Semua artikel
Gangguan Psikologi

Macam-Macam Obsesi Kompulsif Disorder (OCD): Checking, Cleaning, Counting

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id –Kamu mungkin pernah mendengar istilah Obsesi Kompulsif Disorder (OCD). Namun, tahukah kamu bahwa OCD bukan hanya sekadar ketelitian atau kebiasaan tertentu. Tapi OCD adalah gangguan mental yang melibatkan pola pikir dan perilaku yang berulang. Pikiran dan perilaku tersebut sulit untuk dikendalikan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi tiga jenis obsesi kompulsif disorder yang umum: pemeriksaan, pembersihan, dan penghitungan. Mari kita bahas bersama-sama.

Jenis Obsesi Kompulsif Disorder: Pemeriksaan atau Checking

Obsesi kompulsif disorder jenis pemeriksaan atau checking. Seringkali ditandai dengan perasaan yang kuat untuk memeriksa sesuatu berkali-kali. Contohnya, kamu mungkin sering merasa perlu untuk memeriksa apakah pintu sudah terkunci. Selain itu terus memeriksa Apakah oven sudah dimatikan. Hal ini mungkin dimulai dengan niat baik untuk memastikan keamanan. Tetapi pada OCD, rasa takut dan kegelisahan akan terus muncul hingga kamu memeriksanya berulang kali. Walaupun kamu mengetahui bahwa pikiran tersebut tidaklah benar.

Penting untuk diingat bahwa OCD bukanlah hanya sifat perfeksionis biasa. Pada OCD jenis ini, kamu akan merasa terjebak dalam siklus yang mengharuskan kamu untuk terus memeriksa hal yang sama berulang kali. Walaupun kamu sudah tahu bahwa hal tersebut tidak rasional. Sehingga pikiran obsesif tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Akibatnya menyebabkan stres yang luar biasa.

Baca juga: Ini yang Terjadi Ketika Berteman dengan Narsistik

Jenis Obsesi Kompulsif Disorder: Membersihkan atau Cleaning

Selanjutnya, kita akan membahas OCD jenis pembersihan atau cleaning. Jika kamu mengalami jenis ini, kamu mungkin merasa perlu untuk membersihkan barang atau area tertentu secara berulang-ulang. Kamu mungkin terobsesi dengan kebersihan. Banyak kasus mengenai jenis OCD ini adalah mereka takut terhadap kuman dan kontaminasi. Sehingga di mana dan kapanpun mereka harus sedia tisu ataupun bolak-balik ke kamar mandi.

Contoh dari OCD pembersihan adalah ketika kamu merasa harus mencuci tangan secara berlebihan. Bahkan setelah selesai mencuci tangan pun kamu merasa bahwa tanganmu masih tetap saja kotor. Dalam kasus yang lebih ekstrem, seseorang bisa mencuci tangan hingga tangannya berdarah. Hal ini karena dirinya selalu terus-menerus mencuci tangannya terlalu banyak.

Contoh lainnya adalah membersihkan rumah berkali-kali dalam sehari. Kamu mungkin akan mengelap perabotan rumah lebih dari satu kali. Atau kamu mungkin berpikir bahwa hanya mengelap peralatan rumah itu tidak menjamin kuman akan hilang. Sehingga kamu menggunakan bahan kimia yang berlebihan untuk membersihkan permukaan barang perabotan rumah. Kekhawatiran terhadap bakteri atau kotoran seringkali mendorong perilaku membersihkan yang berlebihan ini. Karena itu, membersihkan rumah bagi OCD akan menyita waktu dan tenaga yang sangat banyak daripada orang biasanya.

Meskipun pada awalnya tujuan dari perilaku ini adalah untuk menjaga kebersihan. Tapi OCD jenis ini membuat kamu terjebak dalam siklus yang tak berujung. Kamu mungkin menyadari bahwa perilaku tersebut tidak proporsional. Tetapi kecemasan dan perasaan tidak nyaman yang muncul jika tidak membersihkan sesuatu secara berulang-ulang. Sehingga membuat kamu sulit menghentikan kebiasaan tersebut.

Jenis Obsesi Kompulsif Disorder: Menghitung atau Counting

OCD jenis terakhir yang akan kita bahas adalah penghitungan atau counting. Jika kamu mengalami jenis ini, kamu mungkin merasa terdorong untuk melakukan penghitungan berulang-ulang pada objek. Ataupun pada tindakan tertentu dengan jumlah yang spesifik. Misalnya, kamu mungkin merasa perlu menghitung langkah atau mengulang suatu kata dalam pikiranmu berulang kali.

Perilaku penghitungan ini bisa sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari kamu. Kamu mungkin merasa tidak puas atau cemas jika tidak melakukan penghitungan sesuai dengan pola yang telah kamu tentukan. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi dan membuat kamu kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari.

Mengatasi Obsesi Kompulsif Disorder (OCD)

Penting untuk diingat bahwa OCD adalah gangguan mental yang dapat diobati. Jika kamu merasa mengalami gejala-gejala OCD, ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil. Pertama, kamu dapat mencari bantuan dari profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater. Mereka dapat memberikan diagnosis yang akurat dan memberikan terapi yang sesuai.

Selain itu, pendekatan lain yang dapat membantu adalah terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini melibatkan pengenalan pola pikir yang tidak rasional dan menggantinya dengan pola pikir yang lebih sehat dan realistis. CBT juga melibatkan praktik menghadapi ketakutan secara bertahap. Tujuannya untuk mengurangi perilaku kompulsif.

Tidak perlu merasa malu dalam menghadapi OCD. Banyak orang mengalami gangguan ini. Jadi dengan bantuan yang tepat, kamu dapat mengelola dan mengatasi gejala-gejala OCD. Sehingga dapat hidup dengan lebih baik.

Kita telah memahami tiga jenis obsesi kompulsif disorder yang umum dialami, yaitu pemeriksaan, pembersihan, dan penghitungan. Penderita obsesi kompulsif Disorder pasti mengalami salah satu dari jenis OCD ini. Penting untuk diingat bahwa OCD adalah gangguan mental yang dapat diobati. Sehingga dengan bantuan yang tepat, kamu dapat mengelola dan mengatasi gejalanya.

Baca juga: Apa yang Menjadi Penyebab Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi?

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Macam-Macam Obsesi Kompulsif Disorder (OCD): Checking, Cleaning, Counting — DeepTalk