Deeptalk.co.id – Rasa takut sering kali dipandang sebagai emosi yang mengganggu dan tidak diinginkan, namun, di balik ketakutannya, terdapat dimensi yang menarik dan bahkan bermanfaat. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang manfaat dari rasa takut, sebuah konsep yang mungkin mengejutkan namun menjanjikan wawasan baru.
Dengan menyelidiki dampak positif yang dapat dimiliki oleh rasa takut dalam berbagai konteks, kita dapat memahami bagaimana emosi ini bukan hanya sebuah ancaman, tetapi juga peluang untuk pertumbuhan, peningkatan keberanian, dan pengembangan diri yang mendalam.
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dari rasa takut yang biasa Anda rasakan di kehidupan sehari-hari, yakni:
1) Ketakutan Itu Mendidik

Ketika sudah yakin bahwa kehidupan memang tidak dalam bahaya, rasa takut menjadi berguna dalam cara yang sangat berbeda. Manusia sering kali menjadi terbiasa dengan cara hidupnya, meskipun keberadaan tersebut tidak sesuai dengan keinginannya. Mereka membatasi diri karena berbagai alasan, nyata atau khayalan.
Pemeriksaan yang cermat terhadap banyak alasan tersebut menimbulkan ketakutan pada dasarnya. Pertumbuhan pribadi memerlukan perluasan dan itu bisa menakutkan. Entar individu yang ingin menjadi lebih rentan, lebih penyayang, atau lebih stabil secara finansial, hal ini memerlukan perubahan pola pikir dan mendobrak hambatan yang sudah ada sebelumnya.
Dalam skenario ini, rasa takut sering kali mengarahkan diri pada area yang perlu diselidiki lebih dekat. Meskipun naluri mungkin ingin melarikan diri, namun rasa takut seperti inilah yang menjadi panduan dan sangat dibutuhkan.
Baca juga: Apa Saja Bahaya Dari Kepribadian Dark Empath?
2) Ketakutan Membuat Tetap Aman
Rasa takut juga memberikan manfaat berupa perasaan aman. Ketakutan bertindak sebagai alarm bahaya internal. Ini memaksa Anda untuk bertindak dan membantu Anda membuat keputusan yang bijaksana.
Tanpa rasa takut, Anda tidak akan hidup lama karena Anda tidak akan sadar atau peduli terhadap ancaman di sekitar Anda. Anda mungkin melesat melintasi jalan yang sibuk dan tidak mampu bereaksi dalam hitungan detik ketika Anda menyadari bahwa ada mobil yang melaju ke arah Anda.
Saat Anda merasa takut, tubuh Anda bereaksi secara fisik sehingga Anda dapat menghadapi bahaya, yang juga dikenal sebagai respons fight-or-flight. Tanpa respons rasa takut ketika Anda berada dalam bahaya, Anda tidak akan memiliki energi, fokus, kecepatan, atau kekuatan untuk melawan atau melarikan diri.
3) Dapat Menurunkan Berat Badan
Tak disangka ternyata rasa takut juga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Perasaan sedikit takut bisa membakar lebih banyak kalori dibandingkan saat Anda tidak merasa takut. Saat denyut nadi semakin cepat, tubuh Anda mengalami lonjakan adrenalin. Metabolisme pun meningkat pesat dan mulai membakar gula dan lemak, detak jantung juga mulai berdetak lebih cepat untuk mendapatkan sumber daya untuk otot.
Dalam sebuah penelitian, ahli fisiologi di University of Westminster di London menemukan bahwa ketika subjek menonton film horor seperti The Shining atau The Exorcist, mereka membakar rata-rata 113 kalori. Ini kira-kira setara dengan kalori yang dibakar saat berjalan kaki setengah jam.
4) Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Rasa takut untuk sementara juga ada manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dalam penelitian tahun 2009 yang dilakukan Universitas Coventry, Inggris, peserta disuguhi film horor. Sampel darah peserta penelitian diambil sebelum dan sesudah pemeriksaan.
Hasilnya menunjukkan bahwa respons rasa takut fisiologis menyebabkan penonton film mengalami peningkatan sel darah putih yang diaktifkan, yaitu jenis sel yang memungkinkan Anda melawan penyakit dan memperbaiki tubuh Anda. Jumlah sel darah putih yang Anda miliki merupakan penanda kekuatan sistem kekebalan tubuh Anda.
