Deeptalk.co.id – Istilah mood swing tentu tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Istilah yang satu ini memang sudah cukup sering digunakan. Baik itu dalam dunia profesional, maupun dalam percakapan sehari-hari. Mood swing adalah kondisi dimana seseorang mengalami perubahan suasana hati dari suasana hati positif menjadi negatif, atau sebaliknya. Kondisi yang satu ini pada dasarnya cukup normal. Dengan catatan, perubahan suasana hati dipicu oleh sesuatu yang jelas dan masih dalam kontrol penderitanya.
Walaupun mood swing merupakan hal yang normal, namun kondisi tersebut juga bisa menjadi lampu kuning untuk kondisi-kondisi tertentu. Pasalnya, kita memang tidak bisa dipungkiri bahwa mood swing merupakan salah satu gejala dari beberapa gangguan mental serius. Paling umum kita jumpai pada penderita bipolar.
Kabar buruknya, rupaya kondisi mood swing ini cukup sering dialami oleh generasi saat ini. Khususnya mereka para gen z. Data yang dikeluarkan oleh Kaiser Family Foundation di tahun 2018, terdapat sekitar 45% remaja mengalami perubahan suasana hati yang ekstrim. Dengan demikian, kondisi mood swing ini memang perlu mendapatkan perhatian khusus.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai kondisi mood swing, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai jenis-jenis mood swing. Namun sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekat mengalami beberapa gejala gangguan mental. Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut bersama psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Jenis-Jenis Mood Swing Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Berdasarkan tingkat keparahannya, kondisi mood swing terbagi atas tiga jenis, yaitu:
Mood swing ringan
Jenis yang pertama adalah mood swing ringan. Seperti namanya, kondisi mood swing yang satu ini pada dasarnya masih cukup aman. Kondisi mood swing ringan ditandai dengan perubahan emosi yang normal dan tidak ekstrim dan umumnya tidak akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Contohnya saat kita merasa senang karena memenangkan perlombaan, atau sedih saat menonton film sedih. Mood swing ringan bisa diatasi dengan relaksasi, olahraga, atau melakukan meditasi.
Mood swing sedang
Jenis yang kedua adalah mood swing sedang. Kondisi mood swing sedang adalah kondisi perubahan suasana hati yang sedikit lebih parah dari kondisi sebelumnya. Meski demikian, kondisi ini umumnya masih bisa ditangani secara mandiri. Mood swing sedang ditandai dengan perubahan emosi yang lebih ekstrim dan berkepanjangan, dan lumayan mempengaruhi hubungan sosial. Contohnya, perasaan sedih yang dialami saat mendengarkan kabar duka dari orang yang disayang. Mood swing sedang bisa diatasi dengan konsultasi psikologis, psikoterapi, dan juga pengobatan.
Mood swing berat
Jenis ketiga adalah mood swing berat. Pada jenis yang satu ini kondisi mood swing sudah menjadi cukup serius, dan perlu untuk menjadi perhatian khusus. Mood swing berat ditandai dengan perubahan emosi yang sangat ekstrim dan berkepanjangan, serta sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Pada kondisi ini, penderita perlu mendapatkan bantuan dari profesional. Contohnya, perasaan depresi yang berkepanjangan, manik, atau perubahan emosi yang sangat ekstrim lainnya. Mood swing berat bisa diatasi dengan pengobatan profesional, bisa dengan psikolog atau psikiater, terapi intensif, dan tentunya penting mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat.
Baca juga: Benarkah Gen Z Mudah Mengalami Mood Swing?
Jenis-Jenis Mood Swing Berdasarkan Penyebabnya

Selain berdasarkan tingkat keparahannya, jenis-jenis mood swing juga terbagi kedalam beberapa bagian berdasarkan penyebabnya, yaitu:
Mood swing hormonal
Jenis mood swing berdasarkan penyebab yang pertama adalah mood swing hormonal. Seperti namanya, mood swing hormonal adalah kondisi perubahan suasana hati yang dipicu oleh perubahan hormonal seseorang. Kondisi semacam ini umumnya dialami oleh wanita yang cenderung memiliki kondisi hormon yang berbeda-beda. Contohnya, perubahan suasana hati saat PMS, menopouse, atau kehamilan.
Mood swing psikologis
Jenis mood swing berdasarkan penyebab yang kedua adalah mood swing psikologis. Jenis yang satu ini adalah kondisi perubahan suasana hati yang dipicu oleh kondisi psikologis seseorang. Misalnya perubahan suasana hati pada penderita depresi, bipolar, gangguan kecemasan, dan lain sebagainya.
Mood swing fisiologis
Jenis mood swing berdasarkan penyebab yang ketiga adalah mood swing fisiologis. Perlu diketahui bahwa kondisi fisik dan mental memang saling mempengaruhi satu sama lain. Untuk kasus mood swing fisiologis ini, yaitu perubahan suasana hati yang dipicu oleh kondisi medis, seperti pada penderita diabetes, tiroid, dan penyakit neurologis.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai jenis-jenis mood swing. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Waspada Kemungkinan Bunuh Diri Pada Penderita Depresi
Sumber:
Kaiser Family Foundation. (2018). The Impact of Social Media on Mental Health in Young People.
American Psychological Association. (2020). Mood Swings.
National Institute of Mental Health. (2020). Bipolar Disorder.
World Health Organization. (2019). Mental Health.
Kessler, R. C., et al. (2003). The prevalence and correlates of serious mental illness (SMI) in the World Health Organization's World Mental Health Survey Initiative. World Psychiatry, 2(2), 114-125.
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
EduQuotient : @eduquotientofficial



