Deeptalk.co.id – Kamu sering merasa gagal sebelum mencoba? Atau kamu merasa tidak percaya diri dengan kemampuan yang kamu miliki? Jika iya, bisa jadi kamu memiliki sifat pesimis. Sifat yang satu ini akan sangat mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan, dan menjadi lambat dalam berkembang.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai sifat pesimis, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai hal tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis. Jika kamu merasa memiliki gejala yang sama dengan apa yang dijelaskan dalam artikel ini, terutama jika kondisi tersebut sudah cukup mengganggu kamu dan orang-orang sekitar, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasannya.
Pengertian Pesimis

Pesimis merupakan sifat yang dimiliki seseorang dengan kecenderungan dalam berpandangan atau bersikap negatif terhadap sesuatu atau peristiwa tertentu. Dengan demikian, orang-orang yang bersifat pesimis memiliki kecenderuangan untuk melihat segala hal dari sisi yang negatif. Tentu saja hal ini sangat kontras dengan sifat optimis yang cenderung melihat segala hal dari sisi yang positif.
Sifat pesimis sebenarnya cukup normal dan tidak masuk dalam kategori gangguan mental. Meski demikian, jika sifat yang satu ini dibiarkan berkembang, tentu dapat berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari dan bisa berdampak pada gangguan mental. Untuk itu penting bagi kita mengontrol sifat yang satu ini agar tidak berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang-orang disekitar.
Terlepas dari segala sisi negatif dari sifat pesimis, nyatanya sifat yang satu ini tidak sepenuhnya negatif. Melainkan juga memiliki sisi positifnya sendiri. Sebagai contoh, orang-orang yang memiliki sifat pesimis memiliki kecenderungan untuk susah percaya kepada orang lain, karena kecenderungan mereka dalam melihat sisi yang negatif. Namun hal ini justru akan membantu mereka agar tidak terkena tipu daya orang-orang yang berniat jahat kepadanya.
Pada umumnya, populasi wanita yang memiliki sifat pesimis lebih banyak dibandingkan dengan pria. Sifat yang satu ini juga sangat erat kaitannya dengan orang-orang yang mengalami depresi atau gangguan suasana hati lainnya.
Ciri-Ciri Orang Dengan Sifat Pesimis

Setelah mengetahui pengertian dari pesimis itu sendiri, tentu kita ingin tahu apakah diri kita termasuk dalam golongan orang-orang yang pesimis atau tidak. Untuk mengetahui hal tersebut, kamu bisa mengidentifikasi dirimu berdasarkan beberapa ciri-ciri berikut:
Takut gagal sebelum mencoba
Orang-orang yang bersifat pesimis akan sangat sulit untuk mencoba hal-hal baru. Hal ini dikarenakan mereka terlalu takut untuk gagal, dan tidak siap untuk kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa didapatkan. Padahal, dengan mencoba hal baru kita masih memiliki 50% kemungkinan untuk berhasil, dan 50% kemungkinan untuk gagal. Sedangkan jika tidak mencoba sama sekali, sudah dapat dipastikan kita akan mendapatkan 100% gagal.
Baca juga : Ini Dia Penanganan Bagi Penderita Megalomania
Tidak yakin dengan keberhasilan yang didapatkan
Saat terpaksa atau tidak sengaja mencoba hal baru dan ternyata berhasil, mereka akan merasa keheranan. Hal ini dikarenakan orang-orang yang pesimis tidak percaya dengan kemampuan yang mereka miliki. Maka dari itu, saat dinyatakan berhasil mereka tidak yakin dengan pencapaian mereka.
Terlalu fokus pada kesalahan
Sepertinya fokus terhadap kesalahan dan segala hal yang negatif sudah menjadi ciri khas orang-orang yang bersifat pesimis. Hal ini membuat mereka tidak bisa melihat potensi yang dimiliki, dan hal-hal positif yang ada di sekitar mereka. Karena terlalu fokus terhadap kesalahan ini juga yang membuat mereka enggan untuk mencoba hal-hal baru.
Terlalu memikirkan resiko, dan mengesampingkan manfaat
Seperti yang sudah dibahas pada point-point sebelumnya bahwa orang-orang yang pesimis memiliki kecenderungan untuk melihat segala hal dari sisi negatifnya. Dengan demikian, saat mengambil keputusan mereka menjadi lebih memikirkan resiko dibandingkan manfaat yang bisa mereka dapatkan kedepannya.
Membenci sifat optimis orang lain
Optimis dan pesimis merupakan dua sifat yang sangat bertolak belakang. Saat orang-orang pesimis sangat membertimbangkan dampak negatifnya, orang-yang optimis justru melihatnya dari sudut pandang positif. Hal inilah yang membuat orang pesimis tidak bisa mengerti pemikiran orang-orang optimis, dan memiliki kecenderungan untuk membenci sifat tersebut.
Meyakini bahwa hal-hal positif hanya bersifat sementara
Saat mendapatkan keberhasilan, kesenangan, atau hal-hal positif lainnya, orang-orang yang bersifat pesimis percaya bahwa semua itu hanya sementara. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk menikmati segala hal positif tersebut, dan justru mempersiapkan diri untuk hal-hal negatif lainnya.
Tidak mudah percaya kepada orang lain
Orang-orang yang bersifat pesimis juga cenderung sulit untuk bisa percaya kepada orang lain. Kebiasaan mereka untuk melihat segala hal dari sisi negatifnya ini mempengaruhi sudut pandang mereka kepada orang lain, terutama orang-orang yang baru mereka kenal.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai sifat pesimis. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Megalomania : Kondisi Saat Seseorang Merasa Paling Hebat
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



