Deeptalk.co.id – Mungkin Anda sering mendengar istilah anxiety disorder atau ganguan kecemasan dengan panic attack atau serangan panik. Keduanya hampir memiliki gejala yang serupa sehingga kadangkala orang kebanyakan sering menukar kedua istilah tersebut secara bersamaan. Padahal ada beberapa hal yang membedakan dari anxiety disorder dan panic attack ini.
Panic attack ditandai dengan gelombang ketakutan atau ketidaknyamanan yang tiba-tiba disertai dengan gejala fisik dan mental lainnya. Kondisi ini bersifat episodik dan biasanya memuncak dalam beberapa menit atau jam.
Sedangkan kecemasan atau anxiety merupakan bagian dari respon emosional dan protektif yang tertanam dalam tubuh manusia. Ini kemudian bisa menjadi masalah jika berlangsung lama, berlebihan dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Dalam hal tersebut, masalah tersebut dinamakan dengan anxiety disorder atau gangguan kecemasan.
Serangan yang terjadi pada kecemasan cenderung sebagai respons terhadap stresor tertentu dan dapat berkembang secara bertahap. Sementara serangan panik dapat terjadi secara tidak terduga dan tiba-tiba. Keduanya mungkin menunjukkan kondisi kesehatan yang mendasarinya.
Dalam artikel kali ini kami akan mengajak Anda untuk lebih memahami perbedaan dari panic attack dan anxiety, melalui pengertian dari masing-masing istilah serta perbedaan lainnya.
Tentang Anxiety Disorder dan Panic Attack

Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, edisi ke-5 (DSM-5) mendefinisikan kecemasan atau anxiety sebagai fitur dari sejumlah gangguan kejiwaan yang umum. Ini termasuk kondisi seperti gangguan kecemasan umum, gangguan panik, gangguan kecemasan perpisahan, agorafobia tanpa riwayat gangguan panik, PTSD, social anxiety disorder, OCD, hingga fobia spesifik.
Kecemasan biasanya terkait dengan antisipasi situasi, pengalaman, atau peristiwa yang membuat stres dan ini mungkin datang secara bertahap. Gejala dari anxiety ini meliputi khawatir, kesulitan, hingga ketakutan.
Sedangkan panic attack yang datang tiba-tiba, melibatkan rasa takut yang intens dan seringkali luar biasa. Kondisi ini disertai dengan gejala fisik yang sangat menantang, seperti detak jantung yang berpacu, sesak napas atau mual.
DSM-5 mengenali panic attack dan mengkategorikannya sebagai tidak terduga atau diharapkan. Panic attack yang tak terduga terjadi tanpa sebab yang jelas, sedangkan yang diharapkan disebabkan oleh stresor eksternal seperti fobia.
Serangan panik dapat terjadi pada siapa saja, tetapi memiliki lebih dari satu mungkin merupakan tanda gangguan panik, kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan serangan panik yang tiba-tiba dan berulang.
Baca juga: Mengapa Kita Perlu Self Awareness? 7 Alasan Penting untuk Dimiliki
Panic Attack vs. Anxiety Disorder

Panic attack dan anxiety mungkin terasa mirip-mirip pada gejalanya dan mereka juga berbagi banyak gejala emosional dan fisik. Bahkan tidak menutup kemungkinan seseorang dapat mengalami anxiety dan panic attack secara bersamaan.
Misalnya, Anda mungkin mengalami kecemasan saat mengkhawatirkan situasi yang berpotensi menimbulkan stres, seperti presentasi penting di tempat kerja. Ketika situasinya tiba, kecemasan dapat berujung pada serangan panik.
Secara klinis, profesional yang merawat kondisi kesehatan mental mendasarkan diagnosis pada kriteria yang ditemukan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (edisi ke-5), yang dikenal sebagai DSM-5. Lalu pada anxiety dan panic attack yang mungkin terasa serupa, perbedaannya paling baik digambarkan dalam hal intensitas gejala dan lamanya gejala utama muncul. Serangan panik biasanya memuncak sekitar 10 menit sementara kecemasan bisa berlangsung selama berbulan-bulan.
Istilah anxiety atau kecemasan digunakan untuk menggambarkan fitur inti dari beberapa penyakit yang diidentifikasi di bawah judul gangguan kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan terkait trauma dan stresor. Kecemasan dibedakan dari serangan panik karena mencakup gejala seperti ketakutan dan kekhawatiran, tetapi tanpa rasa takut yang ekstrim dan rasa keterasingan yang terjadi selama serangan panik.
Mungkin Anda masih kesulitan untuk mengetahui apakah yang Anda alami adalah anxiety atau justru panic attack. Oleh karenanya, Anda dapat membedakannya dengan beberapa unsur berikut, yakni:
Penyebab : Anxiety biasanya terkait dengan sesuatu yang dianggap membuat stres atau mengancam. Sedangkan panic attack tidak selalu disebabkan oleh stressor dan paling sering terjadi secara tiba-tiba.
Intensitas atau tingkat kesusahan : Kecemasan bisa terjadi secara ringan, sedang, atau berat. Misalnya, kecemasan mungkin terjadi di benak Anda saat Anda menjalani aktivitas sehari-hari. Panic attack, di sisi lain, sebagian besar melibatkan gejala yang parah dan mengganggu.
Respons fight-or-flight : Selama serangan panik, respons fight-or-flight otonom tubuh mengambil alih. Juga gejala fisik yang ditimbulkan seringkali lebih intens daripada gejala kecemasan.
Kecepatan timbulnya: Meskipun kecemasan dapat meningkat secara bertahap, serangan panik biasanya datang secara tiba-tiba.
Efek: Serangan panik biasanya memicu kekhawatiran atau ketakutan terkait serangan lain. Hal ini mungkin berdampak pada perilaku Anda, membuat Anda menghindari tempat atau situasi yang menurut Anda berisiko terkena serangan panik.
Baca juga: Bagaimana Jika Seseorang Tidak Memiliki Self Awareness? 5 Dampak Psikologisnya
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



