Semua artikel
Masalah Mental

Positive Selftalk Yang Baik Untuk Kesehatan Mental

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Setiap orang pasti melakukan dialog dengan diri mereka sendiri. Baik memberikan komentar pribadi, membeberkan isi pikiran tentang kehidupan, mengeluhkan keadaan hari ini, dan lain sebagainya. Sehingga Anda selalu memiliki kesempatan untuk mengisi hari setidaknya dengan melakukan positive self-talk.

Berbicara pada diri sendiri terbagi ke dalam dua jenis, yakni positive dan negative self-talk. Alih-alih menjalani hari dengan dipenuhi negative self-talk yang merugikan, lebih baik ubah pandangan hidup Anda dengan membiasakan diri melakukan positive self-talk.

Lifestyle, beauty and fashion, people emotions concept. Cheerful cute and shy asian girl cross arms chest modest pose, looking away as laughing and smiling silly, stand white background

Apa Itu Positive Self-Talk?

Self-talk sendiri didefinisikan sebagai cara seseorang untuk dapat berbicara pada dirinya sendiri, atau sekaligus mengekspresikan suara hati yang kemudian diucapkan secara lantang (eksternal self-talk). Beberapa orang mungkin tidak menyadari aktivitas ini karena sifatnya yang naluriah. Suara batin tersebut menggabungkan pikiran sadar dengan keyakinan yang bias bawaan untuk menciptakan monolog internal dan eksternal sepanjang hari.

Self-talk umumnya dianggap sebagai campuran dari keyakinan dan bias sadar dan tidak sadar yang manusia pegang tentang diri mereka sendiri dan dunia pada umumnya. Sigmund Freud-lah yang pertama kali menciptakan gagasan bahwa seseorang memiliki tingkat pemikiran sadar dan tidak sadar, dengan proses kognitif tidak sadar memengaruhi perilaku kita dengan cara yang tidak kita sadari.

Self-talk bisa diibaratkan seperti komentar berjalan yang selalu terjadi di latar belakang. Hal tersebut pun memengaruhi cara Anda melihat diri sendiri dan dunia sekitar Anda.

Sedangkan positive self-talk adalah monolog batin yang membuat Anda merasa nyaman dengan diri sendiri dan segala sesuatu yang terjadi dalam hidup Anda. Itu merupakan suara optimis di kepala Anda yang mendorong diri untuk melihat sisi baiknya, sekaligus bangkit saat Anda jatuh dan gagal.

Aktivitas ini menjadi sangat penting karena berdampak pada perasaan dan apa yang akan Anda lakukan. Seperti dapat mendukung diri, memotivasi, dan bermanfaat bagi kesehatan mental.

Baca juga: Mengapa Manusia Sering Berbicara Pada Diri Sendiri?

Positive Vs. Negative Self-Talk

Secara umum berbicara pada diri sendiri bisa terjadi secara positive dan negative, tergantung pada hal yang sering dikatakan pada diri sendiri. Dengan memperhatikan apa yang paling sering Anda bicarakan pada diri sendiri, akan dapat membantu mulai membuat perubahan proaktif tentang cara Anda menghadapi tantangan pada kehidupan.

Positive Self-Talk

Berbicara pada diri sendiri secara positive, akan fokus pada gagasan bahwa Anda bisa melakukan sesuatu, dan Anda memiliki kemampuan yang sempurna menurut Anda. Ini bukan tentang narsisme atau menipu diri sendiri untuk memikirkan hal-hal yang tidak akurat. Namun, bentuk self-talk yang positive seperti ini lebih menunjukkan kepada diri sendiri belas kasihan diri dan pemahaman untuk siapa Anda dan apa yang telah Anda lalui.

Positive self-talk membuat narasi internal kita beralih ke ide-ide seperti ‘Saya bisa melakukan lebih baik lain kali’ atau ‘Saya memilih untuk belajar dari kesalahan saya, bukan ditahan olehnya’.

Negative Self-Talk

Pola self talk ini cenderung sering negative, dimana seseorang akan fokus pada gagasan yang terbentuk sebelumnya bahwa mereka ‘tidak cukup baik’ atau ‘selalu gagal’ dan ‘tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar’. Otak seseorang akan terprogram untuk mengingat pengalaman negative daripada yang positive. Sehingga seseorang mengingat saat-saat tidak melakukannya dengan benar lebih dari saat mereka melakukannya. Mereka kemudian memutar ulang pesan-pesan ini dibenak mereka, yang memicu perasaan negative.

Manfaat Positive Self-Talk

Seperti yang disarankan pada beberapa penelitian sebelumnya, positive self-talk menjadi aktivitas yang penting untuk dilakukan karena sejumlah alasan. Mulai dari dapat membantu mengatasi dysmorphia tubuh hingga kinerja olahraga, menegahi kecemasan dan depresi, hingga proses pembelajaran yang lebih efektif. Dengan demikian, berbicara pada diri sendiri dapat membantu membuat dunia menjadi berbeda.

Berikut ini manfaat tambahan dari aktivitas ini, diantaranya :

1. Membantu Mengurangi Stres

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang lebih condong ke arah berpikir optimis atau cenderung sering melakukan positive self-talk, menandakan bahwa mereka bisa menggunakan coping strategy yang lebih aktif ketika menghadapi situasi dan tantangan yang penuh tekanan.

Aktivitas ini membantu Anda membingkai ulang cara Anda melihat situasi stres, memahami bahwa Anda akan mendekati tantangan dengan kemampuan terbaik yang Anda miliki, dan apapun hasilnya Anda membuktikan bahwa Anda telah melakukan yang terbaik yang Anda bisa. Mengatasi situasi ini dengan pola pikir positive, seperti ‘Saya bisa melakukan ini’ dibandingkan pola pikir negatif ‘Ini terlalu sulit’, akan membuka cara berpikir dan pemecahan masalah yang baru.

2. Membantu Meningkatkan Keyakinan Diri

Menjalani kehidupan dengan pendekatan positive self-talk dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda. Seseorang yang mendapat skor tinggi untuk optimisme dan harga diri yang positive lebih mungkin untuk mencapai tujuan mereka. Juga dapat memperoleh nilai bagus atau bahkan lebih cepat pulih dari operasi.

Positive self-talk secara teratur dapat membantu Anda merasa lebih percaya diri untuk bisa mencapai tujuan hidup. Hal ini dikarenakan Anda telah menanamkan keyakinan bahwa hal-hal yang Anda inginkan pasti tercapai. Lalu ketika masalah muncul, Anda dapat menemukan solusinya.

3. Membangun Hubungan yang Lebih Baik

Anda mungkin menyadari ketika berada pada lingkungan yang dipenuhi orang-orang dengan vibes yang positive, percaya diri, dan puas dengan diri mereka secara pribadi. Ada aura tersendiri yang mereka pancarkan yakni kepercayaan diri. Hal itu mencerminkan secara positive orang-orang di sekitar mereka.

Bahkan sebuah penelitian juga mengemukakan bahwa pasangan yang lebih optimis memiliki tingkat kerja sama dan hasil positive yang lebih tinggi. Selain itu, seseorang yang menggunakan positive self-talk juga sangat mampu menangkap sifat-sifat positive orang-orang di sekitar mereka.

Baca juga: Kenali Dampak Buruk Dari Kebiasaan Negative Self-Talk

 

Sumber:

BSc, E. M. (2022, November 18). What is Positive Self-Talk? (Incl. Examples). PositivePsychology.com. https://positivepsychology.com/positive-self-talk/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait