Semua artikel
Gangguan Psikologi

Waspada Komplikasi Gangguan Depersonalisasi dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Depersonalisasi merupakan kondisi dimana seseorang mengalami sensasi seakan terpisah dari tubuhnya. Walaupun terdengar sedikit aneh, namun pada dasarnya penderita depersonalisasi menyadari keanehan yang mereka alami tersebut. Sayangnya, jika kondisi semacam ini berlangsung cukup lama dan mengganggu dianggap cukup mengganggu, makan bisa dikategorikan sebagai gangguan mental yang kita kenal dengan istilah gangguan depersonalisasi atau depersonalization disorder.

Penderita gangguan depersonalisasi ini sering kali merasa seakan jiwanya berada di luar raganya. Banyak juga orang yang menggambarkan kondisi gangguan depersonalisasi seperti sedang menjadi sebuah robot yang menyaksikan dirinya sendiri.

Sayangnya penyebab pasti dari gangguan depersonalisasi ini belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, banyak ahli yang mengaitkan kondisi tersebut dengan pengalaman traumatis, khususnya yang terjadi pada masa kanak-kanak. Selain itu, wanita juga dianggap berpeluang lebih besar mengalami gangguan depersonalisasi dibandingkan dengan laki-laki.

Sekilas kondisi gangguan depersonalisasi ini memang cukup sederhana. Namun, gangguan depersonalisasi yang berlangsung terus menerus akan membuat penderita kesulitan untuk membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Tidak jarang kondisi ini juga mengakibatkan beberapa gangguan mental seperti depresi, cemas, dan lain sebagainya.

Untuk itu, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai komplikasi pada penderita gangguan depersonalisasi dan cara mengatasi gangguan tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan self diagnosis.

Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala gangguan depersonalisasi, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasannya.

Komplikasi Gangguan Depersonalisasi

Seperti yang sudah diketahui bahwa sebuah kondisi dapat dikategorikan sebagai sebuah gangguan psikologis saat kondisi tersebut berdampak buruk untuk diri sendiri ataupun orang lain. Hal yang sama juga berlaku untuk gangguan depersonalisasi.

Berikut beberapa komplikasi yang bisa dialami saat seseorang mengidap gangguan depersonalisasi:

Masalah pada memori

Penderita gangguan depersonalisasi umumnya mengalami masalah pada memori mereka. Penderita akan kesulitan untuk fokus terhadap tugas, dan mengingat hal-hal tertentu. Kondisi semacam ini tentu akan sangat mengganggu aktivitas sosial seperti bekerja, sekolah, bahkan dalam berinteraksi dengan orang lain.

Baca juga : Depersonalization Disorder : Terpisahnya Jiwa dan Raga

Terlambat beraktivitas

Penderita gangguan depersonalisasi membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk memahami apa yang sedang mereka alami. Hal tersebutlah yang akhirnya membuat mereka mengalami keterlambatan dalam beraktivitas sehari-hari seperti bekerja.

Masalah hubungan dengan orang sekitar

Kondisi gangguan depersonalisasi ini dianggap cukup aneh untuk orang-orang yang tidak memahami kondisi tersebut. Dalam beberapa kasus, penderita akan dikaitkan dengan hal-hal mistis. Dengan demikian, kondisi yang dianggap aneh ini akan membuat penderita mengalami masalah dalam mebangun hubungan dengan orang di sekiatrnya, termasuk keluarga, pasangan, dan lain sebagainya.

Masalah mental

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa kondisi gangguan depersonalisasi ini akan menimbulkan kebingungan bagi penderitanya. Tidak jarang beberapa dari mereka mengalami gangguan mental seperti depresi, gangguan kecemasan, dan serangan panik.

Cara Mengatasi Gangguan Depersonalisasi

Sama halnya dengan gangguan mental pada umumnya, penderita gangguan depersonalisasi juga perlu mendapatkan penanganan yang tepat sesegera mungkin. Untuk itu, saat kamu atau orang disekitar mengalami beberapa gejala dari gangguan depersonalisasi, maka segera konsultasikan dengan Psikolog atau Psikiater untuk nantinya dilakukan pemeriksaan dan didapatkan diagnosis yang tepat.

Perlu diketahui bahwa diagnosis gangguan jiwa hanya bisa dilakukan oleh Psikolog dan Psikiater. Hal ini penting untuk mengantisipasi kesalahan diagnosis dan kesalahan penanganan pada penderita.

Dari hasil diagnosis itulah baru akan ditentukan penanganan apa yang cocok untuk diberikan oleh penderita. Setiap penderita gangguan depersonalisasi bisa jadi mendapatkan penanganan yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan gejala dan tingkat keparahan gejala yang ditunjukkan oleh penderita.

Adapun penanganan yang umum diberikan bagi penderita gangguan depersonalisasi yaitu:

Obat-obatan

Pada dasarnya belum ditemukan obat yang khusus untuk mengatasi gangguan depersonalisasi. Namun, pemberian obat akan disesuaikan dengan gejala yang ditunjukkan. Misalnya obat antidepresan untuk menetralisir suasana hati, dan lain sebagainya.

Terapi keluarga

Penanganan tidak hanya diberikan kepada penderita, melainkan juga kepada orang-orang terdekatnya. Terapi keluarga berguna untuk memberikan pemahaman mengenai kondisi penderita kepada orang terdekatnya. Hal ini penting agar orang terdekat bisa memberikan dukungan kepada penderita.

Terapi musik dan seni

Jenis terapi yang bisa didapatkan oleh penderita adalah terapi musik dan seni. Terapi ini akan membantu penderita untuk mengekspresikan perasaan mereka secara positif, melalui musik atau seni lainnya seperti seni lukis.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai komplikasi gangguan depersonalisasi dan cara mengatasinya. Intinya, bagi kamu yang merasa mengalami gangguan mental tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya, agar kondisimu tidak menjadi semakin parah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Waspada Komplikasi Pada Dissociative Identity Disorder!

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Waspada Komplikasi Gangguan Depersonalisasi dan Cara Mengatasinya — DeepTalk