Semua artikel
Perilaku

Mengenal Jenis-Jenis dan Cara Mengatasi Gaya Hidup Hedonisme

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Gaya hidup hedonisme merupakan gaya hidup yang berpandangan bahwa kebahagiaan dan kesenangan harus terus dikejar, bagaimanapun itu caranya. Para penganut gaya hidup hedonisme beranggapan kebahagiaan bisa dirasakan dengan hal-hal yang bersifat materi. Maka tidak heran jika mereka cenderung materialistis dalam menanggapi segala sesuatunya.

Walaupun terkesan menyenangkan dan dipenuhi kemewahan, namun gaya hidup yang satu ini cenderung menganut pro dan kontra di dalamnya. Bahkan tidak sedikit orang barang beranggapan bahwa gaya hidup hedonisme merupakan gaya hidup yang negatif. Hal ini salah satunya disebabkan oleh sifat boros, individualis, dan terlalu materialistis dalam mencapai kebahagiaan versi mereka.

Lantas seperti apa gaya hidup hedonisme itu, dan bagaimana cara mengatasinya? Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai jenis-jenis dan cara mengatasi gaya hidup hedonisme. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah kesehatan mental atau perilaku menyimpang, maka segera lakukan konsultasi dengan psikolog atau orang yang ahli di bidangnya. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai jenis-jenis dan cara mengatasi gaya hidup hedonisme.

Jenis-Jenis Gaya Hidup Hedonisme

Gaya hidup hedonisme yang terjadi di masyarakat umumnya terbagi ke dalam tiga jenis utama, yaitu psychological hedonism, evaluative hedonism, dan rationalizing hedonism. Berikut penjelasannya:

Psychological Hedonism

Jenis yang pertama adalah psychological hedonism. Para penganut gaya hidup hedonisme yang satu ini memiliki pandangan bahwa setiap manusia memang dilahirkan dengan keinginan untuk mencari kesenangan. Maka dari itu, bagi mereka cukup adil jika siapapun mengusahakan kesenangan mereka bagaimanapun itu caranya.

Disisi lain, penganut gaya hidup psychological hedonism ini juga beranggapan bahwa manusia secara naluriah akan menjauhi hal-hal yang menyebabkan dirinya merasakan sakit dan derita. Hal-hal tersebut dianggap sebagai bawaan lahir setiap manusia.

Evaluative hedonism

Jenis yang kedua adalah evaluative hedonism. Bagi para penganut evaluative hedonism, kesenangan dan kebahagiaan merupakan sesuatu yang harus mereka kejar. Bagi mereka tidak ada alasan untuk tidak berusaha mendapatkan kesenangan.

Penganut gaya hidup evaluative hedonism ini memiliki pandangan bahwa hanya kesenanganlah yang sangat berharga, dan rasa sakit serta ketidaksenangan adalah hal yang mengecewakan. Maka dari itu mereka mengupayakan kesenangan, dan merasa tidak layak untuk rasa sakit.

Baca juga : Hedonisme : Gaya Hidup yang Mencari Kesenangan Tanpa Batas

Rationalizing hedonism

Jenis gaya hidup hedonisme yang terakhir adalah rationalizing hedonism. Berbeda dengan jenis-jenis gaya hidup hedonisme sebelumnya, penganut gaya hidup rationalizing hedonism ini akan mencari kesenangan mereka. Namun disisi lain mereka juga akan menerima segala konsekuensi yang didapatkan. Artinya, mereka tidak semata-mata memahami kesenangan itu saja. Terlepas dari mereka mengetahui konsekuensi dari kesenangan yang mereka dapatkan, para menganut rationalizing hedonism ini tetap akan mengejar hal tersebut.

Cara Mengatasi Gaya Hidup Hedonisme

Walaupun beberapa orang tetap berpegang teguh terhadap gaya hidup hedonisme yang dianggap baik. Namun tidak bisa kita pungkiri bahwa gaya hidup yang satu ini bisa mendatangkan berbagai masalah dalam kehidupan. Masalah yang paling umum dirasakan adalah masalah dari segi ekonomi dan psikologis.

Sifat boros yang dimiliki oleh penganut gaya hidup hedonisme ini tidak jarang membuat mereka terlilit hutang. Mereka juga tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik. Masalah-masalah perekonomian semacam itu justru menjurus pada kesehatan mental. Akibatnya, tidak jarang dari mereka yang mengalami stress, depresi, bahkan melakukan percobaan bunuh diri.

Setelah mengetahui dampak dari gaya hidup hedonisme, tentu penting bagi kita memahami cara mengatasi gaya hidup tersebut. Untuk itu, berikut beberapa cara mengatasi gaya hidup hedonisme:

Mengubah pola pikir

Jika sebelumnya kamu memiliki pola pikir konsumtif, artinya selalu membelanjakan uang tanpa pertimbangan. Maka sudah waktunya untuk mengubahnya menjadi produktif. Artinya, kamu perlu mempertimbangkan segala tindakan dengan manfaatnya di masa yang akan datang.

Pahami konsep self reward yang sesungguhnya

Tidak sedikit orang yang menjadikan alasan self reward sebagai media konsumtif. Walaupun pada dasarnya konsep self reward adalah hal yang baik, namun kesalahan dalam pengaplikasiannya justru bisa berdampak negatif. Untuk itu, coba batasi hal-hal yang bisa membuatmu mendapatkan self reward. Selain itu, self reward juga tidak harus bersifat materi atau hal-hal mahal.

Mencari pertemanan yang positif

Tidak bisa dipungkiri bahwa lingkungan pertemanan akan mempengaruhi kita dalam bertindak. Salah satunya bisa memicu gaya hidup hedonisme. Untuk itu, pandai-pandailah menentukan pertemanan yang positif. Cari lingkungan yang mampu meningkatkan value diri, bukan malah meningkatkan perilaku konsumtif.

Kesenangan tidak harus bersifat materi

Perlu dipahami bahwa ada banyak sekali cara untuk mendapatkan kesenangan. Tidak semua tentang materi dan gaya hidup hedonisme. Misalnya dengan mendapatkan lingkungan yang positif, mengerjakan hobi, menyenangkan orang lain, dan masih banyak lagi.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai jenis-jenis dan cara mengatasi gaya hidup hedonisme. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Mengenal Dampak Positif dan Negatif Dari Retail Therapy

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengenal Jenis-Jenis dan Cara Mengatasi Gaya Hidup Hedonisme — DeepTalk