Deeptalk.co.id – Perilaku berbohong merupakan salah satu perilaku yang tidak baik dan tidak pantas untuk dilakukan. Sayangnya beberapa orang terpaksa melakukan kebohongan untuk alasan-alasan tertentu. Bahkan tidak menuntut kemungkinan salah satu diantara orang-orang terdekatmu pernah melontarkan kebohongan terhadapmu.
Orang-orang yang berbohong umumnya memiliki alasan khusus mengapa mereka melakukan perilaku tersebut. Misalnya merasa malu jika mengungkapkan kenyataan, atau justru untuk menutupi kebohongan-kebohongan yang dulu pernah diucapkan. Namun tahukah kamu bahwa beberapa orang melakukan kebohongan tanpa alasan yang jelas. Kondisi semacam itu bisa menandakan kebohongan patologis.
Berbohong artinya mengungkapkan sesuatu yang tidak benar adanya. Sedangkan kebohongan patologis merupakan perilaku dimana seseorang berbohong secara kompulsif dan tanpa adanya alasan yang jelas. Berbeda dengan kebohongan pada umumnya, pembohong patologis mengungkapkan kebohongan tanpa alasan yang jelas, atau umumnya tidak memberikan keuntungan yang berarti bagi pelakunya.
Perilaku berbohong pada pembohong patologis akan berlangsung berulang kali. Hal ini membuat kondisi yang dialami tidak jelas apakah mereka menyadari bahwa tindakannya adalah sebuah kebohongan atau tidak. Kebiasaan berbohong yang mereka miliki juga membuatnya mengalami masalah dalam bersosialisasi. Pasalnya banyak orang yang akhirnya tidak bisa mempercayai kata-kata mereka.
Kebohongan patologis dalam dunia medis dikenal dengan istilah mythomania. Kondisi ini juga sudah dijelaskan dalam Diagnostic and Statistical Mental Disorders, 5th Edition (DSM-5). Meski demikian, kondisi ini tidak termasuk dalam salah satu gangguan mental, melainkan bagian dari simtom atau gejala dari gangguan kepribadian antisosial.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai kondisi yang dialami oleh pembohong patologis, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai tanda-tanda kebohongan patologis. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa tanda-tanda dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi atau pemeriksaan lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut tanda-tanda pembohong patologis yang perlu kita katahui:
Kebohongan yang Tidak Bermanfaat

Sudah dipaparkan secara singkat di atas bahwa para pembohong patologis mengutarakan kebohongan mereka tanpa ada manfaat untuk diri mereka sendiri. Mereka bahkan tidak peduli apakah kebohongan tersebut akan menguntungkan atau merugikan baginya. Meskipun kebohongannya tidak bermanfaat, namun mereka tidak kuasa untuk berhenti mengucapkan kebohongan.
Beberapa orang bahkan tidak bisa memahami mengapa mereka terus melakukan kebohongan walau kebohongan tersebut tidak bermanfaat. Meski demikian, seperti itulah para pembohong patologis.
Misalnya, pembohong patologis akan menceritakan pencapaian atau kesuksesan yang mereka dapatkan, kepemilikan akan benda-benda tertentu, pengalaman yang menyenangkan, dan lain sebagainya. Namun dari semua cerita itu tidak memberikan dampak positif untuk kehidupan mereka.
Baca juga : Mengenali Jenis-Jenis Euforia Berdasarkan Faktor Pemicunya
Cerita yang Berlebihan

Kebohongan patologis umumnya beriringan dengan cerita yang berlebihan. Para pembohong patologis ini memiliki alur cerita yang dramatis, rumit, dan detail. Walaupun apa yang diungkapkan adalah sebuah kebohongan, namun mereka cukup pandai dalam merangkai kebohongan tersebut. Tentu saja tindakan tersebut dilakukan demi meyakinkan orang lain.
Misalnya, pembohong patologis akan bercerita mengenai penyakit yang sedang mereka alami. Mereka akan menceritakan mulai dari mengapa mereka bisa mengalami penyakit tersebut, dan tidak lupa tentang bagaimana tersiksanya mereka dalam menghadapi penyakitnya. Kondisi ini umumnya dilakukan hanya sekedar untuk mendapatkan simpati dari orang yang mendengar kebohongannya.
Terkesan Meyakinkan

Walaupun kebohongan yang diungkapkan oleh pembohong patologis ini tidak memberikan manfaat yang berarti bagi kehidupannya, namun mereka sebisa mungkin meyakinkan orang lain tentang apa yang mereka ungkapkan. Pembohong patologis umumnya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta rasa percaya diri yang tinggi. Maka tidak heran mengapa mereka pandai dalam berbohong.
Misalnya, pembohong patologis akan bercerita dengan penuh keyakinan, bahkan mereka juga meyakini kebenaran cerita mereka.
Menggambarkan Diri Sebagai Korban atau Pahlawan

Pembohong patologis memang umumnya tidak mengharapkan manfaat berarti dari kebohongan yang mereka ungkapkan. Meski demikian, mereka selalu ingin mendapatkan perhatian dan simpati dari orang lain akan cerita mereka. Namun, perhatian dan simpati itu tidak untuk mendapatkan keuntungan berupa materi atau sejenisnya.
Demi membangun perhatian dan simpati dari orang lain, para pembohong patologis ini sering kali menggambarkan diri mereka sebagai korban atau pahlawan. Sebagai korban untuk mendapatkan simpati atau rasa kasihan dari orang lain, dan sebagai pahlawan untuk membuat orang lain terkesan terhadap dirinya.
Misalnya, pembohong patologis akan menceritakan kisah mereka dalam menyelamatkan orang lain dalam sebuah kecelakaan besar, atau cerita bagaimana mereka disiksa atau diperlakukan tidak baik oleh keluarga dan orang-orang terdekatnya.
Itu dia beberapa tanda-tanda dari pembohong patologis. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater jika kamu merasakan masalah kesehatan mental, atau adanya perilaku menyimpang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat,
Baca juga : Euforia Serta Dampak Terhadap Kehidupan
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



