Deeptalk.co.id – Kamu pernah merasa kalau pikiranmu sering bercabang dan berlarut dalam hal-hal yang negatif? Bisa jadi nih, kondisi ini terjadi karena adanya distorsi kognitif dalam pikiran kita. Nah, sebenernya apa sih distorsi kognitif itu? Distorsi kognitif adalah pola pikir yang salah atau negatif yang bisa bikin kita merasa gagal, sedih, cemas, dan stres.
Malah, seringkali kita nggak sadar kalau kita punya pola pikir ini. Padahal, lebih cepat kita menyadari distorsi kognitif ini, lebih baik buat kita loh dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, artikel ini bakal membahas cara mengatasi pola pikir yang salah atau distorsi kognitif. Sehingga kamu bisa hidup dengan lebih tenang dan bahagia.
Mumpung kamu udah tau bentuk distorsi kognitif ini, yuk kita pelajari bagaimana cara mengatasi pola pikir yang salah. Gimana sih mengenali perbedaan antara pikiran rasional serta distorsi kognitif?
Membedakan Antara Pikiran Rasional dan Distorsi Kognitif

Nah, sebelum kita bisa atasi distorsi kognitif ini, kita harus tahu dulu kan bentuk-bentuk distorsi kognitif yang biasa muncul. Ada banyak tipe distorsi kognitif loh, tapi disini kita akan bahas tiga tipe yang sering terjadi sehari-hari.
- Overgeneralizing (penggolongan secara berlebihan)
Kamu pernah merasa kalau satu hal buruk terjadi, pasti akan selalu terjadi lagi di masa depan? Misalnya nih, kamu pernah gagal saat presentasi, terus memutuskan kalau kamu nggak pandai berbicara di depan publik. Padahal, itu bisa saja terjadi karena kamu kurang latihan atau persiapan. Ini nih yang namanya overgeneralizing. Dampaknya kamu jadi takut atau cemas kalo diminta untuk presentasi lagi. Ini bisa membatasi potensi kamu. - All or nothing thinking (pikiran hitam-putih)
Ini adalah pola pikir ketika kamu melihat segala sesuatu sebagai hitam atau putih, baik atau buruk, sukses atau gagal. Mereka tidak berpikir adanya area abu-abu. Misalnya kalo kamu merasa “Kalo aku nggak bisa lakukan ini dengan sempurna, lebih baik aku nggak usah coba sama sekali”. Dampakny, Kamu bisa kehilangan motivasi dan kreativitas. - Personalizing (memaksakan tanggung jawab pada diri sendiri)
Ini terjadi ketika kamu menerima tanggung jawab berlebihan untuk hal-hal yang nggak sepenuhnya berada dalam kendali kamu. Misalnya, kamu merasa bersalah karena acara yang kamu rencanakan dibatalkan karena cuaca buruk. Padahal nggak mungkin kan kamu bisa kontrol cuaca? Dampaknya, Kamu bisa merasa stres atau bersalah tanpa alasan yang jelas.
Baca juga: Ketahui Jenis Gangguan Mental Dengan Impulsif Sebagai Gejalanya
Cara membedakan antara pikiran rasional dan distorsi kognitif:
Coba pertanyakan pikiran kamu, apakah itu berdasarkab pada fakta atau hanya asumsi belaka? Kalo kamu merasa “Aku pasti akan gagal”. Coba evaluasi, Apakah kamu memang sudah berusaha semaksimal mungkin? Apa benar kamu selalu gagal sebelumnya? Atau ini hanya asumsi yang berdasarkan rasa takut atau kekecewaan? Ingat, pikiran yang rasional itu biasanya berdasar pada fakta, bukan asumsi.
Cara Menghadapi dan Mengubah Distorsi Kognitif

Temukan dan Kembangkan Kelebihanmu (Fimela)
1. Self-awareness
Ini adalah langkah pertama yang penting, yaitu mengenali dan mengakui bahwa kita memiliki pola pikir tertentu dan distorsi kognitif. Coba beri ruang buat diri kamu untuk introspeksi dan memahami pikiran kamu lebih dalam. Mungkin kamu akan menemukan bahwa ada pola pikir tertentu yang selalu hadir saat kamu berada dalam situasi tertentu.
2. Mindfulness dan meditasi
Praktekkan mindfulness. Dengan begitu, kamu bisa dengan lebih jernih melihat apa yang kamu rasakan dan mengendalikan emosi kamu dengan lebih baik. Kamu juga bisa mencoba meditasi untuk membantu kamu fokus dan tenang.
3. Cognitive restructuring
Nah, setelah kamu lebih paham tentang pikiran-pikiran kamu, saatnya kita ubah pola pikir negatif tersebut. Cognitive restructuring adalah teknik psikologi yang bertujuan mengubah pikiran atau keyakinan negatif yang nggak produktif menjadi lebih positif dan realistis. Kamu bisa melakukannya dengan bantuan konselor professional atau belajar melakukannya sendiri. Intinya, kamu harus berusaha mengidentifikasi dan menantang pikiran-pikiran kamu yang negatif dan distortsif.
4. Problem-solving
Ini juga berhubungan dengan cognitive restructuring. Kamu bisa mencoba berpikir secara objektif dan mencari solusi untuk situasi yang bikin kamu merasa sulit dan distortsif. Yuk, kita lihat masalah dari berbagai sudut pandang. Cobalah mencari solusi yang paling positif dan efektif.
Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional

Terkadang, mengatasi distorsi kognitif sendiri bisa jadi sulit atau bahkan tidak efektif. Penting bagi kita untuk mengenali keterbatasan kita dan menyadari kapan saat yang tepat untuk mencari bantuan profesional.
1. Pengenalan batas diri sendiri
Kamu perlu jujur kepada diri sendiri dalam mengakui keterbatasan kemampuan kamu untuk mengatasi distorsi kognitif. Jika kamu merasa terjebak dalam pola pikir negatif yang terus berulang, terlalu sangat tertekan, atau mengalami penurunan dalam kualitas hidup. Mungkin saatnya kamu mencari dukungan profesional.
2. Pentingnya terapi psikologi dalam mengatasi distorsi kognitif
Ada banyak jenis terapi untuk membantu mengatasi distorsi kognitif. Berikut adalah beberapa contoh:
- Terapi kognitif-perilaku (Cognitive Behavior Therapy – CBT): Terapi ini membantu kamu mengidentifikasi dan mengubah pola pikir negatif serta perilaku yang bisa memicu distorsi kognitif. Dengan bantuan seorang terapis, kamu akan belajar cara menghadapi situasi secara lebih positif dan rasional.
- Terapi dukungan atau konseling: Terapi ini membantu kamu berbicara tentang perasaan dan pikiran yang mengganggu serta menemukan cara untuk mengatasi masalah tersebut. Terkadang, berbicara dengan orang yang netral dan empatik bisa membantu kamu melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda. Sehingga kamu dapat menemukan solusi yang lebih konstruktif.
Jadi, jika kamu merasa perlu bantuan tambahan untuk menghadapi distorsi kognitif, jangan ragu untuk mencari dukungan profesional. Ingatlah bahwa menerima bantuan tidak berarti kamu lemah. Malah, ini adalah tanda bahwa kamu peduli dengan kesehatan mental dan kebahagiaan kamu.
Baca juga: Cara Menemukan Fokus Mendalam Dengan Teknik Mindfulness
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



