Deeptalk.co.id – Usia kanak-kanak merupakan masa yang rentan untuk mengalami mood swing atau perubahan hati dengan cepat. Seorang anak dapat berubah dari yang semula senang lalu tiba-tiba menjadi sedih dalam hitungan menit. Saat mood swing yang terjadi pada anak menjadi masalah, perubahan ini dapat terjadi setiap hari atau beberapa kali sehari.
Anak-anak atau remaja terkadang memiliki suasana hati yang fluktuatif. Sepanjang masa kanak-kanak, ada kalanya suasana hati anak-anak berubah-ubah. Namun, ada anak-anak tertentu yang pengaturan emosinya sangat sulit. Mereka mungkin merasa terjebak dalam penjara suasana hati yang berubah-ubah dengan cepat. Mereka juga belum mengetahui bagaimana untuk mengatur agar suasana hati mereka bisa stabil.
Suasana hati memiliki beragam pilihan yang akan dibuat oleh anak-anak, entah seperti apa yang akan dimakan, berapa lama seharusnya mereka tidur, apakah harus belajar atau tidak. Jika mereka tidak memiliki cara yang baik untuk menghadapi perasaan buruk, mereka mungkin tidak memiliki motivasi untuk memutuskan melakukan hal-hal yang paling sehat.
Juga mengatur suasana hati bukanlah sesuatu yang terjadi secara alamiah bisa dilakukan sejak manusia lahir. Setiap individu pun perlu berlatih dan memahami untuk tahu bagaimana mereka melakukannya. Oleh karena itu, perlu peran penting orang tua untuk mengajari anak dalam mengelola emosi dan suasana hati nya.
Berikut adalah beberapa cara yang baik untuk memulai.
Praktik dan Latih Secara Perlahan Untuk Mengelola Mood

Mood swing atau perubahan suasana hati pada anak bukan hanya ketika terjadi perubahan yang secara drastis. Ini juga berkaitan dengan emosi meledak-ledak dan sulit dikontrol pada anak.
Misal ketika anak marah akibat merasa mendapatkan perlakuan tidak adil atau yang tidak mereka sukai. Mungkin mereka akan mengeluhkan hal tersebut kepada Anda, dan mungkin Anda ingin mendebatnya. Ini justru akan membuat mereka semakin kesal dan marah, alih-alih emosinya mereda.
Akui bahwa mereka kesal, tetapi jangan mencoba membahasnya sekarang. Jelaskan bahwa Anda merasakannya, tetapi jangan mencoba memecahkan masalah saat mereka mengamuk. Anda hanya akan terjebak dalam pertengkaran. Beri juga mereka waktu untuk menenangkan diri.
Aktivitas fisik membantu anak-anak membakar rasa frustrasi. Oleh karena itu Anda bisa mencoba untuk mengajak mereka bermain atau berjalan-jalan di luar rumah untuk menjernihkan pikiran mereka. Lalu setelah mereka tenang, barulah Anda bisa berbicara.
Sekarang Anda dapat meminta mereka untuk menjelaskan apa yang membuat mereka kesal dan memberikan solusi yang rasional. Tetap berpegang pada pendekatan ini dan ulangi sesuai kebutuhan. Anda mengajarkan pelajaran berharga kepada anak-anak Anda bahwa mereka tidak dapat melampiaskan suasana hati yang buruk pada orang lain, mereka memiliki kekuatan untuk memilih cara yang sehat untuk menenangkan diri, dan Anda siap membantu mereka saat mereka siap.
Baca juga: Kleptomania: Mengambil Barang Tanpa Izin Secara Impulsif
Komunikasi yang Lebih Baik Dengan Anak
Merasa nyaman untuk berbagi dengan Anda sebagai orang tua tentang apa yang mereka rasakan adalah hal yang penting. Mengetahui apa yang terjadi dalam kehidupan anak-anak Anda juga dapat membantu Anda menghindari potensi masalah.
Hal ini bisa dimulai dengan membiasakan anak dan orang tua untuk menciptakan ruang alami bagi keluarga untuk membicarakan apa yang ada di pikiran mereka. Anda bisa melakukannya saat sedang makan bersama keluarga.
Selain itu, alih-alih hanya bertanya mengenai sekolahnya, akan lebih menarik jika Anda mengajak anak untuk membicarakan kehidupan sosialnya selama di sekolah. Seperti teman atau drama di kelasnya dan lain-lain. Anak-anak Anda mungkin lebih nyaman berbagi jika mereka bukan subjek cerita. Pertahankan percakapan santai dengan melakukan hal-hal lain pada waktu yang sama, seperti mengemudi, berbelanja, atau memasak.
Yang tak kalah penting, jangan remehkan apa yang anak-anak Anda rasakan. Sangat mudah untuk merasa bahwa kecemasan anak Anda tentang drama taman bermain itu konyol karena bukan masalah dalam jangka panjang. Tapi ingat bahwa untuk seorang anak, hal ini benar-benar penting. Jadi pahami dari mana perasaan mereka berasal dan tahan godaan untuk mengecilkan kekhawatiran mereka.
Kelola Rutinitas Sehari-Hari yang Lebih Baik

Pilihan yang dibuat anak-anak Anda setiap hari ialah mengatur suasana hati mereka untuk menjadi baik atau buruk. Bantu mereka masuk ke kebiasaan sehat sehingga dapat menciptakan dasar yang kuat untuk emosi mereka. Anda bisa mulai dengan menetapkan jadwal harian anak dengan menetapkan ritme teratur pada kehidupan sekolah, pekerjaan rumah, dengan teman atau ketika dengan keluarganya.
Disadari atau tidak, anak-anak membutuhkan rutinitas, dan kurangnya batasan yang jelas dapat membuat mereka gelisah dan tidak bahagia. Pastikan anak-anak Anda melakukan aktivitas fisik secara teratur yang dapat membantu mereka merasa nyaman dan lebih percaya diri tentang diri mereka sendiri.
Tidak hanya itu, bantu juga anak-anak Anda menemukan cara untuk bersantai. Seperti orang dewasa, anak-anak menjadi stres atau lelah ketika mereka tidak punya waktu untuk bersantai. Alih-alih hanya dengan berbaring menonton TV atau meringkuk dengan smartphone, beri tahu mereka untuk mencoba mencari tempat yang tenang di rumah Anda untuk membaca, menggambar, atau mendengarkan musik.
Berikan Gambaran Besar Tentang Mood Swing

Tentunya Anda tidak akan mengajari anak Anda untuk tidak apa-apa makan es krim banyak-banyak atau bermain video game semalaman saat mereka sedih atau stres. Karena Anda mengetahui bahwa penting untuk mengatur mereka dengan cara yang baik dalam mengelola suasana hati sejak dini. Itu akan membuat mereka tidak bersandar pada kebiasaan buruk hanya karena mereka merasa senang sementara.
Pun akan lebih baik untuk segera dilatih sejak dini. Mengingat tidak lama lagi anak Anda yang di sekolah dasar akan beranjak dewasa, kemudian akan bergulat dengan hormon, bahkan alkohol dan obat-obatan, akibat stres belajar atau kuliah.
Baca juga: Mengapa Kleptomania Tidak Bisa Dibandingkan dengan Kejahatan Pencurian Biasa?
Sumber:
Cadey. (2023, March 13). Mood Swings in Children: Causes and What to Do. Cadey. https://cadey.co/articles/mood-swings
Griffin, R. M. (2017, July 7). Mood Control Goals: How to Teach Your Kids. WebMD. https://www.webmd.com/parenting/features/set-family-goals-mood
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



