Semua artikel
Kesehatan Mental Anak

Mengenal Tipe ADHD yang Umum Dialami Anak

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – ADHD merupakan salah satu gangguan mental yang seringkali berkaitan dengan anak-anak. Meski demikian, ADHD hingga saat ini belum bisa disembuhkan secara total. Artinya, kondisi ADHD pada anak bisa terbawa sampai mereka dewasa. Bahkan, anak dengan ADHD yang tidak mendapatkan penanganan tepat bisa memunculkan gejala yang lebih buruk seiring dengan bertambahnya usia.

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah sebuah gangguan yang ditandai dengan kesulitan untuk fokus, impulsif, dan juga hiperaktif. Kondisi ini berhubungan dengan perkembangan saraf yang mempengaruhi motorik (gerakan) seseorang. Maka dari itu, penderita ADHD seringkali memiliki pergerakan yang lebih banyak dari orang-orang pada umumnya.

ADHD memang sebuah kondisi yang belum ditemukan metode tepat untuk menyembuhkannya. Meski demikian, menyadari kondisi ADHD sedini mungkin akan membantu penderita untuk segera mendapatkan penanganan. Penanganan inilah yang nantinya akan membantu penderita untuk meminimalisir gejala, dan membuat penderita bisa hidup seperti layaknya orang-orang pada umumnya.

Pada buku pedoman diagnosis psikologi atau yang dikenal dengan American Psychiatric Association's Diagnostic and Statistical Manual, 5th Edition (DSM-5) dituliskan bahwa kondisi ADHD sendiri dibedakan ke dalam beberapa tipe, yaitu:

ADHD Dominan Inatentif

Tipe ADHD yang pertama adalah ADHD dominan inatentif atau yang sebelumnya dikenal dengan istilah attention deficit disorder (ADD). Penderita ADHD tipe dominan inatentif sendiri cenderung mengalami kesulitan untuk fokus atau memusatkan pikirannya. Hal ini menyebabkan penderita sulit untuk menangkap informasi atau instruksi eksternal yang ditujukan untuk dirinya. Selain itu, penderita ADHD dominan inatentif juga memiliki sedikit gejala hiperaktif dan impulsif.

Adapun beberapa gejala yang dialami oleh anak dengan kondisi ADHD dominan inatentif adalah sebagai berikut:

·         Kesulitan memperhatikan hal-hal detail, misalnya anak kesusahan untuk fokus saat belajar di sekolah, atau membutuhkan berkali-kali instruksi untuk melakukan perintah sederhana.

·         Susah fokus pada percakapan atau bacaan panjang, misalnya anak tidak bisa diajak berdiskusi mengenai apa yang dialami di sekolah, atau anak kesulitan untuk membaca buku dengan banyak tulisan.

·         Mudah terdistraksi, misalnya anak teralihkan fokusnya pada suara-suara bising saat sedang mengerjakan tugasnya.

·         Mudah lupa, misalnya anak lupa akan tugas sekolah yang harus dikerjakan di rumah.

·         Memiliki masalah dalam mengatur jadwal kegiatan, pasalnya anak dengan ADHD tipe ini cenderung pelupa dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Baca juga : Waspada Gejala  ADHD Pada Anak

ADHD Dominan Hiperaktif – Impulsif

Tipe ADHD yang kedua adalah ADHD dominan hiperaktif – impulsif. Anak dengan tipe ADHD yang satu ini lebih dominan menunjukan perilaku hiperaktif dan impulsif. Perilaku hiperaktif ini membuat penderita lebih banyak bergerak, tidak bisa tenang, memiliki energi yang berlebihan, dan cenderung banyak bicara. Sedangkan perilaku impulsif lebih kepada banyak menginterupsi orang lain, dan melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan dampak kedepannya akan seperti apa.

Adapun beberapa gejala yang dialami oleh anak dengan kondisi ADHD dominan hiperaktif – impulsif adalah sebagai berikut:

·         Mudah gelisah, yang ditunjukan dengan gerakan-gerakan kecil seperti menepuk tangan dan kaki, atau menggetarkan kaki. Kondisi ini juga membuat penderita tidak bisa diam dalam satu tempat, dan selalu terlihat mengerjakan sesuatu.

·         Tidak bisa tenang dalam mengerjakan satu hal, misalnya saat diminta untuk menunggu, maka anak dengan tipe ADHD hiperaktif – impulsif akan bergerak kesana-kemari, berlarian, atau memanjat di tempat yang tidak seharusnya.

·         Banyak bicara, walaupun tindakan ini lucu untuk anak-anak, namun banyak bicara pada anak penderita ADHD hiperaktif – impulsif justru tidak terkontrol dan sering menginterupsi orang lain. Bahkan anak dengan ADHD tipe ini cenderung menjawab pertanyaan sebelum pemberi pertanyaan selesai mengutarakan pertanyaannya.

·         Mudah marah dan merasa bosan. Energi yang dimiliki anak dengan tipe ADHD yang satu ini terlalu besar. Maka dari itu energinya justru sering dialihkan untuk hal-hal yang tidak baik. Misalnya dengan marah dan emosi berlebihan. Mereka juga mudah merasa bosan, maka menunggu bukan aktivitas menyenangkan bagi mereka.

ADHD Tipe Campuran

Tipe ADHD yang ketiga adalah ADHD tipe campuran antara ADHD dominan inatentif, dengan ADHD dominan hiperaktif – impulsif. Dengan demikian, anak dengan tipe ADHD yang ketiga ini mengalami kesulitan untuk fokus, memiliki perilaku hiperaktif, dan juga perilaku impulsif. Adapun gejala dari ADHD tipe campuran adalah gabungan dari ADHD dominan inatentif, dan ADHD dominan hiperaktif – impulsif.

Itu dia 3 tipe ADHD yang umumnya dialami oleh anak-anak. Gejala yang dialami untuk bisa masuk dalam kategori ADHD juga harus muncul sebelum anak berusia 12 tahun, muncul dalam dua atau lebih situasi, dan gejala yang mempengaruhi kehidupan anak sehari-hari.

Perlu diketahui juga bahwa ADHD merupakan salah satu gangguan mental. Maka dari itu, untuk bisa memastikan apakah seseorang benar-benar mengalami ADHD atau tidak, dibutuhkan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh psikolog atau psikiater.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Halusinasi : Mendengar, Merasa, Mencium, atau Melihat Sesuatu yang Tidak Nyata

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengenal Tipe ADHD yang Umum Dialami Anak — DeepTalk