5) Ketakutan Bisa Terasa Menyenangkan dan Mengasyikkan
Perlu Anda ketahui bahwa rasa takut dalam dosis yang tepat merupakan hal yang menyenangkan dan mengasyikkan. Termasuk ketika menonton film horor, banyak orang yang sengaja menakut-nakuti diri sendiri untuk menghibur diri mereka. Atau saat menaiki roller coaster, terjun payung, atau bermain arung jeram yang terkenal kejam dan berbahaya.
Saat keluar dari zona nyaman, ketakutan lah yang membuat Anda merasa hidup, yang menyenangkan dan mengasyikkan. Kegembiraan yang dihasilkan juga dapat membantu meringankan depresi dengan meningkatkan adrenalin, yang pada gilirannya meningkatkan gairah, kegembiraan dan glukosa (diubah menjadi energi).
Adrenalin tidak hanya dilepaskan saat Anda merasa takut tetapi juga bahan kimia lainnya, seperti dopamin, endorfin, oksitosin, dan serotonin. Ada alasan bagus untuk itu, yakni serotonin, khususnya, dapat membantu otak Anda bekerja lebih efisien, sehingga ketakutan adalah energi.
Selain itu, otak sangat membutuhkan tantangan baru dan itu adalah kunci neuroplastisitas. Dan setiap kali Anda menghadapi tantangan dan mencapai tujuan Anda, Anda merasa diberdayakan. Rasa senang biologis yang alami ini sering kali berlangsung lebih lama daripada waktu yang Anda habiskan untuk merasa takut, itulah sebabnya Anda merasa sangat baik setelahnya.
6) Membantu Dalam Mengelola Stres dan Membuat Rileks
Stres didasarkan pada rasa takut. Termasuk ketika Anda khawatir segala sesuatunya tidak akan berjalan baik atau tidak berjalan sesuai keinginan Anda. Secara fisik, saat stres, tubuh dan otak Anda dibombardir dengan adrenalin dan dopamin, yang mempercepat detak jantung dan tekanan darah, membanjiri otot-otot Anda dengan oksigen untuk mempersiapkan Anda menghadapi pertarungan atau lari.
Hingga pada akhirnya indra Anda pun menjadi hidup. Aliran opioid alami yang dilepaskan dari otak Anda membuat “kebisingan” di kepala Anda memudar, dan Anda mungkin merasa sangat tenang.
7) Ketakutan Membantu Untuk Tetap Fokus Berada Pada Saat Ini

Rasa takut bisa memberikan manfaat untuk membantu Anda tetap fokus dan berada pada momen saat ini. Memikirkan hasil masa depan dari sesuatu yang tidak diketahui sudah cukup untuk membuat Anda takut. Jika Anda merasa sedikit khawatir atau cemas mengenai hal tersebut, atau dengan kata lain takut, Anda dapat memanfaatkan rasa takut tersebut untuk membuat Anda fokus pada pekerjaan atau perencanaan apa pun yang perlu dilakukan.
Adrenalin yang dilepaskan saat Anda takut memperingatkan sistem saraf Anda untuk bersiap, norepinefrin, hormon lain yang dilepaskan, membuat Anda tetap fokus dan bukannya panik. Norepinefrin memungkinkan berpikir lebih jernih di bawah tekanan, itulah sebabnya norepinefrin digunakan dalam banyak antidepresan.
8) Mendorong Diri Untuk Bersosialisasi
Merasa takut melepaskan oksitosin, yang membuat Anda ingin menjalin ikatan sosial dengan orang lain. Naluri otak adalah berkelompok dengan manusia lain agar berhasil bertahan hidup. Sehingga dengan demikian, rasa takut mendorong Anda untuk bersosialisasi dan mengikat Anda dengan orang lain.
Saat Anda merasa takut, oksitosin dilepaskan, hormon yang berhubungan dengan perilaku prososial. Oksitosin membuat Anda mencari kenyamanan orang lain. Naluri otak untuk bertahan hidup adalah berpasangan dengan manusia lain guna meningkatkan peluang bertahan hidup. Gambaran klasik orang-orang yang berkumpul di sofa sambil menonton film seram adalah contoh sempurna.
Baca juga: Pseudodementia pada Usia Muda : Apa yang Perlu Diketahui?
Sumber:
https://www.huffpost.com/entry/why-fear-is-a-good-thing_b_8258746
https://www.adventurecollection.com/10-reasons-why-fear-is-good-for-you/
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



