Deeptalk.co.id – Kamu tentu pernah merasa senang, sedih, marah, maupun bahagia. Semua perasaan-perasaan tersebut merupakan bagian dari emosi yang sudah berkembang bahkan sejak masa kanak-kanak. Ilmu psikologi salah satunya membahas mengenai perkembangan sosial emosional individu. Dari perkembangan sosial emosional itulah setiap individu mampu mengekspresikan emosi sebagaimana mestinya.
Lantas seperti apa sebenarnya perkembangan sosial emosional itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut ,artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai perkembangan sosial emosional. Namun sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Untuk informasi lebih lanjut, kamu buka berkonsultasi langsung dengan psikolog, psikiater, atau orang-orang yang ahli dalam bidang tersebut.
Pengertian Perkembangan Sosial Emosional

Perkembangan sosial emosional adalah proses yang dilakukan individu untuk pada akhirnya bisa dengan baik mengekspresikan emosi yang dirasakan, baik itu positif maupun negatif. Perkembangan sosial emosional sendiri sangat krusial pada usia 1-5 tahun, atau yang biasa dikenal dengan istilah the golden age. Dimana pada usia tersebut anak akan mempelajari banyak hal terkait perkembangan sosial emosionalnya.
Perkembangan sosial emosional inilah yang pada akhirnya membantu anak dalam berinteraksi dengan lingkungan disekitarnya. Kecerdasan sosial emosional pada anak juga akan membantu mereka dalam mengendalikan diri, dan memotivasi dirinya untuk tidak mudah menyerah terhadap apa yang sedang mereka hadapi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Sosial Emosional Anak

Cukup banyak penelitian mengenai perkembangan sosial emosional pada anak. Hal ini mengingat bagaimana besarnya peran kecerdasan sosial emosional seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Dari banyaknya penelitian terkait perkembangan sosial emosional, pengalaman sosial awal atau keluarga cenderung akan menetap. Hal tersebut juga akan sangat mempengaruhi kecerdasan sosial emosional individu kedepannya.
Terlepas dari itu, masih banyak lagi faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi perkembangan sosial emosional anak. Berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan sosial emosional:
· Faktor biologis, yaitu segala sesuatu yang ada di dalam diri individu tersebut, termasuk tempramen, dan genetik.
· Faktor lingkungan, yaitu segala sesuatu yang ada disekitar individu tersebut, termasuk kondisi ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan tempat tinggal.
· Faktor relationship, yaitu segala hubungan individu dengan orang-orang disekitarnya, misalnya orang tua, saudara, teman sebaya, pengasuh, dan lain sebagainya.
Baca juga: Konsultasi Dengan Psikolog Jika Kamu Mengalami Ciri-Ciri Gangguan Mental Ini!
Jenis-Jenis Emosi Pada Anak

Seiring dengan bertambahnya usia, anak akan semakin banyak mengenal dan mempelajari setiap jenis emosi yang ada. Walaupun tidak jarang kita temui orang dewasa yang tidak bisa mengenal dengan baik emosi yang dirasakan. Maka dari itu, perkembangan sosial emosional menjadi penting untuk dipahami.
Berikut beberapa jenis emosi yang umumnya terdapat dalam diri anak:
· Rasa takut, yaitu respon emosional anak terhadap hal-hal yang dianggap mengerikan atau berbahaya bagi dirinya. Misalnya takut akan kegelapan, hewan menyeramkan, kilat dan guntur, kematian, cerita menyeramkan, karakter fiksi menyeramkan, dan masih banyak lagi.
· Rasa marah, yaitu respon emosional anak terhadap hal-hal yang dianggap tidak benar, atau bertentangan dengan apa yang dirasakan. Misalnya saat anak tidak mendapatkan apa yang diinginkan, diperlakukan tidak baik, dirugikan, dan lain sebagainya.
· Rasa cemburu, yaitu respon emosional saat anak merasa kehilangan kasih sayang, perhatian, atau kehilangan cinta. Misalnya anak yang cemburu terhadap adiknya, karena terancam kehilangan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
· Rasa sedih, yaitu respon emosional anak terhadap hal-hal yang mengharukan, kegagalan, kehilangan, atau ketidakberdayaan. Misalnya anak yang sedih akibat kehilangan mainan kesayangannya, dijauhi oleh teman-temannya, tidak mendapatkan perhatian orang tua, dan lain sebagainya.
· Rasa ingin tahu, yaitu respon emosional anak terhadap hal-hal yang membuatnya penasaran. Misalnya rasa ingin tahu terhadap makanan yang belum pernah dikonsumsi,tekstur benda yang belum pernah disentuh, dan masih banyak lagi.
· Rasa gembira, yaitu respon emosional anak terhadap hal-hal yang dianggap menyenangkan, kenikmatan, dan juga kesenangan. Misalnya anak yang gembira karena mendapatkan mainan baru, berkunjung ke taman hiburan, mendapatkan teman baru, dan masih banyak lagi.
· Rasa kasih sayang, yaitu respon emosional anak terhadap orang, benda, binatang, atau objek lainnya yang dikasihi. Misalnya rasa kasih sayang anak terhadap kedua orang tuanya, kucing kesayangannya, atau mainan favoritnya.
Itu dia penjelasan singkat mengenai perkembangan sosial emosional, khususnya pada anak-anak. Perlu diketahui bahwa perkembangan sosial emosional merupakan salah satu perkembangan yang perlu dipastikan berjalan dengan baik. Pasalnya, perkembangan sosial emosional akan sangat mempengaruhi bagaimana individu berbaur di masyarakat. Selain itu, dengan perkembangan sosial emosional yang baik, individu mampu memahami apa yang dirasakan, apa yang diinginkan, serta bagaimana mereka bertindak sesuai dengan perasaan mereka.
Jika kamu memiliki anak dengan masalah perkembangan sosial emosional, maka jangan ragu untuk segera lakukan konsultasi dengan psikolog anak terdekat. Dengan begitu, anak akan segera mendapatkan penanganan terkait permasalahan yang dihadapi.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Kenali Jenis-Jenis Gangguan Mental yang Sering Dialami Pada Usia Dewasa
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



