Deeptalk.co.id – Demensia merupakan salah satu gangguan neurodegeneratif yang mempengaruhi fungsi kognitif dan daya ingat seseorang secara signifikan. Gangguan ini dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk kemampuan berpikir, berbicara, dan berinteraksi sosial.
Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mendalam tentang demensia, meliputi gejala yang muncul serta penyebab-penyebab yang mendasarinya. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai demensia, diharapkan kita dapat mengenali tanda-tanda awalnya, memberikan perawatan yang tepat, dan memahami dampak yang dialami oleh individu yang mengalami gangguan ini serta keluarga mereka.
Tentang Demensia

Demensia merupakan istilah umum untuk kehilangan ingatan, bahasa, kemampuan dalam pemecahan masalah dan kemampuan berpikir lainnya yang cukup parah dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Demensia sering salah disebut sebagai “kepikunan” atau “demensia pikun”. Padahal demensia termasuk penurunan mental yang serius dan bukan bagian normal dari penuaan.
Gangguan ini tidak terjadi secara tunggal, dimana ini merupakan istilah keseluruhan yang mencakup berbagai kondisi medis tertentu. Termasuk Alzheimer yang menyumbang 60-80% kasus demensia. Gangguan yang dikelompokkan dalam istilah umum “demensia” disebabkan oleh perubahan otak yang tidak normal dan memicu perubahan pada penurunan keterampilan berpikir (kognitif). Mereka juga mempengaruhi perilaku, perasaan dan hubungan.
Demensia vaskular, yang terjadi karena perdarahan mikroskopis dan penyumbatan pembuluh darah di otak, merupakan penyebab paling umum kedua dari demensia. Mereka yang mengalami perubahan otak dari berbagai jenis demensia secara bersamaan mengalami demensia campuran. Ada banyak kondisi lain yang dapat menyebabkan gejala demensia, termasuk beberapa yang bersifat reversibel, seperti masalah tiroid dan kekurangan vitamin.
Baca juga: Trauma Dumping : Cara Menghentikan Diri Agar Tidak Terjebak
Tanda-Tanda Seseorang Mengalami Demensia

Ada beragam gejala yang menandakan seseorang mengalami demensia, dan ini tentunya sangat bervariasi. Mereka yang mengalami gangguan ini akan memiliki masalah dengan ingatan jangka pendek, bahkan untuk menemukan tas atau dompet yang terselip. Atau mungkin juga lupa dengan tanggal dimana mereka harus membayar tagihan, mengingat janji penting, juga lupa untuk merencanakan dan menyiapkan makanan. Ketika berpergian, penderita mungkin saja menjadi lupa arah jalan sehingga menyebabkan dirinya sering tersesat.
Banyak kondisi atau gejala yang bersifat progresif, yang berarti tanda-tanda demensia muncul secara bertahap dan perlahan hingga berubah menjadi lebih buruk. Oleh karenanya, jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami kesulitan mengingat atau perubahan keterampilan berpikir lainnya, jangan abaikan.
Segera temui dokter untuk memastikan penyebabnya. Evaluasi profesional dapat mendeteksi kondisi yang dapat diobati. Dan bahkan jika gejalanya menunjukkan demensia, diagnosis dini memungkinkan seseorang untuk mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan yang tersedia dan memberikan kesempatan untuk menjadi sukarelawan untuk uji klinis atau penelitian. Ini juga menyediakan waktu untuk merencanakan masa depan.
Tidak ada satu tes untuk menentukan apakah seseorang menderita demensia. Dokter mendiagnosa Alzheimer dan jenis demensia lainnya berdasarkan riwayat medis yang cermat, pemeriksaan fisik, tes laboratorium, dan perubahan karakteristik dalam pemikiran, fungsi sehari-hari, dan perilaku yang terkait dengan masing-masing jenis.
Dokter dapat menentukan bahwa seseorang menderita demensia dengan tingkat kepastian yang tinggi. Tetapi lebih sulit untuk menentukan jenis demensia yang tepat karena gejala dan perubahan otak dari berbagai demensia dapat tumpang tindih. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin mendiagnosis “demensia” dan tidak menentukan jenisnya. Jika hal ini terjadi, mungkin perlu menemui dokter spesialis seperti dokter saraf, psikiater, psikolog atau geriatri.
Penyebab Terjadinya Demensia

Penyebab umum demensia yakni berasal dari kerusakan sel-sel otak. Kerusakan tersebut menganggu kemampuan sel-sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain. Sehingga otak tidak dapat berfungsi secara normal, baik untuk pemikiran, perilaku dan perasaan yang dapat terpengaruh.
Perlu diketahui bahwa otak memiliki banyak daerah yang berbeda dengan masing-masing yang bertanggung jawab atas fungsi yang berbeda. Termasuk misalnya pada ingatan, penilaian dan gerakan. Lalu ketika sel-sel di wilayah tertentu rusak, wilayah itu tidak dapat menjalankan fungsinga secara normal dan memberikan pengaruh pada seluruh fungsi tubuh.
Sedangkan berbagai jenis demensia dikaitkan dengan jenis kerusakan sel otak tertentu di daerah otak tertentu. Misalnya, pada penyakit Alzheimer, kadar protein tertentu yang tinggi di dalam dan di luar sel otak mempersulit sel otak untuk tetap sehat dan berkomunikasi satu sama lain. Wilayah otak yang disebut hippocampus adalah pusat pembelajaran dan ingatan di otak, dan sel-sel otak di wilayah ini seringkali yang pertama kali rusak. Itu sebabnya kehilangan memori sering menjadi salah satu gejala awal Alzheimer.
Meskipun sebagian besar perubahan di otak yang menyebabkan demensia bersifat permanen dan memburuk seiring berjalannya waktu, ada beberapa kondisi yang dikecualikan. Kondisi tersebut termasuk depresi, efek samping obat, kelebihan penggunaan alkohol, masalah tiroid, serta kekuarangan vitamin. Masalah pemikiran dan ingatan yang disebabkan oleh kondisi tersebut dapat membaik jika itu diobati atau diatasi.
Baca juga: Mengungkap Asal Usul dan Munculnya Rasa Takut
Sumber:
What is Dementia? (2023). Alzheimer’s Disease and Dementia. https://www.alz.org/alzheimers-dementia/what-is-dementia
Dementia. (2023, March 15). www.who.int. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dementia
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



