Deeptalk.co.id – Sadar atau tidak, demensia yang selama ini kita kenal sebagai penyakit orang tua nyatanya juga bisa menyerang usia yang lebih muda. Demensia sendiri merupakan kondisi penurunan kemampuan otak, yang mempengaruhi kemampuan berpikir, berbicara, pemecahan masalah, hingga bertindak. Dengan demikian, walaupun demensia menyerang otak atau fisik manusia, namun kondisi tersebut juga sangat mempengaruhi mental atau psikologis penderitanya.
Demensia memang pada umumnya dialami oleh para lansia, atau orang-orang dengan usia 65 tahun ke atas. Namun seperti yang dipaparkan di awal, kondisi serupa juga bisa dialami pada usia muda, atau yang biasa dikenal dengan istilah early onset dementia. Demensia pada usia muda ini biasanya dialami oleh individu yang memasuki usia 30 tahun.
Demensia pada usia muda pada dasarnya tidak benar-benar jarang. Justru Alzheimer’s Association menyatakan bahwa 5% dari penderita alzheimer dan jenis demensia lainnya memiliki usia yang lebih muda, atau belum memasuki usia lansia. Hanya saja, gejala demensia pada usia muda cukup sering diabaikan hingga kondisi tersebut menjadi lebih parah seiring dengan bertambahnya usia.
Maka dari itu, penting bagi kita untuk memberikan perhatian khusus pada kondisi demensia di usia muda ini. Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai gejala demensia pada usia muda, untuk memberikan gambaran bagaimana ciri-ciri penderita demensia dengan usia yang belum memasuki lansia.
Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekat mengalami beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Gejala Demensia Pada Usia Muda

Mengenali kemungkinan mengalami demensia sejak dini akan membantu seseorang untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan demikian, kondisi demensia tidak berkembang begitu cepat, dan penderita tetap bisa menjalani kehidupan layaknya orang-orang pada umumnya. Untuk itu, berikut beberapa gejala demensia pada usia muda:
Lupa yang mengganggu aktivitas
Usia dewasa seharusnya individu memiliki produktivitas yang baik dalam kesehariannya. Salah satu gejala utama penderita demensia adalah mengalami kelupaan. Dalam hal ini, lupa yang dialami cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Misalnya lupa akan melakukan sesuatu, lupa meletakkan barang, dan masih banyak lagi.
Kesulitan memecahkan masalah
Selain lupa, penurunan kinerja otak pada penderita demensia juga membuat mereka mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah. Selain itu, penderita demensia di usia muda juga sulit untuk merencanakan atau membangun strategi tertentu dalam kehidupannya.
Mengalami kebingungan
Gejala selanjutnya yang dialami oleh penderita demensia di usia muda juga adalah mengalami kebingungan akan banyak hal. Dalam hal ini, penderita biasanya bingung akan waktu dan tempat mereka pada saat itu.
Sulit mengambil keputusan
Penderita demensia di usia muda juga cenderung mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan yang tepat. Hal ini juga berhubungan dengan kinerja otak yang tidak maksimal. Walau sudah mengambil keputusan sekalipun, penderita biasanya tetap merasa ragu akan keputusan tersebut.
Perubahan suasana hati dan kepribadian
Selain beberapa gejala di atas, penderita demensia di usia muda juga cenderung mengalami perubahan suasana hati menjadi tidak stabil. Kondisi tersebut membuat mereka menjadi mudah marah, mudah sedih, dan lain sebagainya. Selain suasana hati, tidak menuntut kemungkinan penderita demensia di usia muda juga mengalami perubahan kepribadian.
Baca juga: Mengenal Macam-Macam Demensia
Langkah yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Gejala Demensia Pada Usia Muda

Banyak dari gejala demensia pada usia muda yang mirip dengan demensia pada umumnya. Hanya saja, kondisi demensia yang lebih melekat pada para lansia yang membuat gejala-gejala tersebut diabaikan.
Kabar buruknya, demensia akan semakin memburuk seiring dengan bertambahnya usia. Maka dari itu, jika demensia pada usia muda tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, penderita bisa mengalami kondisi yang lebih parah saat memasuki usia lansia.
Langkah tepat yang bisa dilakukan jika kamu atau orang terdekat mengalami beberapa gejala di atas adalah dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan para ahli. Kamu bisa mengunjungi psikolog atau psikiater untuk penanganan awal. Setelah itu, barulah akan dilakukan pemeriksaan lebih dalam, seperti pemeriksaan psikologis dan juga pemeriksaan fisik.
Setelah mendapatkan diagnosa yang tepat, barulah penderita akan diarahkan untuk melakukan pengobatan yang tepat untuk bisa mengatasi kondisi tersebut. Setidaknya, penanganan yang dilakukan bisa untuk memperlambat proses bertambahnya gejala dan tingkat keparahan gejala yang dialami. Selain itu, diharapkan juga penderita untuk bisa menjalani kehidupan sehari-hari tanpa bantuan perawat khusus,
Itu dia penjelasan singkat mengenai gejala demensia pada usia muda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Kenali Gejala dan Pengobatan Pada Penderita Demensia
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



