Semua artikel
Gangguan Kecemasan

Aquaphobia : Rasa Takut Berlebih Terhadap Air

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Gangguan fobia merupakan salah satu gangguan mental yang cukup unik. Pasalnya, penderita gangguan fobia ditandai dengan adanya rasa takut atau kecemasan berlebih terhadap suatu kondisi atau objek tertentu. Uniknya, beberapa situasi atau objek yang menjadi sumber rasa takut itu merupakan hal yang biasa saja bagi orang-orang pada umumnya dan tidak sampai mengancam nyawa.

Salah satu jenis fobia yang cukup unik adalah aquaphobia atau lebih dikenal dengan istilah fobia air. Seperti yang kita ketahui, air merupakan sumber kehidupan. Banyak kegiatan yang kita gunakan dengan air, misalnya mandi, berenang, atau sekedar dikonsumsi. Sayangnya, penderita gangguan aquaphobia memiliki pandangan berbeda terhadap air.

Untuk penjelasan lebih jelas, artikel ini akan memaparkan informasi detail mengenai gangguan aquaphobia. Namun, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan rujukan self diagnosis.

Jika pembaca menemukan kesamaan kondisi antara isi artikel dari diri sendiri atau orang disekitar, ada baiknya segera dilakukan konsultasi ke Psikolog untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Pengertian Gangguan Aquaphobia

Istilah aquaphobia berasal dari dua kata yaitu aqua yang artinya air dan phobos yang artinya rasa takut. Jika diartikan secara harfiah, gangguan aquaphobia merupakan rasa takut berlebih terhadap air. Gangguan aquaphobia juga dikenal dengan istilah fobia air. Gangguan ini merupakan salah satu bagian dari fobia spesifik.

Perasaan takut akan air ini bisa berbeda-beda antara satu penderita gangguan aquaphobia dengan penderita lainnya. Beberapa dari mereka merasa takut saat berada di kedalaman air, sedangkan beberapa lainnya justru merasa takut saat melihat kumpulan air dalam sebuah wadah. Dalam beberapa kasus yang cukup berat, penderita gangguan aquaphobia juga mera takut untuk terkena air atau melihat genangan.

Seseorang yang mengalami gangguan aquaphobia akan mengalami hambatan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi saat cuaca sedang tidak mendukung. Selain itu, mereka juga akan kesulitan berenang dan melakukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan air.

Penyebab Gangguan Aquaphobia

Sama halnya dengan kebanyakan gangguan kesehatan mental, penyebab pasti dari gangguan aquaphobia belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, beberapa fakotor dipercaya dapat meningkatkan resiko gangguan aquaphobia. Berikut beberapa faktor yang dimaksud:

Genetik

Beberapa ahli percaya bahwa seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan, jenis fobia lain, atau gangguan aquaphobia itu sendiri beresiko lebih besar mengalami gangguan aquaphobia.

Pengalaman traumatis

Adanya pengalaman traumatis merupakan salah satu faktor pemicu yang dipercaya berkontribusi besar terhadap timbulnya berbagai jenis gangguan fobia, termasuk gangguan aquaphobia. Contohnya, seseorang yang memiliki pengalaman tenggelam akan beresiko mengalami gangguan aquaphobia.

Baca juga : Seberapa Penting Detoks Sosial Media?

Perubahan fungsi otak

Para ahli juga mengklaim bahwa penderita gangguan aquaphobia mengalami perubahan fungsi otak. Dengan demikian, hal ini menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya gangguan aquaphobia pada penderita.

Mempelajari dari kerabat terdekat

Seorang anak yang dirawat atau dibesarkan oleh pengidap gangguan aquaphobia bisa jadi mempelajari rasa takut akan air tersebut dan akhirnya tumbuh menjadi seseorang dengan gangguan yang sama.

Gejala Gangguan Aquaphobia

Jika dilihat dari pengertian aquaphobia sudah cukup jelas bahwa gejala utama dari gangguan ini adalah adanya rasa takut berlebih terhadap air. Meski demikian, penderita gangguan aquaphobia umumnya menunjukkan beberapa gejala lain berupa gejala fisik dan psikologis. Berikut gejala yang dimaksud:

Gejala fisik

Penderita gangguan aquaphobia yang berhadapan dengan faktor pemicu rasa takut, akan menunjukkan beberapa gejala fisik berupa jantung yang berdetak lebih kencang, keringat berlebih, panas dingin, kesulitan bernafas, merasa sesak dan nyeri pada dada dan juga tenggorokan, badan gemetar, mulut terasa kering, pusing, mual, hingga kehilangan kesadaran.

Gejala psikologis

Selain mengalami beberapa gejala fisik, penderita gangguan aquaphobia juga menimbulkan beberapa gejala psikologis berupa adanya rasa takut, cemas, atau panik saat berhadapan, membahas, atau sekedar memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan air. Selain itu, mereka juga melakukan perilaku menghindar terhadap hal-hal yang berhubungan dengan air.

Penanganan Pada Penderita Gangguan Aquaphobia

Setiap penderita gangguan aquaphobia bisa saja menunjukkan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Untuk itu agar mendapatkan diagnosis yang tepat, diperlukan konsultasi dengan Psikolog terlebih dahulu. Dari hasil diagnosis tersebut, barulah ditentukan penanganan apa yang cocok sesuai dengan gejala yang ditimbulkan.

Umumnya, Psikolog akan memberikan penanganan berupa terapi psikologi. Terapi psikologi yang sering digunakan untuk kasus ganggugan fobia adalah terapi perilaku kognitif (CBT), dan juga terapi paparan.

Terapi perilaku kognitif diberikan dengan tujuan mengubah pola pikir klien terhadap rasa takut yang dimiliki. Sedangkan terapi paparan berguna untuk membantu klien menghadapi rasa takut dan akhirnya membuat rasa takut tersebut berangsur-angsur semakin berkurang.

Seperti itulah penjelasan mengenai gangguan aquaphobia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Bahaya Kecanduan Bermain Handphone dan Cara Mengatasinya

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Aquaphobia : Rasa Takut Berlebih Terhadap Air — DeepTalk