Semua artikel
Perilaku

Mansplaining : Sikap Laki-Laki yang Merendahkan Perempuan

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Hidup di jaman modern seperti ini rasanya kesetaraan gender sudah menjadi hal yang lumrah yang dipahami dan diterapkan bagi setiap orang. Sayangnya, masih ada saja beberapa oknum yang justru merendahkan perempuan dan menganggap bahwa laki-laki adalah makhluk yang berhak untuk berkuasa. Pandangan semacam itu dikenal dengan istilah mansplaining.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai kondisi mansplaining dan dampak terhadap kesehatan mental, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai kondisi tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.

Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi mental yang tidak stabil, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai mansplaining dan dampaknya terhadap kesehatan mental.

Pengertian Mansplaining

Istilah mansplaining pada dasarnya merupakan singkatan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu man yang artinya laki-laki, dan explaining yang artinya menjelaskan. Dengan demikian, istilah mansplaining sendiri digunakan untuk menggambarkan sikap laki-laki yang menjelaskan sesuatu dengan cara meremehkan perempuan.

Istilah mansplaining pertama kali digambarkan dalam sebuah esai berjudul “Men Explain Things to Me (Facts Didn’t Get in Their Way)” karya Rebecca Solnit pada pada 2008. Esai tersebut menjelaskan mengenai seorang laki-laki yang beranggapan bahwa dirinya mengetahui lebih banyak hal dibandingkan dengan perempuan. Meskipun pada esay tersebut tidak disebutkan istilah mansplaining, namun isi artikel  itu cukup menarik perhatian banyak orang.

Terlepas dari semua itu, istilah mansplaining secara umum dikenal sebagai sebuah istilah yang menggambarkan perilaku seorang laki-laki yang cenderung merendahkan perempuan, atau merasa dirinya lebih unggul dibandingkan dengan perempuan.

Orang-orang yang melakukan mansplaining ini cenderung bersikap menggurui perempuan, dan merasa bahwa perempuan tidak lebih pintar dibandingkan dirinya. Sayangnya, tidak sedikit laki-laki yang tanpa sadar sudah melakukan mansplaining. Hal tersebut dikarenakan cara yang digunakan cukup halus, atau terkadang dianggap sebagai sesuatu yang wajar.

Dampak Perilaku Mansplaining Terhadap Kesehatan Mental Perempuan

Perilaku mansplaining ini memang cukup merugikan, terutama bagi para perempuan. Dalam kasus ini, perempuan menjadi korban dari para laki-laki dengan perilaku mansplaining yang cenderung merendahkan perempuan. Karena hal tersebut, perilaku ini dapat mengganggu kondisi perempuan, terutama pada kondisi mental mereka.

Berikut beberapa dampak perilaku mansplaining terhadap kesehatan mental perempuan:

Berkurang bahkan hilangnya rasa percaya diri

Terlalu sering direndahkan akan membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri mereka. Hal yang sama juga berlaku untuk perilaku mansplaining. Kondisi ini juga bisa berdampak kepada timbulnya rasa tidak nyaman dengan karir, hilangnya minat untuk mengembangkan diri, hingga tidak percaya diri untuk memasuki bidang yang didominasi oleh laki-laki.

Baca juga : Withdrawal Syndrome : Gejala Putus Obat

Penurunan produktivitas

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, perempuan yang selalu menjadi korban mansplaining memiliki kecenderungan penurunan produktivitas. Terutama saat lingkungan didominasi oleh laki-laki, perempuan korban mansplaining ini cenderung mencari tempat lain yang dianggap bisa menghargai keberadaannya.

Selain dua kondisi di atas, menjadi korban mansplaining juga bisa menimbulkan rasa malu, tidak berharga, sakit hati, atau bahkan memiliki rasa bersalah yang tinggi. Sekilas memang dampak dari mansplaining ini cukup sederhana, namun semua itu bisa merambat ke hal-hal yang lebih buruk seperti stress, depresi, bahkan menimbulkan keinginan bunuh diri.

Ciri-Ciri Pelaku Mansplaining

Setelah mengetahui dampak dari perilaku mansplaining, kita tentu perlu mengenal ciri-ciri dari pelaku mansplaining. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pelaku mansplaining bahkan sering kali tidak menyadari hal tersebut. Selain itu, sebagai perempuan kita juga perlu membekali diri dengan pengetahuan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan.

Berikut beberapa ciri-ciri pelaku mansplaining:

Mendominasi pembicaraan

Pelaku mansplaining umumnya cenderung mendominasi pembicaraan. Bahkan mereka tidak berniat untuk bertanya atau meminta pendapat lawan jenisnya. Justru, mereka akan selalu berusaha untuk menjawab pertanyaan dan memberikan pendapat.

Mengabaikan lawan bicara perempuan

Jika berada dalam suatu forum yang berisikan laki-laki dan perempuan, maka pelaku mansplaining akan lebih fokus kepada lawan bicara laki-laku dan cenderung mengabaikan lawan bicara perempuan.

Nada bicara yang terkesan merendahkan

Walaupun pelaku mansplaining tidak secara terang-terangan merendahkan perempuan, namun hal tersebut bisa dilihat dari nada bicara mereka yang cenderung merendahkan. Misalnya seperti seorang atasan yang berbicara kepada bawahannya.

Berperilaku kasar kepada perempuan

Tidak hanya dengan nada bicara untuk memberikan respon merendahkan bagi perempuan, pelaku mansplaining juga akan berperilaku kasar sebagai wujud mereka yang tidak menghargai keberadaan perempuan. Tidak jarang mereka mencela kalimat perempuan, atau secara terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya terhadap kehadiran perempuan.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi mansplaining dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Waspada Komplikasi Gangguan Depersonalisasi dan Cara Mengatasinya

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mansplaining : Sikap Laki-Laki yang Merendahkan Perempuan — DeepTalk