Semua artikel
Emosi

Apa Itu Regulasi Emosi dan Mengapa Penting Untuk Kesejahteraan Emosi?

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Orang mungkin merasa pemarah, meledak-ledak, mengalami perubahan suasana hati, atau mengalami emosi negatif. Sehingga penting untuk menerapkan regulasi emosi atau pengaturan emosional diri. Pengaturan diri emosional adalah keterampilan yang dipelajari untuk menerapkan pemikiran sadar pada peristiwa yang memicu emosi yang kuat.

Setiap orang bisa mengalami emosi yang kuat. Termasuk seperti kemarahan, frustasi atau kecemasan. Ketika mereka merasakan emosi tersebut, mereka mengalami respons fisik dan mental. Dalam beberapa kasus, tubuh meningkatkan produksi hormon stres, yang menyebabkan peningkatan detak jantung, tekanan darah, suhu, dan laju pernapasan.

Pada artikel kali ini, kami akan mengulas lebih lanjut mengenai pengertian regulasi dan mengapa itu penting bagi kesejahteraan emosional kita.

Apa Itu Regulasi Emosi?

Menurut American Psychological Association, regulasi emosi didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk memodulasi emosi atau serangkaian emosi. Regulasi emosi juga dikenal dengan pengaturan emosi biasanya meningkat sepanjang umur. Oleh APA, regulasi emosi dibagi menjadi dua, yakni secara eksplisit dan implisit.

Pada jenis explisit, regulasi emosi membutuhkan pemantauan sadar, menggunakan teknik seperti belajar menafsirkan situasi secara berbeda untuk mengelolanya dengan lebih baik, mengubah target emosi (misalnya kemarahan) dengan cara yang cenderung menghasilkan hasil yang lebih positif, dan mengenali bagaimana perilaku yang berbeda.

Lalu regulasi emosi implisit beroperasi tanpa pemantauan yang disengaja. Hal itu akan memodulasi intensitas atau durasi respons emosional tanpa perlu kesadaran.

Sedangkan oleh National Rehabilitation Information Center mengartikan regulasi emosi sebagai proses mengenali dan mengendalikan perasaan atau reaksi terhadap perasaan atau reaksi terhadap perasaan. Dengan kata lain, regulasi emosi adalah pengelolaan emosi Anda dan tindakan terkait.

Regulasi emosional memungkinkan seseorang untuk secara aktif memandu reaksinya terhadap perasaan yang kuat seperti kemarahan dan kecemasan. Jika Anda merasa kesulitan mengelola emosi yang kuat, beberapa praktik sehari-hari dapat membantu mengembalikan kendali Anda selama situasi sulit.

Baca juga: Tes Kepribadian Online: Keuntungan dan Risikonya

Mengapa Regulasi Emosi Itu Penting?

Adalah normal bagi orang untuk mendapati diri mereka tidak mampu mengelola emosi mereka dari waktu ke waktu. Namun, bagi sebagian orang, emosi terus-menerus bisa sangat menguras energi dan menguasai diri. Serta dapat menyebabkan strategi koping yang tidak sehat, seperti penyalahgunaan zat atau melukai diri sendiri.

Disregulasi emosional atau tidak bekerjanya pengaturan emosi terjadi ketika seseorang menafsirkan emosi atau peristiwa dengan cara yang membuat mereka merasa kewalahan. Mereka mungkin merasakan situasi dengan cara yang tidak mencerminkan kenyataan, yang memicu serangkaian perasaan yang sangat nyata.

Emosi mulai mengalir, dan respons alaminya adalah melakukan apa saja untuk menenangkan perasaan negatif. Dalam banyak kasus, hal itu mengarah pada perilaku negatif atau merusak diri sendiri. Siklus ini dapat berulang dari waktu ke waktu sampai seseorang melakukan upaya bersama untuk memutuskannya dengan pikiran dan perilaku yang mengatur diri sendiri.

Bagaimana Kita Mempelajarinya

Manusia mengalami emosi dengan perubahan baik kuat dan lemahnya sepanjang hidupnya. Namun ini bukan berarti mereka bisa melakukan regulasi emosi sejak lahir. Saat bayi, individu akan menangis tak terkendali atau mengamuk karena belum mengerti apa yang harus dilakukan dengan perasaan yang meluap-luap. Pun kita lambat laun bisa mengendalikannya berkat bantuan orang tua yang melatih kita dalam regulasi emosi.

Regulasi emosi membutuhkan latihan sehingga ketika kita semakin belajar untuk memperhatikan dan menerima emosi kita, semakin hati-hati kita dapat bereaksi terhadapnya. Seseorang dapat mempelajari keterampilan pengaturan diri, tetapi mereka harus berlatih secara teratur agar keterampilan tersebut menjadi kebiasaan. Studi telah menemukan bahwa mempraktikkan keterampilan pengaturan emosi yang sehat, seperti menerima perasaan Anda atau mengubah pandangan Anda, mendukung kesejahteraan mental kita, dan membantu kita bekerja lebih baik di tempat kerja dan sekolah.

Emosi itu sendiri tidak baik atau buruk, tetapi pengalaman kita dengannya bisa sulit atau menyakitkan. Saat kita tidak tahu cara mengatasi kesusahan, kita mungkin beralih ke pola yang tidak membantu, antara dengan menghindari atau terpaku pada emosi negatif, dan itu terjadi tanpa kita menyadarinya.

Langkah pertama dalam menumbuhkan keterampilan yang sehat adalah membangun rasa kesadaran diri kita. Kita perlu tahu apa yang kita rasakan untuk memilih respons terhadapnya. Terapi bisa menjadi cara yang berharga untuk meningkatkan kesadaran diri, yang mengarah pada pengaturan emosi yang lebih baik.

Baca juga: Quarter Life Crisis: Pengertian dan Tanda-tandanya

 

Sumber:

Veazey, K. (2022, May 3). Why emotional self-regulation is important and how to do it. https://www.medicalnewstoday.com/articles/emotional-self-regulation

APA Dictionary of Psychology. Emotion Regulation. (2023). https://dictionary.apa.org/emotion-regulation

BetterHelp. (2023). What Is Emotional Regulation: How To Learn It. https://www.betterhelp.com/advice/general/what-is-emotional-regulation/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Apa Itu Regulasi Emosi dan Mengapa Penting Untuk Kesejahteraan Emosi? — DeepTalk