Deeptalk.co.id – Xenophobia merupakan salah satu bagian dari gangguan fobia spesifik yang ditandai dengan adanya rasa takut berlebih terhadap orang asing atau orang yang berbeda dari penderita. Jika dilihat sekilas dari pengertiannya, xenophobia hampir mirip dengan sikap rasisme. Karena itu pula, banyak orang yang menyamakan keduanya. Meski demikian, rasisme dan xenophobia adalah dua hal yang berbeda.
Rasisme merupakan bentuk kepercayaan bahwa karakteristik fisik seseorang akan menentukan sifat, kemampuan, dan penilaian seseorang secara spesifik. Orang yang rasis sering kali melakukan penindasan terhadap orang-orang yang dianggap lebih rendah dari mereka. Misalnya, orang kulit putih yang merasa lebih tinggi dan menindas orang kulit hitam yang dianggap lebih rendah.
Sedangkan penderita xenophobia memiliki ketakutan kepada orang-orang yang berbeda atau berasal dari luar area mereka. Mereka tidak fokus terhadap karakteristik fisik, kemampuan, dan sifat orang lain. Mereka hanya menghindari orang luar karena takut merasa terancam atau akan diancam oleh orang luar tersebut.
Selain itu, jika orang yang rasis mengkategorikan orang-orang berdasarkan bentuk fisiknya, penderita xenophobia hanya mengkategorikan orang-orang berdasarkan “orang luar” dan “orang dalam” saja. Orang dalam akan sebisa mungkin menolak masuknya orang luar dalam area mereka karena dianggap sebagai sebuah ancaman.
Berbeda dengan orang yang rasis, mereka tidak selalu menghindari orang-orang yang ditindasnya. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan hidup berdampingan. Tidak jarang beberapa dari mereka menjadikan orang yang ditindas sebagai karyawan bahkan juga sebagai budak.
Setelah mengetahui perbedaan antara xenophobia dan rasisme, artikel ini akan memberikan penjelasan lebih detail mengenai xenophobia.
Jenis-Jenis Xenophobia

Xenophobia sendiri terbagi atas dua jenis, yaitu :
Xenophobia budaya
Xenophobia budaya merupakan bentuk ketidaksukaan seseorang terhadap budaya lain. Mereka beranggapan bahwa makanan, tarian, film, dan hal-hal terkait budaya lain adalah sesuatu yang tidak berkualitas dan lebih rendah dibandingkan apa yang dimiliki oleh budayanya sendiri.
Xenophobia imigran
Xenophobia imigran merupakan bentuk ketidaksukaan seseorang terhadap imigran atau orang-orang yang dianggap imigran. Mereka tidak bisa menerima kehadiran orang asing di area mereka. Terutama pada orang yang berasa dari negara berbeda dengan perawakan, keyakinan, dan bahasa yang berbeda.
Ciri-Ciri Xenophobia

Penderita xenophobia umumnya akan merasa tidak nyaman jika terdapat orang baru yang berasal dari kelompok berbeda. Mereka juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari area-area yang dianggap terdapat orang yang berbeda dengan mereka.
Tidak hanya menghindar, penderita xenophobia juga cenderung menolak untuk menjalin hubungan sosial dengan orang-orang yang berbeda dari segi asal, bentuk fisik, cara berpakaian, dan faktor-faktor eksternal lainnya. Mereka juga akan mengalami kesulitan untuk berbaur dengan orang-orang yang berasal dari ras berbeda.
Baca juga: Ini Dia Macam-Macam Gangguan Fobia yang Unik
Dampak Xenophobia

Xenophobia bukanlah hal yang bisa dibiarkan begitu saja. Pasalnya, penderita xenophobia dapat mendatangkan berbagai kerugian bagi diri sendiri dan orang-orang disekitarnya. Penderita xenophobia juga berpotensi menjadi pemecah antara dua budaya yang berbeda.
Rasa takut berlebih terhadap individu atau kelompok yang berbeda dengannya dapat memicu berbagai kondisi seperti isolasisme, diskriminasi, ujaran kebencian, permusuhan, dan masih banyak lagi. Bahkan dalam kasus yang cukup besar, xenophobia bisa memicu terjadinya peperangan antar dua suku atau negara sekalipun.
Tips Mengatasi Xenophobia

Setelah mengetahui dampak dari xenophobia yang ternyata tidak biasa itu, kita perlu untuk memerangi gangguan yang satu ini. Penderita xenophobia umumnya orang-orang yang memiliki kehidupan yang aman bersama orang-orang dengan ciri khas yang sama dengannya. Tidak heran jika mereka tampak ketakutan saat hadirnya orang yang berbeda.
Jika kamu merasa memiliki gejala dari xenophobia, untuk mengatasi hal tersebut cobalah untuk sesekali menjelajah di tempat yang jauh, berkenalan dengan orang yang berbeda, dan mencoba apa yang orang lain dari luar daerah mu lakukan. Dengan demikian, kamu akan belajar memahami orang-orang yang berbeda dengan mu.
Rasa khawatir berlebih yang dialami oleh penderita xenophobia sebenarnya karena mereka tidak pernah merasakan berada di posisi orang asing. Mereka selalu nyaman dengan posisinya dan enggan untuk berbaur lebih luas. Untuk itu, bepergian merupakan cara yang pas untuk mengatasi gangguan yang satu ini.
Walaupun di awal akan sangat sulit, namun semua itu akan semakin membaik dengan berjalannya waktu. Xenophobia memang bukan gangguan yang menular, hanya saja gangguan yang satu ini dapat berkembang dan merusak kesehatan mental seseorang. Untuk itu, sebelum menghambat perkembangan individu khususnya dalam bersosialisasi, sebaiknya segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Selain itu, dengan mengatasi xenophobia, maka kamu sudah berpartisipasi dalam menciptakan dunia yang damai dan tentram. Pasalnya, cukup banyak perselisihan yang tercipta akibat xenophobia ini. Terutama perselisihan antar dua budaya atau ras tertentu.
Jika sudah mencoba berbagai cara dan tidak berhasil, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikolog agar mendapatkan penanganan secara profesional. Semoga artikel ini dapat membantu.
Baca juga: Mengenal Macam-Macam Gangguan Belajar Pada Anak



