Semua artikel
Gangguan Psikologi

Anxiety Disorder : Ini Dia Ciri-Ciri Gangguan Kecemasan Umum

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – apakah kamu pernah merasa cemas sebelum menghadiri acara tertentu? Atau kamu cemas saat diminta untuk presentasi di depan kelas? Tenang saja, ini merupakan hal yang normal.

Merasa cemas merupakan respon alami tubuh, terutama saat sedang berada dalam sebuah tekanan tertentu. Meski demikian, kecemasan bukanlah hal yang bisa diabaikan. Pasalnya, kecemasan berlebih bisa menjadi sebuah gangguan mental yang biasa dikenal dengan istilah gangguan kecemasan umum.

Artikel ini akan membahas secara lebih dalam mengenai gangguan kecemasan umum, penyebab, gejala, hingga penanganan bagi penderita gangguan kecemasan umum.

Apa Itu Gangguan Kecemasan Umum?

Gangguan kecemasan umum juga dikenal dengan istilah generalized anxiety disorder (GAD). Gangguan ini merupakan kondisi dimana seseorang akan merasakan kecemasan atau rasa khawatir yang berlebihan terhadap berbagai hal.

Gangguan kecemasan umum biasanya diderita oleh orang dewasa dengan usia 30 tahun ke atas. Meski demikian, tidak menuntut kemungkinan bisa dialami oleh usia dibawah itu. Penderita gangguan kecemasan umum merasa cemas berlebih terhadap hal-hal yang tidak bisa mereka jelaskan. Mereka hanya memiliki pandangan bahwa hal buruk akan terjadi pada mereka. Perasaan semacam ini tentu tidak realistis dan cenderung mengganggu hubungan penderita dengan orang lain disekitarnya.

Berbeda dengan perasaan cemas yang umum dirasakan oleh kebanyakan orang, penderita gangguan kecemasan umum ditandai dengan kecemasan yang persisten yang tidak dipicu oleh suatu objek, situasi, atau aktivitas yang spesifik. Misalnya, penderita gangguan kecemasan umum selalu merasa bahwa sebentar lagi akan terjadi bencana alam. Walaupun tidak terdapat tanda sama sekali akan terjadi bencana alam.

Pikiran-pikiran yang mengakibatkan kecemasan itu tidak dapat mereka kendalikan. Bahkan mereka merasa apa yang mereka pikirkan merupakan sesuatu yang benar-benar akan terjadi. Dengan demikian, hal tersebut cukup mengganggu diri sendiri dan orang disekitar.

Penyebab Gangguan Kecemasan Umum

Walaupun hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan kecemasan umum, namun terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko gangguan tersebut. Berikut beberapa faktor yang dimaksud:

Genetik, gangguan kecemasan umum ini dapat diturunkan dari anggota keluarga. Dengan demikian, seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan umum akan beresiko memiliki gangguan yang serupa.

Riwayat trauma, seperti bullying, kekerasan dalam rumah tangga, atau kejadian-kejadian yang mengakibatkan stress dapat menjadi resiko gangguan kecemasan umum.

Obat-obatan dan alkohol, yang dikonsumsi secara berlebihan dan mengakibatkan kecanduan dapat menjadi resiko gangguan kecemasan umum.

Riwayat penyakit, yang membutuhkan pengobatan jangka panjang menjadi resiko gangguan kecemasan umum.

Baca juga: Mengenal Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus

Gejala Gangguan Kecemasan Umum

Untuk mengenal lebih jauh tentang gangguan kecemasan umum, kamu perlu tahu gejala yang ada pada penderita gangguan kecemasan umum. Berikut gejala-gejala yang dimaksud:

Merasa cemas

Penderita gangguan kecemasan umum umumnya akan merasa cemas atau khawatir berlebih terhadap hal-hal yang tidak bisa mereka jelaskan. Hal ini dapat terjadi pada berbagai macam kondisi.

Overthinking

Orang dengan gangguan kecemasan umum umumnya akan sangat memikirkan dan cenderung berlebihan mengenai rencana dan juga solusi. Mereka juga akan berlebihan dalam memikirkan kemungkinan terburuk.

Susah mengambil keputusan

Penderita gangguan kecemasan umum juga akan mengalami kesusahan jika diminta untuk mengambil sebuah keputusan. Mereka juga selalu takut dan ragu dalam hal tersebut.

Mudah gugup

Penderita gangguan kecemasan umum sering kali merasa tersinggung, gelisah, gugup, dan tersudut

Gejala fisik

Adapun gejala fisik yang ditimbulkan jika mengalami gangguan kecemasan umum adalah sesak nafas, jantung berdebar, keringat dingin, mual, gemetar, nyeri otot, mulut kering, gangguan tidur, mudah lelah, dan lain sebagainya.

Penanganan pada Penderita Gangguan Kecemasan Umum

Jika kamu atau orang disekitarmu menunjukkan gejala dari gangguan kecemasan umum di atas, langkah awal yang perlu dilakukan adalah berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Perlu diketahui juga bahwa setiap penderita gangguan kecemasan umum menunjukkan gejala dan tingkat keparahan yang berbeda-beda pula. Untuk itu, diagnosis dilakukan tidak hanya untuk menetapkan gangguannya saja. Melainkan untuk mengetahui penanganan apa yang cocok untuk masing-masing penderita.

Jika kamu berkonsultasi dengan psikiater, kamu akan diberikan resep obat untuk penanganan gejala yang ditunjukkan.  Obat-obatan yang umum diberikan adalah antidepresan untuk meningkatkan serotonin, pregabalin untuk mengatasi kejang, dan benzodiazepine sebagai obat penenang. Namun, obat-obatan tersebut hanya bisa dibeli dengan menunjukkan resep dokter.

Sedangkan jika kamu berkonsultasi dengan psikolog, kamu akan diberikan penanganan berupa psikoterapi atau terapi psikologi. Terapi psikologi yang umum digunakan adalah terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioral therapy. Terapi ini berguna untuk mengubah pola pikir dan perilaku yang mengakibatkan kecemasan.

Walaupun diberikan penanganan berupa terapi psikologi dan obat-obatan, namun penderita gangguan kecemasan umum sangat membutuhkan support dari orang-orang disekitarnya. Semoga artikel ini dapat membantu.

Baca juga: Mengenal Macam-Macam Gangguan Kecemasan

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Anxiety Disorder : Ini Dia Ciri-Ciri Gangguan Kecemasan Umum — DeepTalk