dalam game tersebut. Dengan demikian, selama dapat membangun komunikasi secara positif maka game online dapat berjalan dengan baik.
Menambah aktivitas otak
Jika pada dampak negatif bermain game online dinyatakan dapat mendatangkan kelelahan mental, namun pada dampak positif ini justru dapat menambah aktivitas otak. Pasalnya, selama game online diakses dalam batas yang wajar justru akan memberikan pengalaman yang baik pada otak dan juga mental anak.
Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa, bermain game online bukanlah kesalahan yang perlu dihentikan. Bermain game online sah-sah saja dilakukan oleh setiap anak, selama masih dalam batas yang wajar.
Sama halnya dalam mengkonsumsi obat. Obat dapat membuat kita sembuh dari penyakit yang diderita. Namun jika dikonsumsi berlebihan akan mengakibatkan overdosis yang tentu dapat mengancam jiwa. Begitu juga dengan game online yang bisa membawa dampak positif, namun jika berlebihan justru bisa merusak mental, khususnya pada anak-anak.
Jika anak bermain game online secara berlebihan, jangan ragu untuk membawanya ke psikolog untuk dilakukan pemeriksaan dan mendapatkan penangan yang tepat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Kenalkan Kegiatan Ini untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak dan Remaja



