Semua artikel
Emosi

Anger Issue dan Mindfulness : Cara Menggunakannya untuk Mengendalikan Kemarahan

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Kemarahan adalah emosi yang dapat mempengaruhi kita semua, tetapi bagaimana kita merespons dan mengatasi emosi tersebut dapat membuat perbedaan yang besar dalam kesehatan mental dan hubungan interpersonal kita. Salah satu alat yang efektif dalam mengatasi kemarahan adalah latihan mindfulness.

Mindfulness adalah keadaan kesadaran yang mendalam terhadap pengalaman saat ini, tanpa menghakimi atau bereaksi terhadapnya. Latihan mindfulness mengajarkan kita untuk lebih sadar terhadap apa yang kita rasakan dan pikirkan pada saat-saat ketika kemarahan muncul. Dengan melibatkan diri dalam praktik ini, kita dapat belajar mengidentifikasi tanda-tanda awal kemarahan, seperti ketegangan fisik atau pikiran negatif, sebelum emosi tersebut mencapai tingkat yang tidak terkendali.

Dalam artikel ini, kami akan menguraikan berbagai latihan konkret yang dapat Anda praktikkan untuk mengasah keterampilan mindfulness Anda dalam mengatasi kemarahan. Dengan kedisiplinan dan latihan yang teratur, Anda dapat merasakan manfaat dari kemampuan ini dalam menjaga kesehatan mental dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dalam hidup Anda.

Bagaimana Mindfulness Membantu Mengatasi Kemarahan

Mindfulness merupakan praktik yang melibatkan kesadaran agar tetap berada di momen saat ini. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa meditasi dan mindfulness dapat memberikan efek yang kuat pada kesehatan dan kesejahteraan secara mental. Tekni ini diketahui dapat membantu mengurangi kecemasan, stres, depresi, bahkan tekanan darah.

Selain itu, menerapkan praktik mindfulness juga dapat membantu mengatasi kemarahan. Mungkin Anda bisa membicarakan kemarahan Anda dan mengidentifikasi kapan Anda merasa marah. Namun, ini tidak serta merta membantu Anda menghilangkan kemarahan yang terjadi. Ini terjadi dikarenakan adanya ketidakmampuan Anda merasakan sepenuhnya kemarahan yang Anda rasakan.

Kemarahan merupakan emosi yang tidak nyaman untuk dirasakan bagi sebagian besar orang. Ketegangannya mungkin tampak terlalu berlebihan. Anda tidak ingin menghadapi ketidaknyamanan ini atau mungkin menjadi khawatir tentang apa yang Anda temukan di sisi lain.

Padahal mengalami emosi kemarahan dengan kesadaran sepenuhnya atau secara mindfulness berarti emosi tersebut tidak terkubur dan Anda dapat menerima informasi penting yang ingin mereka berikan. Mengalami emosi kemarahan juga berarti Anda dapat membuat perubahan positif dalam hidup.

Sehingga mengalami emosi kemarahan secara mindfulness dapat membawa Anda untuk bisa mengenali perasaan Anda. Inilah yang kemudian memungkinkan Anda untuk dapat mengubah perilaku dan situasi yang tidak mendukung Anda demi menuju kehidupan yang lebih jujur dan memuaskan. Menggunakan mindfulness untuk merasakan kemarahan Anda adalah salah satu cara Anda dapat terhubung dengan emosi Anda, memprosesnya, dan membantu diri Anda merasa lebih rileks.

Baca juga: Manfaat Group Therapy dalam Mengatasi Kecemasan dan Depresi

Latihan Mindfulness Untuk Meredakan Kemarahan

Terdapat berbagai strategi mindfulness untuk membantu Anda mengakses, memproses, melepaskan, dan mengatasi kemarahan. Berikut ini adalah latihan mindfulness yang dapat membantu Anda memanfaatkan kemarahan dan emosi lain yang menyertainya, yakni:

  1. Bernapas : Bukan sekedar bernapas, melainkan melakukan pernapasan yang Anda sadari dan terkontrol. Ini melibatkan Anda untuk menemukan tempat yang tenang dan fokus pada pernapasan.
  2. Tenangkan diri Anda : Ini dapat dilakukan dengan menarik bahu ke belakang dan menarik napas perlahan beberapa kali. Cara tersebut dapat membantu Anda menenangkan diri.
  3. Visualisasikan apa yang membuat Anda marah : Anda bisa memikirkan kejadian yang memicu kemarahan Anda. Anda mungkin ingin membayangkan semua detailnya sampai Anda bisa merasakan kemarahan Anda meningkat.
  1. Katakan dengan lantang : Begitu Anda merasakan kemarahan Anda, Anda bisa mengakuinya dengan mengatakan, “Saya marah.” Anda bisa mengucapkannya dengan berbagai cara, seperti lebih keras, lebih lembut, lebih cepat, atau lebih lambat.
  2. Perhatikan apa yang terjadi di tubuh Anda : Langkah selanjutnya adalah memperhatikan apa yang terjadi pada tubuh Anda ketika Anda mengekspresikan kemarahan Anda dengan cara yang disarankan di atas. Misalnya, apakah Anda merasa panas, lembap, dingin, bingung, lelah, melayang, pingsan, mual, berkeringat, gemetar, kaku, tegang, atau lemah.
  3. Periksa perasaan apa pun selain kemarahan : Ada gunanya menyebutkannya dengan lantang, satu per satu, seperti “Saya terluka”, “Saya merasa malu”, “Saya patah hati”, “Saya merasa cemas”, “Saya takut”, atau “Saya ambivalen” . Ini dapat membantu Anda semakin menyadari emosi yang Anda rasakan dan memudahkan dalam mengontrolnya.
  1. Rilekskan pendirian Anda : Setelah Anda menyebutkan semua perasaan yang Anda rasakan, Anda dapat mengendurkan posisi Anda dan menarik napas dalam-dalam beberapa kali.
  2. Buatlah jurnal tentang pengalaman ini : Misalnya, Anda bisa memulai dengan: “Aman untuk hadir di tubuh saya. Aman untuk merasakan perasaanku.” Anda mungkin ingin menjelajahi bagaimana rasanya menulis kalimat-kalimat ini.

Ketika Anda telah mampu memanfaatkan kemarahan Anda melalui latihan mindfulness, Anda dapat memeriksa pesannya sebelum mengetahui cara meresponnya. Merasakan perasaan Anda mungkin tidak mudah. Hal ini pun juga mungkin tidak terjadi secara alami, terutama jika Anda pernah mengalami pengalaman yang menantang atau memiliki riwayat trauma.

Namun, Anda bisa belajar merasakan dan memproses emosi dengan cara yang aman dan sehat. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk mengatasi contoh mindfulness ini atau mencari terapi untuk kemarahan Anda, Anda mungkin ingin menghubungi ahli kesehatan mental.

Baca juga: Terapi Kelompok vs. Terapi Individu: Kapan Harus Memilih yang Mana untuk Kesehatan Mental Anda

 

Sumber:

Ms, M. T. (2022, May 13). Mindfulness for Anger: A Mindful Practice to Fully Feel Your Anger. Psych Central. https://psychcentral.com/blog/a-mindful-practice-to-fully-feel-your-anger

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Anger Issue dan Mindfulness : Cara Menggunakannya untuk Mengendalikan Kemarahan — DeepTalk