Semua artikel
Sifat

Memahami Sifat Perfeksionis

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah perfeksionis. Banyak orang yang tidak menyukai sifat yang satu ini. Pasalnya mereka tidak hanya menerapkan standar-standar tinggi untuk kehidupannya saja, namun juga menuntut orang lain untuk dapat mengikuti standar yang telah mereka ciptakan.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai sifat perfeksionis, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai sifat tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan rujukan utama dalam melakukan diagnosis.

Berikut pembahasannya.

Pengertian Perfeksionis

Perfeksionis merupakan istilah yang diberikan untuk menggambarkan sifat orang-orang yang memiliki standar tinggi bahkan mencapai sempurna untuk dirinya dan orang-orang disekitarnya. Pada dasarnya orang yang perfeksionis memiliki hasil yang sempurna, sayangnya mereka terkadang lupa bahwa melakukan kesalahan sesekali itu cukup manusiawi.

Beberapa orang beranggapan bahwa semua orang yang berhasil mencapai kesempurnaan baik itu dalam bidang pendidikan, pekerjaan, atau lain sebagainya sudah pasti menggambarkan sifat perfeksionis. Namun sayangnya tidak semua orang yang dapat melakukan hal dengan baik adalah perfeksionis. Bisa saja mereka memang memiliki keahlian yang memadai dalam bidang tersebut.

Seorang perfeksionis menetapkan standar tinggi, terlepas mereka bisa atau tidak mencapai standar tersebut. Mereka akan merasa sangat tertekan jika tidak berhasil mencapai standarnya, namun mereka akan terus mencobanya sehingga segalanya berjalan sesuai dengan standar mereka. Sayangnya hal ini juga diberlakukan kepada orang-orang disekitarnya, yang terkadang membuat orang lain merasa lelah menghadapi sifat mereka.

Seorang perfeksionis biasanya akan sangat peka terhadap sebuah kesalahan, ketidaksesuaian, atau ketidak sempurnaan. Hal ini membuat mereka dengan mudah menuntut dan mengkritik orang lain untuk dapat bekerja sesuai dengan standar yang mereka miliki.

Penyebab Tumbuhnya Sifat Perfeksionis

Sifat perfeksionis pada umumnya tumbuh saat masih usia kanak-kanak. Dengan demikian, pola asuh orang tua akan sedikit banyak berperan dalam pembentukkan sifat tersebut. Dimana, orang tua yang mendidik dan menuntut anak selalu sempurnah, akan mempelajari hal tersebut dan tumbuh dengan sifat perfeksionis.

Selain faktor dari pola asuh orang tua, sifat perfeksionis juga bisa dipicu oleh beberapa kondisi, seperti adanya rasa takut akan tidak disukai oleh orang lain. Perasaan inilah yang akhirnya membentuk mereka dalam menerapkan standar tinggi.

Obsessive-compulsive disorder atau yang biasa disingkat dengan OCD, merupakan kondisi kesehatan mental yang dapat membuat seseorang memiliki sifat perfeksionis.

Baca juga : Mengenal Istilah Suicidal Thought

Ciri-Ciri Perfeksionis

Untuk dapat mengenal lebih jauh mengenai sifat perfeksionis, kita tentu perlu tahu ciri-ciri apa saja yang mereka miliki. Berikut beberapa ciri-ciri perfeksionis:

Selalu merasa kurang

Seorang perfeksionis yang notabenenya memiliki standar tinggi dalam kehidupan, cenderung kesulitan untuk merasa cukup. Ada saja bagi mereka yang dirasa kurang dan tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Walaupun hal tersebut dianggap sudah sangat baik bagi kebanyakan orang. Bahkan tidak jarang merasa insecure dengan hasil kerja mereka.

Selalu ingin melakukan segala hal dengan sempurna

Seperti pada pengertian perfeksionis itu sendiri, mereka akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan sempurna. Terlepas mereka mampu melakukannya dengan sempurna atau tidak, mereka akan terus mengulanginya hingga sesuai dengan harapan atau ekspektasi mereka.

Didorong oleh rasa takut

Berbeda dengan mereka yang benar-benar memiliki kapasitas dalam mengerjakan sesuatu, seorang perfeksionis justru didorong oleh rasa takut untuk terus bisa mengerjakan segala sesuatunya dengan sempurna. Pada dasarnya mereka justru tidak tertarik dengan apa yang didapatkan dengan mengejar kesempurnaan tersebut.

Membutuhkan pengakuan

Seorang perfeksionis biasanya membutuhkan pengakuan dari orang lain. Mereka berharap orang lain menyaksikan kesuksesan dan mengakui bahwa dirinya benar-benar memiliki kemampuan untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan sempurna.

Standar yang berlebihan

Sudah dijelaskan di awal bahwa seorang perfeksionis memiliki standar tinggi dalam hidupnya. Bahkan saking tingginya standar tersebut, justru terkesan berlebihan dan mustahil untuk dapat dicapai. Walaupun mereka tahu bahwa standar itu diluar jangkauan mereka, namun mereka tetap mengerjakan dan berupaya untuk mencapai standar tersebut.

Sulit menerima kritik

Tidak hanya menetapkan standar tinggi, seorang perfeksionis juga merasa dirinya adalah yang paling sempurna. Hal inilah yang akhirnya membuat mereka sulit untuk menerima kritikan dari orang lain, tidak peduli jika kritikan tersebut dapat membuat mereka berkembang menjadi pribadi yang lebih baik atau tidak.

Tidak menikmati proses

Seorang perfeksionis merupakan pribadi yang terfokuskan pada hasil. Mereka cenderung tidak peduli dengan proses yang ditempuh. Hal ini membuat mereka tidak menikmati setiap proses yang ada, dan hanya peduli dengan hasil akhir yang sempurna.

Suka mengkritik orang lain

Seorang perfeksionis tidak hanya menerapkan standar tinggi untuk dirinya saja, melainkan juga menuntut orang lain untuk mengikuti standarnya. Seorang perfeksionis justru tidak ragu memberikan kritikan pedas kepada orang lain yang tidak bisa mencapai standar yang mereka miliki.

Itu dia beberapa penjelasan singkat mengenai sifat perfeksionis. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Tips Mencegah Copycat Suicide (Bunuh Diri Karena Meniru Orang)

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait