Deeptalk.co.id – Untuk mendapatkan suasana baru, ada kalanya kita ingin makan di restoran, rumah makan, atau sejenisnya. Terlebih lagi saat ini kita bisa dengan mudah menemukan tempat makan yang sesuai dengan selera kita. Bahkan tidak jarang orang yang lebih senang makan di luar dibandingkan di rumah.
Namun tahukah kamu bahwa beberapa orang mengalami masalah saat hendak makan di tempat umum. Masalah tersebut akan timbul saat seseorang dihadapkan dengan sederetan menu yang akan dipesan. Dimana seseorang bisa saja merasa cemas untuk memilih menu makan. Kondisi ini cukup sering dialami oleh gen Z saat ini. Bahkan beberapa dari mereka sudah mulai merasa cemas saat ditanya “mau makan apa?”. Kondisi semacam ini dikenal dengan istilah menu anxiety.
Sebuah survei yang dilakukan di Inggris yang melibatkan 2000 orang ditemukan bahwa, 86% gen Z mengalami kecemasan saat hendak menentukan menu makanan saat mereka sedang berada di restoran. Walaupun kebanyakan dari itu semua mengarahkan kecemasan mereka terhadap harga yang tertera pada menu. Tidak sedikit dari mereka yang juga merasakan penyesalan setelah memesan makanan atau minuman tertentu.
Lalu, seperti apa sebenarnya menu anxiety itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai menu anxiety. Namun sebelum kita masuk pada pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, tidak ada salahnya untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut kepada psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai menu anxiety.
Pengertian Menu Anxiety

Menu anxiety adalah sebuah istilah yang menggambarkan kondisi dimana seseorang mengalami stress atau kecemasan saat berhadapan dengan menu, atau harus memutuskan menu makanan yang hendak dimakannya.
Pada dasarnya menu anxiety tidak termasuk dalam kategori gangguan mental. Selain itu, kondisi ini juga masih terbilang baru. Tentunya seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, kita akan mulai menyadari kejanggalan-kejanggalan di sekitar kita. Hal inilah yang pada akhirnya bisa menemukan teori-teori atau pemahaman baru.
Merasa cemas saat hendak memesan makanan mungkin terdengar cukup aneh untuk sebagian orang. Namun hal ini nyata adanya. Terutama kecemasan tersebut seringkali berhubungan dengan harga yang harus mereka bayar akan makanan yang dikonsumsi. Maka untuk harga yang terlalu tinggi dan di luar kemampuan, tentu bisa menimbulkan stress dan kecemasan tersendiri.
Selain perihal harga, banyaknya menu yang disajikan dalam sebuah restoran atau tempat makan juga bisa menimbulkan kebingungan. Dengan demikian, otak akan semakin terbebani dalam hal ini. Tidak hanya makan, namun juga harus berpikir akan memakan apa.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh OnePoll dan Avocado Green Mattress kepada warga Amerika Serikat, ditemukan bahwa 30% diantaranya mengalami menu anxiety. Uniknya, kondisi ini bahwa lebih sering dialami oleh Gen Z dan milenial, dibandingkan dengan generasi sebelumnya yaitu Gen X dan baby boomer.
Baca juga : Manfaat Meditasi Bagi Kesehatan Mental
Penyebab Menu Anxiety

Walaupun pembahasan mengenai menu anxiety ini sempat menjadi perbincangan yang panas di sosial media, namun sayangnya belum ada penelitian lanjutan yang bisa menemukan penyebab pasti dari kondisi menu anxiety. Meski demikian, beberapa kondisi tersebut diperkirakan bisa memicu menu anxiety:
Masalah keuangan
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, beberapa orang mengakui bahwa mereka merasa cemas saat melihat harga yang tertera di menu. Bisa jadi hal ini karena mereka tidak memiliki keuangan yang memadai untuk bisa makan di restoran atau tempat makan yang dituju.
Jumlah menu yang terlalu beragam
Selain masalah keuangan yang tidak memadai, jumlah menu yang terlalu beragam juga sempat dibahas sebagai salah satu pemicu menu anxiety. Seseorang akan mengalami kebingungan saat disuruh memilih makanan dari banyaknya deretan makan yang terpampang di menu.
Gangguan kecemasan
Seseorang dengan gangguan kecemasan juga akan lebih berpotensi mengalami menu anxiety. Pasalnya, gangguan kecemasan bisa saja timbul di saat yang tidak diharapkan. Salah satunya saat hendak memesan makanan.
Kemandirian yang minim
Walaupun sudah memasuki usia dewasa, namun beberapa orang memiliki ketergantungan yang cukup kuat terhadap orang lain. Hal ini membuat mereka membutuhkan orang lain untuk sekedar memilih makanan. Maka saat mereka harus memilih makanan secara mandiri, dari situlah kecemasan bisa muncul.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai menu anxiety. Walaupun pada dasarnya menu anxiety belum termasuk dalam kategori gangguan mental, namun bukan berarti kita bisa mengabaikan kondisi tersebut. Terlebih lagi jika menu anxiety sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, dan orang-orang disekitar kita.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Ini Dia Cara Mengatasi Quarter Life Crisis
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



