Deeptalk.co.id – Toxic relationship merupakan kondisi dimana seseorang berada dalam sebuah hubungan yang salah satu dari mereka merasa direndahkan, diperlakukan tidak adil, atau menjadi sasaran amarah. Toxic relationship merupakan hubungan yang tidak sehat, namun masih ada saja orang-orang yang tidak ingin terlepas dari hubungan semacam itu.
Terjebak dalam toxic relationship sesungguhnya akan membahayakan kesehatan fisik dan mental korbannya. Hubungan semacam ini memang tidak sepantasnya berlangsung dalam jangka panjang. Karena itulah setiap orang perlu waspada dan secepatnya keluar jika terjebak dalam toxic relationship.
Menjalin hubungan asmara dengan lawan jenis memang akan membawa kebahagiaan tersendiri, begitu juga dengan mereka yang sedang menjalani toxic relationship. Sayangnya, orang-orang yang menjadi korban toxic relationship tidak benar-benar menikmati hubungan yang telah mereka jalani. Dalam beberapa waktu mereka bisa saja mengalami kesedihan yang mendalam, bahkan menjadi korban kekerasan verbal dan non verbal.
Para pelaku toxic relationship cenderung mengekang pasangannya yang membuat korban tidak bisa menjalani dan menikmati kehidupan sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Bahkan pelaku cenderung menggunakan alasan-alasan manis seperti bertujuan untuk kebaikan korbannya. Hal inilah yang sering kali menimbulkan kebingungan bagi korban.
Seperti apapun bentuk dari toxic relationship itu, hubungan semacam ini tetap harus dihindari karena tidak baik untuk diri sendiri. Untuk itu, setiap orang perlu tahu dampak dari toxic relationship agar memiliki keinginan yang kuat untuk terlepas dari toxic relationship.
Karena alasan tersebut artikel ini akan secara khusus membahas mengenai dampak dari toxic relationship. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika kamu membutuhkan bantuan secara profesional, berkonsultasi dengan Psikolog merupakan pilihan yang tepat. Terlebih lagi jika toxic relationship yang kamu atau orang terdekat mu alami sudah mengganggu kesehatan mental.
Berikut beberapa dampak negatif dari toxic relationship:
Kesulitan untuk Memiliki Hubungan yang Sehat

Saat korban dari toxic relationship sudah terlalu lama terjebak dalam kondisi tersebut, mereka akan kesulitan untuk menjalin hubungan yang sehat. Hal ini dikarenakan mereka sudah terbiasa dalam pola hubungan yang toxic dan membuat mereka beranggapan bahwa pola hubungan semacam itu merupakan hal yang benar.
Hal inilah yang membuat korban kesulitan untuk berpisah dengan pasangannya yang toxic walau berkali-kali mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Tentu tidak berhenti disitu saja, jika situasi ini berlanjut terus, korban akan mengalami gangguan emosional seperti stress, bahkan depresi. Terlebih lagi pelaku tidak segan-segan memberikan tekanan emosional yang dapat menguras energi pasangannya.
Menjadi Anti Sosial

Pelaku toxic relationship cenderung memiliki rasa cemburu yang berlebihan atau yang biasa dikenal dengan istilah cemburu buta. Mereka tidak menyukai jika pasangannya berinteraksi dengan orang lain, bahkan dengan orang-orang terdekat seperti teman atau keluarga sekalipun. Hal ini membuat pelaku berupaya untuk mengekang korban agar tidak melakukan interaksi sosial dengan siapapun itu.
Jika hal ini berlangsung lama, korban dari toxic relationship ini akan cenderung mengurung diri dan menghentikan interaksi sosial mereka. Dalam beberapa kasus, korban bahkan menjadi anti sosial dan hanya berinteraksi dengan pasangannya saja. Tentu saja hal ini akan mempersulit korban untuk terlepas dari pola hubungan yang toxic ini.
Baca juga : Ini Dia Ciri-Ciri Toxic Relationship
Kehilangan Harga Diri

Pelaku toxic relationship cenderung memaksakan kehendak mereka tanpa mempedulikan pendapat dari pasangannya. Mereka bahkan tidak ragu untuk merendahkan atau menganggap remeh pilihan dari pasangannya. Hal inilah yang membuat korban dari toxic relationship merasa bahwa dirinya tidak berharga. Tidak hanya itu, pelaku juga cenderung merendahkan dan berusaha untuk menjatuhkan pasangannya yang membuat pasangannya kehilangan harapan dari tujuan masa depan mereka.
Kehilangan harga diri ini akan membuat korban semakin merasa terpuruk dan tidak berguna. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bahkan dapat menimbulkan stress dan depresi berat. Jika sudah terjadi demikian, maka sebaiknya segera dikonsultasikan dengan Psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Memicu Gangguan Mental

Segala bentuk tekanan, perlakuan kasar baik verbal dan non verbal, serta upaya untuk menjatuhkan harga diri pasangan ini akan sangat memungkinkan untuk memicu gangguan mental bagi korban dari toxic relationship.
Sebuah penelitian dalam Journal of Affective Disorders menyatakan bahwa saat seseorang terjebak dalam toxic relationship mereka akan mengalami peningkatan kecemasan yang dapat menimbulkan berbagai jenis gangguan kecemasan seperti stress dan depresi, dan hubungan yang sehat justru akan meningkatkan rasa bahagia dan mengurangi kecemasan.
Selain itu, korban dari toxic relationship juga akan sangat mungkin mengalami trauma yang dipicu oleh kekerasan yang mereka dapatkan selama menjalani hubungan tersebut. Trauma ini tentu akan sangat berpengaruh pada kehidupan di masa yang akan datang, termasuk dalam hubungan selanjutnya.
Seperti itulah dampak dari toxic relationship yang tentu saja membawa berbagai masalah untuk diri sendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Ini Dia Manfaat Deep Talk Bersama Anak
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



