Deeptalk.co.id – Kemampuan berpikir seseorang akan mempengaruhi cara mereka bertindak, hingga pengambilan keputusan. Pada dasarnya apa yang kita lakukan merupakan hasil dari proses berpikir di dalam otak kita. Karena itulah kemampuan berpikir akan sangat mempengaruhi kehidupan seseorang.
Namun apakah kamu pernah membayangkan terjadi masalah dalam kemampuan berpikir seseorang? Misalnya mengalami hambatan dalam berpikir. Kondisi semacam itu dikenal dengan istilah mental block.
Tentu sudah dapat dibayangkan bagaimana terganggunya kehidupan seseorang yang mengalami kondisi mental block. Untuk mengenal lebih jauh dengan kondisi mental block, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai kondisi tersebut.
Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah serupa dengan apa yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut penjelasan mengenai mental block.
Pengertian Mental Block

Pada dasarnya kondisi mental block tidak termasuk dalam kategori gangguan mental atau gangguan psikologis. Namun dalam kacamata psikologi, kondisi mental block dapat mempengaruhi berbagai aspek psikologis seseorang, dan bahkan dapat menghambat berbagai kondisi yang tidak diinginkan.
Mental block sendiri adalah kondisi dimana otak melakukan penolakan terhadap pikiran atau ingatan tertentu yang tidak mampu dikendalikan oleh penderitanya. Kondisi mental block ini berdampak pada terhambatnya kemampuan berpikir, melakukan aktivitas, inovasi, motivasi, hingga masalah dalam memunculkan ide-ide kreatif.
Kondisi mental block ini tentu akan mengganggu seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari, khususnya dalam aktivitas sosial yang sedang mereka lakukan. Misalnya menimbulkan penurunan produktivitas dalam bekerja, atau penurunan nilai akademik di sekolah. Maka dari itu kondisi ini perlu mendapatkan penanganan sesegera mungkin agar tidak semakin banyak hambatan yang dialami oleh penderita.
Baca juga : Mengenal Gejala dan Komplikasi Dari Penderita Stockholm Syndrome
Penyebab Mental Block

Sayangnya penyebab pasti dari kondisi mental block ini belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian secara tidak disadari banyak faktor yang kita lakukan sehari-hari dan bisa berdampak pada kondisi mental block. Adapun faktor-faktor yang dapat memicu mental block adalah sebagai berikut:
Kurang istirahat
Dalam beberapa kondisi kita memang perlu melakukan aktivitas yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Namun tahukah kamu bahwa tubuh kita juga membutuhkan waktu istirahat agar memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas lainnya. Selain itu, istirahat yang cukup juga akan membantu kita terhindar dari berbagai masalah kesehatan fisik maupun mental.
Kurang istirahat artinya tidak hanya membiarkan tubuh kita bekerja lebih keras, namun juga memaksakan otak untuk berpikir lebih lama. Hal inilah yang akhirnya berdampak pada kondisi mental block. Dimana otak mengalami kelelahan berlebih dan mempengaruhi performa otak.
Tidak fokus
Kemampuan untuk tetap fokus dalam berbagai kondisi juga sangat dibutuhkan. Termasuk untuk mengantisipasi kondisi mental block. Pasalnya, salah satu kondisi yang dapat menyebabkan mental block adalah kemampuan fokus yang kurang. Untuk itu cobalah fokus terhadap apa yang sedang dihadapi, dan hindari multitasking jika memang itu bukan kemampuanmu.
Faktor lingkungan
Tidak hanya fokus yang terganggu dan kurangnya istirahat saja yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami mental block, namun faktor lingkungan juga cukup berperan dalam hal ini. Lingkungan yang tidak kondusif dapat membuat seseorang mengalami mental block. Misalnya lingkungan yang terlalu ramai, terlalu panas, atau lingkungan dengan berbagai macam gangguan dapat menghilangkan fokus seseorang dan menurunkan kemampuan kerja otak. Hal inilah yang bisa berdampak pada kondisi mental block.
Prokrastinasi
Prokrastinasi atau kebiasaan menunda pekerjaan juga bisa membuat seseorang terjebak dalam kondisi mental block. Menunda pekerjaan secara tidak langsung membuat kita menumpuk pekerjaan dalam satu waktu. Selain dapat menimbulkan perasaan cemas, kita juga akan kejar-kejaran dengan waktu yang tidak jarang membuat seseorang akhirnya mengalami mental block. Alih-alih menyelesaikan pekerjaan, tindakan ini justru memperburuk pekerjaan.
Imposter syndrome
Salah satu masalah psikologis yang dapat menyebabkan mental block adalah imposter syndrome. Sindrom yang satu ini adalah kondisi dimana seseorang memandang dirinya tidak kompeten dan berdampak kepada ketidakberdayaan. Jika terus berlangsung seperti itu, maka kemampuan berpikir tidak terasa dan bisa membuat seseorang sering mengalami mental block.
Perfeksionis
Sifat perfeksionis merupakan kondisi dimana seseorang sangat mengagungkan kesempurnaan, dan terus mengejar kesempurnaan tersebut. Terlepas dari mampu atau tidaknya mereka dalam mengejar kesempurnaan tersebut. Sifat yang satu ini juga dapat memicu kondisi mental block pada penderitanya.
Sifat perfeksionis akan membuat seseorang bekerja lebih keras dan cenderung memaksakan diri. Hal ini bisa memicu kelelahan dan justru membuat penderitanya mengalami kondisi mental block.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi mental block dan penyebab dari kondisi tersebut. semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Stockholm Syndrome : Ikatan Psikologis Sandera Terhadap Pelaku Kekerasan atau Penculikan
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



