Semua artikel
Gangguan Psikologi

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Histrionik dan Narsistik Personality Disorder

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Setiap orang pasti memiliki kepribadian yang sangat bervariasi. Bahkan, ada beberapa orang yang memiliki kepribadian yang dianggap “terlalu berlebihan” sehingga bisa disebut sebagai gangguan kepribadian. Diantara banyaknya gangguan kepribadian yang dapat dialami manusia, kali ini kita akan membahas gangguan kepribadian histrionik dan narsistik.

Bagi yang mengetahui secara umum dari kedua gangguan kepribadian ini, mungkin akan kesulitan dalam membedakannya. Padahal, ada beberapa kondisi atau gejala yang jika diamati dengan seksama membuat gangguan kepribadian histrionik dan narsistik memiliki perbedaan yang signifikan.

Histrionik dan Narsistik, Serupa Tapi Berbeda

Young woman raising her fists and feeling powerful

Gangguan kepribadian sendiri ada beragam pengelompokannya. Sedangkan histrionik dan narsistik termasuk kedalam kelompok gangguan kepribadian Cluster B. Inilah yang memungkinkan mengapa kedua jenis gangguan kepribadian ini memiliki kemiripan. Beberapa gangguan kepribadian lain yang termasuk Cluster B termasuk diantaranya BPD dan antisosial.

Akibat pengelompokannya pada Cluster B tersebut, mereka memiliki hubungan umum diantara semua gangguan yakni bahwa individu sangat emosional atau dramatis. Selain itu juga cara berperilaku atau berpikir yang ditunjukkan tidak dapat diprediksi. Tanda-tanda tersebut biasanya akan muncul saat masa remaja atau dewasa awal.

Namun, jangan sekalipun Anda menelan mentah-mentah gejala yang telah disampaikan tersebut. Sehingga Anda bisa langsung mendiagnosis diri sendiri mengalami gangguan kepribadian.

American Psychiatric Association pun mengatakan, dalam mendiagnosis gangguan kepribadian pada seseorang, perilaku dan pemikiran mereka tidak hanya harus berbeda dari standar kenormalan budaya masyarakat. Melainkan juga harus berdampak negatif pada kehidupan seseorang yang menyebabkan tekanan pada individu dan merusak fungsi tubuh mereka. Sehingga dapat berpengaruh juga pada hubungan sosial, pekerjaan atau aktivitas sehari-harinya.

Kedua gangguan tersebut umumnya terjadi bersamaan dengan kondisi kesehatan mental lainnya, seperti depresi, gangguan bipolar, gangguan penggunaan zat dan gangguan kecemasan atau panick attack. Selain itu, adalah umum untuk didiagnosis dengan lebih dari satu gangguan kepribadian. Bahkan mungkin seseorang didiagnosis dengan NPD dan HPD.

Baca juga: Penelitian: Sering Selftalk Sebagai Tanda Kecerdasan

Apa Yang Membedakan Histrionik dan Narsistic?

Young woman using open hands to present and talk about something

Gangguan kepribadian histrionik ditandai dengan sikap seseorang yang sangat dramatis, terlalu emosional, suka mencari perhatian, dan over-the-top (selalu ingin berada di peringkat paling atas). Penderita histrionik sangat mendambakan validasi dari orang lain karena diri mereka sendiri yang tidak memiliki harga diri yang positif.

Mereka akan tidak nyaman ketika tidak ada seorang pun yang memperhatikannya. Sehingga validasi dari orang lain mereka gunakan agar mereka dapat merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Cara yang mereka lakukan pun yakni dengan mencari perhatian secara umum, apapun itu bentuk perhatiannya.

Sedangkan gangguan kepribadian narsistik memiliki gejala dimana seseorang akan bertingkah muluk-muluk, memiliki perasaan diri yang melambung, merasa dirinya penting dan berhak serta minim empati. Berbeda dengan histrionik yang membutuhkan perhatian orang lain untuk kenyamanannya, narsistik justru merasa dirinya seharusnya pantas mendapatkan perhatian dan kekaguman.

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik memiliki kebutuhan untuk dikagumi dan mendapatkan perhatian positif yang sejalan dengan rasa harga dirinya yang meningkat. Oleh karena itu, mereka sering bergumul dengan kurangnya perhatian atau perhatian negatif.

Dari kedua penjelasan masing-masing pengertian dari histrionik dan narsistik, keduanya sama-sama suka menjadi pusat perhatian. Namun, mereka berbeda dalam jenis perhatian yang mereka butuhkan.

Secara statistik, perbedaan lain dari histrionik dan narsistik yakni HPD lebih jarang terjadi, tepatnya hanya sekitar 1% dari populasi umum. Ini lebih sedikit dibandingkan NPD yang mempengaruhi hingga 5% dari populasi. Selain itu, pria lebih mungkin didiagnosis NPD daripada wanita yang cenderung lebih banyak menjadi penderita gangguan HPD.

Dalam hal sifat dan gejala, histrionik dan narsistik memiliki perbedaan diantaranya meliputi :

Young woman presenting her business card and showing good sign

– Sifat minim empati yang dialami NPD belum tentu dapat terjadi pada HPD. Orang histrionik mungkin lebih mampu berhubungan dengan emosi orang lain

– Orang dengan HPD menunjukkan perubahan emosi dramatis yang cepat dibandingkan dengan penderita NPD

– Kedua gangguan ini memiliki motif yang berbeda dalam membutuhkan perhatian. NPD merasa dirinya pantas mendapatkan perhatian, sedangkan HPD membutuhkan perhatian atau validasi dari luar untuk membangun harga dirinya

– Orang histrionik lebih cenderung bertindak dengan cara mencari perhatian yang jelas

– Penderita NPD menginginkan perhatian dalam bentuk pujian, sedangkan orang dengan HPD mendambakan semua jenis perhatian, meskipun itu bukan perhatian yang paling positif.

– Orang dengan NPD mungkin berpikir mereka berada di atas orang lain dan pada level mereka sendiri. Di sisi lain, penderita HPD mudah dipengaruhi oleh orang lain dan ingin menyesuaikan diri demi mendapat validasi.

– Ancaman bunuh diri lebih besar kemungkinan terjadi pada penderita HPD dibandingkan NPD

Baca juga: Ragam Bentuk Tanda Perilaku Toxic Relationship

 

Sumber:

Ashley Olivine Ph.D. (2022, February 17). Histrionic vs Narcissistic Personality Disorder. Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/histrionic-vs-narcissistic-personality-disorder-5215359

Histrionic vs Narcissistic Personality Disorder | Charlie Health. (2023, March 6). https://www.charliehealth.com/post/whats-the-difference-between-narcissistic-and-histrionic-personality-disorders

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Histrionik dan Narsistik Personality Disorder — DeepTalk