Semua artikel
Gangguan Psikotik

Bagaimana Penanganan Pada Penderita Gangguan Skizofreniform

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Gangguan skizofreniform merupakan gangguan mental yang memiliki gejala yang sama dengan gangguan skizofrenia, namun berlangsung tidak lebih dari 6 bulan. Kondisi ini memungkinkan penderitanya mengalami delusi dan halusinasi, yang akhirnya berdampak pada kesulitan untuk membedakan mana yang nyata dan tidak nyata.

Walaupun gangguan skizofreniform tidak berlangsung lebih dari 6 bulan, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan begitu saja. Saat seseorang menunjukkan gejala gangguan skizofreniform, sudah seharusnya mendapatkan penanganan yang tepat. Pasalnya, kondisi ini bisa meningkat menjadi berbagai masalah kesehatan mental lainnya. Misalnya gejala berlangsung lebih lama dan merubah diagnosis menjadi skizofrenia.

Untuk penjelasan lebih jelas mengenai kondisi gangguan skizofreniform, artikel ini akan membahas lebih detail mengenai penanganan yang diberikan pada penderita gangguan skizofreniform. Untuk itu, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Komplikasi Gangguan Skizofreniform

Sebelum membahas mengenai penanganan gangguan skizofreniform, ada baiknya kita mengentahui terlebih dahulu komplikasi apa saja bisa bisa dialami oleh penderita gangguan skizofreniform jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut beberapa komplikasi dari gangguan skizofreniform:

Skizofrenia

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa gangguan skizofreniform memiliki gejala serupa dengan gangguan skizofrenia, yang berbeda ada pada waktu gejala yang dialami. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, tidak menuntut kemungkinan gejala yang dialami oleh penderita skizofreniform justru berlangsung lebih lama. Dengan demikian, kondisinya tidak lagi gangguan skizofreniform, melainkan gangguan skizofrenia.

Bipolar

Selain mengalami delusi dan halusinasi, penderita gangguan skizofreniform juga mengalami gangguan suasana hati. Kondisi ini tentu perlu mendapatkan penanganan secara medis. Pasalnya jika hal tersebut berlangsung lebih lama dan tidak mendapatkan penanganan, maka dapat menimbulkan gangguan bipolar. Gangguan bipolar sendiri merupakan gangguan suasana hati dengan ciri khas adanya fase depresi (kesedihan berlebih) dan manik (gembira berlebih).

Depresi

Selain bipolar, gangguan suasana hati yang mungkin saja menjadi komplikasi gangguan skizofreniform adalah depresi. Depresi sendiri merupakan gangguan mental yang ditandai dengan adanya kesedihan yang mendalam dan membuat penderitanya kehilangan minat dalam aktivitas sehari-hari. Parahnya lagi jika depresi sudah masuk dalam kategori berat, kondisi ini dapat memicu keinginan untuk bunuh diri.

Pencegahan Gangguan Skizofreniform

Sayangnya hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti seseorang mengalami gangguan skizofreniform. Karena itu pula pencegahan gangguan ini juga belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, melakukan pemeriksaan sedini mungkin akan memperkecil kemungkinan terjadinya perkembangan gejala.

Untuk itulah kenapa sekecil apapun gejala yang ditimbulkan dan mengarah ke kondisi gangguan skizofreniform, harus segera diperiksakan kepada Psikolog atau Psikiater. Dengan demikian, kemungkinan komplikasi juga bisa diminimalisir.

Baca juga : Lebih singkat Dari Skizofrenia? Ini Dia Penjelasan Mengenai Skizofreniform

Diagnosis Gangguan Skizofreniform

Untuk dapat memberikan diagnosis yang tepat, baik Psikolog maupun Psikiater perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam memberikan diagnosis. Karena itu pula self diagnosis merupakan langkah yang tidak tepat untuk masalah kesehatan fisik maupun mental.

Penderita umumnya akan menjalankan berbagai pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan. Langkah ini biasanya akan dilakukan oleh Dokter atau tenaga medis lainnya. Selain pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan, penderita juga akan diberikan evaluasi psikologis. Langkah ini biasanya akan dilakukan oleh Psikiater atau Psikolog.

Untuk dapat memastikan kondisi kesehatan mental penderita, rujukan yang umum digunakan adalah Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 5th Edition atau yang dikenal dengan DSM-5.

Pengobatan Gangguan Skizofreniform

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan diagnosis yang didapatkan benar-benar gangguan skizofreniform, barulah akan ditentukan pengobatan atau penanganan apa yang dapat diberikan.

Penanganan untuk penderita gangguan skizofreniform bisa berbeda-beda antara satu penderita dengan penderita yang lain. Hal ini disesuaikan dengan gejala dan tingkat keparahan gejala yang dialami. Meski demikian, penanganan yang umum digunakan bisa berupa mengkonsumsi obat-obatan, psikoterapi, atau gabungan dari keduanya.

Penderita gangguan skizofreniform umumnya akan diresepkan berbagai obat antipsikotik dan antidepresan oleh Psikiater. Antipsikotik bertujuan untuk meminimalisir gejala-gejala psikosis seperti delusi dan halusinasi, sedangkan antidepresan akan membantu penderita untuk menstabilkan emosi yang dirasakan. Tentu saja obat-obatan yang diberikan harus dikonsumsi sesuai anjuran dari Psikiater, tidak lebih dan tidak kurang.

Untuk penanganan dengan psikoterapi tidak hanya diberikan kepada penderita saja. Bisa jadi dilakukan terapi keluarga untuk memberikan pengertian kepada orang-orang terdekat mengenai kondisi penderita. Terapi keluarga dianggap cukup efektif. Pasalnya kondisi ini memang membutuhkan support dan pengertian dari orang-orang terdekatnya. Selain terapi keluarga, ada juga terapi perilaku kognitif dan lainnya yang tentunya sudah disesuaikan dengan kebutuhan penderita.

Dalam beberapa kasus penderita gangguan skizofreniform yang cukup berat, penderita gangguan skizofreniform tidak hanya mendapatkan penanganan melalui obat dan psikoterapi saja. Biasanya mereka akan mendapatkan penanganan melalui rawat inap. Hal ini dilakukan apabila penderita perlu pemantauan yang lebih intens oleh tenaga medis. Tenaga medis akan memantau penderita agar dapat menstabilkan kondisi mereka.

Seperti itulah penjelasan mengenai penanganan pada penderita gangguan skizofreniform. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Ketahui Dampak dan Penanganan Pada Kasus Skizofrenia Katatonik

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Bagaimana Penanganan Pada Penderita Gangguan Skizofreniform — DeepTalk