Semua artikel
Perilaku

Tips Mengatasi Kecanduan Belanja Online

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah5 menit baca

Deeptalk.co.id – Apa lagi yang tidak bisa didapatkan dari internet? Kamu bahkan bisa membeli kebutuhan sehari-hari melalui internet. Jika kamu pandai dalam berbelanja secara online, kamu bahkan bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Terlebih lagi banyaknya fitur gratis ongkir yang sangat menggiurkan.

Belanja online merupakan kondisi yang bisa dimanfaatkan untuk menghambat lebih banyak pengeluaran. Sayangnya, beberapa orang justru terjebak dengan kalimat “hemat” tersebut. Karena merasa hemat, mereka bahkan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan membuat pengeluaran semakin membengkak.

Seseorang yang hobi berbelanja online dan bahkan berbelanja online secara berlebihan dikenal dengan istilah shopaholic atau kecanduan belanja online. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan compulsive buying disorder (CBD).

Berbelanja online memang hal yang normal dan dilakukan oleh siapa saja. Sayangnya, jika berlebihan kondisi ini bisa menjadi pemicu atau tanda gangguan kesehatan mental. Untuk itu pula, apapun yang berlebihan tidak akan baik untuk diri sendiri dan kehidupan.

Sayangnya, kecanduan belanja online belum diketahui penyebab pastinya hingga saat ini. Orang yang mengalami kecanduan belanja online sering kali membeli barang-barang yang tidak penting dan tidak bisa membatasi diri untuk membeli barang tersebut. Walaupun akhirnya mereka merasa puas dengan apa yang dibeli, sayangnya hal tersebut tidak akan bertahan lama dan mereka tetap memiliki hasrat untuk membeli barang-barang lainnya.

Dampak Kecanduan Belanja Online Terhadap Kesehatan Mental

Walaupun kecanduan belanja online terlihat cukup sederhana, namun kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan seseorang dan juga hubungan antar keluarga bisa menjadi renggang akibat kecanduan belanja online. Selain dampak pada keuangan dan hubungan antar keluarga, kecanduan belanja online juga bisa berdampak pada beberapa kondisi kesehatan mental seperti:

Perilaku impulsif

Kecanduan belanja online sering kali dikaitkan dengan perilaku impulsif. Perilaku impulsif sendiri merupakan kondisi dimana seseorang bertindak tanpa memikirkan akibat dari tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang.

Seorang pecandu belanja online seringkali mengulangi tindakan belanja online walaupun sebelumnya mereka telah bertekad untuk tidak melakukannya lagi. Hal ini akan sulit untuk dihindari. Sayangnya mereka sering kali melupakan apa akibat dari tindakan atau langkah yang telah mereka ambil.

Perasaan bersalah

Masih berhubungan dengan perilaku impulsif, setelah menyadari bahwa tindakannya hanya akan merugikan diri sendiri, seorang pecandu belanja online akan mulai merasa bersalah. Hal ini akan menimbulkan rasa sedih. Meski demikian, kondisi ini tidak membuat mereka berhenti. Mereka akan mengulangi hal yang sama dan membentuk pola serupa.

Kecemasan hingga depresi

Mengalami gangguan kecemasan hingga depresi bukan hal yang mustahil untuk dialami oleh seorang pecandu belanja online. Seorang pecandu belanja online sering kali menyesali perilaku mereka. Terlebih lagi saat kondisi keuangan sedang tidak baik-baik saja. Hal ini akan menimbulkan kecemasan berlebih dan jika tidak ditangani dengan baik akan berujung pada kondisi depresi.

Baca juga : Scopophobia : Rasa Takut Berlebih Saat Ditatap

Cara Mengatasi Kecanduan Belanja Online

Kita terkadang tidak sadar bahwa kondisi kita masih dalam tahap senang belanja online atau bahkan sudah memasuki tahap kecanduan belanja online. Untuk langkah mudah, kamu bisa melakukan konsultasi dengan Psikolog agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Namun, jika kamu masih ragu untuk mengunjungi Psikolog, jika kamu merasa rasa untuk belanja online sudah mulai merugikan diri sendiri, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut ini:

Belanja hal yang penting-penting saja

Kamu harus belajar memahami mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan. Kamu bisa memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan, dan menahan keinginan untuk didapatkan di kemudian hari. Hal ini mungkin tidak akan mudah, namun tidak mustahil juga untuk dicoba.

Jangan tergiur dengan harga murah

Kita semua tahu bahwa harga-harga murah yang ditawarkan di internet sangat menggiurkan. Namun, kamu perlu lebih selektif untuk memilih barang. Mulai dari apakah kamu benar-benar membutuhkannya, kualitas barang, dan juga seberapa manfaat barang tersebut.

Sebisa mungkin hindari scroll marketplace saat senggang

Marketplace di internet memang sering kali menjadi hiburan untuk beberapa orang. Sayangnya kegiatan untuk sekedar “melihat-lihat” ini membuat banyak orang akhirnya berujung pada kegiatan membeli. Jika kamu ingin mengurangi hasrat untuk berbelanja online, makan kamu harus membatasi diri untuk melihat isi dari berbagai macam marketplace.

Menghapus aplikasi marketplace dari smartphone mu bukanlah hal yang bijak. Pasalnya kamu masih membutuhkannya untuk mendapatkan barang-barang yang berguna dan kamu butuhkan dengan harga yang lebih murah.

Temukan peralihan stress yang tepat

Tidak sedikit orang yang akhirnya menjadikan kegiatan berbelanja online sebagai peralihan dari stress yang dialami. Sayangnya hal ini tidak akan membuat kondisi mu menjadi lebih baik. Untuk itu, alih-alih berbelanja online, lebih baik kamu mencoba hobi lain seperti membaca buku, menonton film, atau hal-hal yang membuat kamu menjadi lebih rileks.

Perlu diketahui bahwa berbelanja online merupakan tindakan yang baik, terlebih lagi untuk menghemat dana. Namun harus tetap dilakukan dalam batas wajar agar tidak menjadi sebuah kondisi kecanduan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Thanatophobia : Rasa Takut Berlebih Akan Kematian

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Tips Mengatasi Kecanduan Belanja Online — DeepTalk