Semua artikel
Relationship

Mengatasi Fearful-Avoidant Attachment Style

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Fearful-avoidant attachment style adalah pola penjalinan emosional yang kompleks dan seringkali menimbulkan konflik internal bagi individu yang mengalaminya. Bagi mereka yang memiliki fearful avoidant attachment style, hubungan intim dapat menjadi sumber ketidakamanan, takut akan penolakan, dan ambivalensi emosional. Namun, meskipun tantangan yang muncul dari fearful avoidant attachment style, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi dan mengubah pola ini.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara lebih rinci mengenai langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk mengatasi fearful avoidant attachment style. Dari meningkatkan kesadaran diri hingga mendapatkan dukungan profesional, kami akan menjelajahi cara-cara praktis untuk membentuk hubungan yang lebih sehat dan membangun keamanan emosional yang lebih besar.

Pahami Attachment Style Anda

Memahami attachment style serta mengetahui apa yang menyertai diri Anda akan sangat bermanfaat bagi diri Anda. Ini tentu akan mendidik Anda sendiri tentang teori keterikatan sehingga dapat mengidentifikasi tipe yang Anda miliki.

Pertimbangkan terlebih dahulu bagaimana Anda berperilaku dalam hubungan Anda dengan orang lain serta bagaimana hubungan Anda dengan orang tua asuh Anda saat menjadi seorang anak. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan pemahaman mengenai attachment style sehingga waspada apabila Anda memiliki attachment style yang tidak aman untuk segera mengatasi nya.

Baca juga: Mengetahui Arti Sesunguhnya Dari Inner Child

Kesadaran Diri

Mulailah untuk menyadari kapan fearful-avoidant attachment style Anda muncul dan apa saja pemicunya. Jika Anda menemukan perubahan kecil pada pasangan Anda dan pikiran Anda otomatis mengarah pada mereka yang mulai tidak setia atau ingin meninggalkan Anda, perhatikan pemikiran ini sebagai tanda.

Coba gali lebih dalam mengapa Anda bisa merasa demikian dan apa yang bisa Anda lakukan untuk memiliki pemikiran yang lebih sehat. Ketika pasangan Anda menunjukkan perilaku yang tidak biasanya, alih-alih terlalu banyak berpikir bahwa mereka menyembunyikan sesuatu, ubah pemikiran tersebut dengan hal yang lebih positif. Mungkin saja mereka tengah merasa lelah atau mengalami hari yang buruk.

Menyadari pikiran otomatis Anda yang buruk dan mencoba menantangnya ketika muncul ke permukaan dapat membantu Anda merespons situasi dengan cara yang sehat.

Bekerja Pada Keterampilan Komunikasi

Belajar untuk mengkomunikasikan kebutuhan Anda dengan jelas kepada pasangan adalah salah satu cara yang sehat untuk mengatasi fearful-avoidant attachment style. Alih-alih berbicara dengan nada konfrontatif, menyalahkan atau mengkritik, akan lebih baik untuk mengekspresikan terlebih dahulu perasaan Anda.

Anda dapat melakukannya dengan menggunakan pernyataan “saya”, seperti “saya merasa frustasi ketika Anda melakukan hal tersebut,” dan lain sebagainya. Dengan demikian, pasangan Anda cenderung tidak merasa diserang dan seharusnya Anda lebih sedikit kesalahpahaman tentang apa yang Anda rasakan.

Cobalah untuk membiasakan diri mengungkapkan kebutuhan Anda dengan jelas dan langsung sambil bersikap baik. Mengkomunikasikan apa yang Anda butuhkan daripada mendorong pasangan Anda secara tidak langsung dapat membuat pasangan Anda lebih jelas tentang apa yang Anda harapkan darinya.

Tetapkan Batasan yang Sehat

Banyak diantaranya yang memiliki fearful-avoidant attachment style menakutkan kemungkinan bahwa mereka telah melanggar batasan mereka sebagai seorang anak atau sebagai pasangan. Mereka memiliki pandangan yang menyimpang tentang batasan yang sehat.

Sehingga untuk mengatasi dari adanya fearful-avoidant attachment style ini, coba luangkan waktu untuk mempertimbangkan apa yang membuat Anda nyaman dan apa batasan Anda. Anda mungkin memerlukan bantuan dari teman atau orang terdekat dan mungkin terapis jika ini adalah sesuatu yang sulit Anda tentukan dan perlu diperjuangkan. Lalu, komunikasikan batasan Anda tersebut dengan pasangan atau orang lainnya dan patuhi hal itu.

Pertimbangkan Untuk Terapi

Langkah paling terakhir untuk mengatasi fearful-avoidant attachment style ini yakni dengan mencari bantuan terapis konseling. Ini sebagai dukungan ekstra dalam mengelola gaya keterikatan Anda atau ingin belajar menjadi lebih aman.

Melalui metode terapeutik, Anda dapat belajar mengenali pola keterikatan Anda, memeriksa perasaan Anda tentang diri sendiri, dan belajar menjalin hubungan dengan orang lain dengan cara yang sehat. Metode yang biasanya digunakan ialah dengan terapi perilaku kognitif atau CBT.

Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah terapi yang bertujuan untuk membantu mengidentifikasi dan menantang pikiran, emosi, dan perilaku yang tidak membantu. Ini bisa bermanfaat bagi seseorang yang memiliki perasaan tidak aman dan perilaku tidak sehat yang berasal dari keterikatan penghindaran yang menakutkan.

Jenis terapi lainnya adalah terapi interpersonal yang membantu individu belajar bagaimana meningkatkan hubungan interpersonal dan interaksi sosial mereka. Ini bisa cocok untuk seseorang yang ingin mengubah gaya keterikatan mereka dan menjadi lebih aman dalam hubungan mereka.

Selain itu, psikoterapi psikodinamik dapat membantu orang dengan keterikatan penghindaran yang menakutkan menyelidiki bagaimana gaya keterikatan mereka sebagai seorang anak memengaruhi hubungan dewasa mereka.

Baca juga: Waspada Emotional Sponge Saat Terlalu Sering Menjadi Tempat Curhat

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait