Semua artikel
Gangguan Psikologi

Mengalami Gejala nya Belum Tentu Anda Terkena Gangguan Depresi

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Ada banyak kondisi yang menggambarkan gejala depresi, namun jika Anda mengalaminya, ini masih belum tentu Anda mengalami gangguan depresi secara klinis. Sehingga perlu diagnosa lebih lanjut oleh ahli psikologi, dan dalam artikel ini kami akan mengulas hal tersebut. Dan perlu dipahami bahwa artikel ini ditulis sebagai wawasan semata dan bukan sebagai pedoman untuk Anda dapat mendiagnosis sendiri kondisi Anda.

Secara umum, depresi merupakan gangguan suasana hati yang memengaruhi perasaan seseorang dan dapat mengganggu fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan ada sebutan lain yakni gangguan depresi mayor yang merupakan nama klinis untuk apa yang bisa dinilai sebagai depresi. Kondisi tersebut ditandai dengan perasaan sedih atau tidak tertarik pada aktivitas yang biasanya dinikmati selama dua minggu atau lebih.

Meskipun kita biasanya menganggap depresi sebagai perasaan sedih atau terpuruk dalam jangka waktu yang lama, gejala depresi sebenarnya bisa bermacam-macam. Diantaranya seperti adanya perubahan nafsu makan yang menjadi lebih banyak atau sedikit tanpa tujuan apapun, perubahan pola tidur, sering merasa lelah atau kekurangan energi, merasa gelisah, mudah tersinggung atau frustasi, mengalami kesulitan berkonsentrasi, merasa bersalah dan tidak berharga, hingga sering memiliki pikiran untuk bunuh diri.

Gejala depresi juga terjadi dalam bentuk gangguan fisik, seperti sering sakit kepala yang tidak dapat dijelaskan, sakit perut atau sakit punggung. Ada juga banyak masalah medis lain dengan gejala yang mirip dengan gejala depresi, termasuk nyeri kronis, migrain, dan gangguan tiroid.

Beda Gejala dengan Gangguan Depresi Klinis

Akan tetapi, tidak semua kasus depresi itu sama. Anda yang mengalami depresi mungkin mengalami berbagai gejala pada tingkat intensitas yang berbeda untuk jangka waktu yang berbeda. Ini tergantung pada tingkat keparahan gejala dan berapa lama gejala tersebut berlangsung sehingga depresi sendiri dapat dikategorikan menjadi ringan, sedang dan berat.

Pada kondisi depresi ringan, Anda mungkin memiliki satu atau beberapa gejala selama beberapa hari atau minggu. Dengan pada tingkat yang terlihat tetapi tidak terlalu mengganggu kehidupan sehari-hari Anda. Meskipun gejalanya tidak terlalu nampak, inilah yang membuat depresi ringan sulit dideteksi. Depresi ringan pun dapat dengan mudah diobati hanya dengan perubahan gaya hidup seperti diet, olahraga, meditasi dan tetap aktif dengan hobi.

Untuk depresi sedang, dengan kondisi yang lebih parah dari sebelumnya, Anda akan lebih banyak merasakan gejalanya. Beberapa gejala pun mungkin cukup serius untuk mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, dan mungkin bisa berdampak pada hubungan Anda. Depresi sedang dapat diobati dengan baik dengan bantuan profesional selain perubahan gaya hidup.

Sedangkan seseorang yang mengalami depresi berat mungkin mengalami banyak gejala yang sangat serius dengan jangka waktu lebih lama, biasanya enam bulan atau lebih. Tingkat keparahannya ini dapat menyebabkan masalah lain baik di sekolah, pekerjaan atau huungan. Yang pada gilirannya dapat memperburuk beberapa gejala lainnya dan menyebabkan masalah self-esteem. Orang yang mengalami depresi berat adalah yang paling mungkin memiliki pikiran untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri. Sehingga untuk mengobati depresi berat membutuhkan bantuan profesional dari terapis atau psikiater.

Depresi dapat diobati dan gejalanya dapat membaik dengan terapi, perubahan gaya hidup, dan dalam beberapa kasus pengobatan. Namun, jika Anda telah bergumul dengan gejala depresi yang terutama mengganggu kebiasaan rutin Anda seputar tidur atau makan sebaiknya hubungi dokter atau ahli kesehatan mental untuk mendapatkan dukungan dalam mencari tahu jenis perawatan apa yang tepat untuk Anda. Jika tidak diobati, depresi bisa menjadi lebih buruk, dan kasus depresi ringan bisa menjadi lebih parah dari waktu ke waktu.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Attachment Style dan Pengaruhnya Dalam Hubungan

Penilaian Klinis Gangguan Depresi

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Anda yang telah depresi dengan mengalami gejalanya belum tentu mengidap gangguan depresi secara klinis atau sudah dalam tingkat mayor. Dikatakan klinis karena perlu penilaian atau diagnosa lebih lanjut dengan pedoman resmi dari para dokter atau ahli psikologis.

Penilaian diagnostik dapat dilakukan oleh dokter umum yang terlatih, atau oleh psikiater atau psikolog. Mereka akan mencatat keadaan pasien saat ini, riwayat biografis, gejala saat ini, riwayat keluarga serta penggunaan alkohol dan narkoba. Penilaian tersebut juga mencakup pemeriksaan kondisi mental, yang merupakan penilaian suasana hati dan isi pemikiran pasien saat ini. Khususnya adanya tema keputusasaan atau pesimisme, menyakiti diri sendiri atau bunuh diri, dan tidak adanya pemikiran atau rencana positif.

Skala penilaian yang digunakan bukan untuk mendiagnosis gangguan depresi, melainkan untuk memberikan indikasi keparahan gejala untuk jangka waktu tertentu. Sehingga seseorang yang mendapat skor di atas titik batas tertentu dapat dievaluasi lebih menyeluruh untuk diagnosis gangguan depresi. Beberapa skala penilaian yang digunakan untuk tujuan ini termasuk Skala Penilaian Hamilton untuk Depresi, Inventarisasi Depresi Beck, atau Kuesioner Perilaku Bunuh Diri.

Seorang dokter umumnya melakukan pemeriksaan medis dan pemeriksaan penunjang untuk menyingkirkan penyebab lain dari gejala depresi. Ini termasuk tes darah yang mengukur TSH dan tiroksin untuk mengecualikan hipotiroidisme; elektrolit dasar dan kalsium serum untuk menyingkirkan gangguan metabolisme; dan hitung darah lengkap termasuk ESR untuk menyingkirkan infeksi sistemik atau penyakit kronis.

Sedangkan kriteria yang paling banyak digunakan untuk mendiagnosis kondisi depresi ditemukan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) dari American Psychiatric Association dan International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD) dari Organisasi Kesehatan Dunia.

Baca juga: Kondisi Highly Sensitive Person Sebagai Kekuatan

 

Sumber:

Understanding Depression and Depressive Disorders | JED. (2023). The Jed Foundation. https://jedfoundation.org/resource/understanding-depression-and-depressive-disorders/

Major depressive disorder – Wikipedia. (2016, July 31). Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Major_depressive_disorder

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengalami Gejala nya Belum Tentu Anda Terkena Gangguan Depresi — DeepTalk