Semua artikel
Gangguan Psikologi

Kleptomania: Mengambil Barang Tanpa Izin Secara Impulsif

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Kamu pasti pernah mendengar atau mungkin pernah mengalami situasi di mana ada orang yang mengambil barang tanpa izin atau membawa pulang barang dari toko tanpa membayar. Padahal, orang tersebut sebenarnya tidak membutuhkan barang tersebut dan tahu bahwa tindakan itu salah. Hal ini bisa jadi merupakan tanda dari sebuah gangguan mental yang disebut kleptomania. Kita akan membahas lebih lanjut tentang gangguan ini dalam artikel ini.

Apa Itu Kleptomania?

Kleptomania adalah gangguan mental di mana seseorang merasa keinginan yang kuat untuk mengambil barang tanpa izin, meskipun sebenarnya tidak membutuhkan barang tersebut dan sadar bahwa tindakan tersebut salah. Gangguan ini bukanlah suatu tindakan kejahatan biasa seperti pencurian, karena kleptomania tidak disebabkan oleh motif ekonomi atau keuntungan.

Sebenarnya, kleptomania merupakan gangguan kontrol impuls di mana otak seseorang terus-menerus memicu keinginan untuk mengambil barang tanpa izin. Gangguan ini biasanya dialami oleh orang dewasa, terutama perempuan, dan bisa muncul bersamaan dengan gangguan mental lain seperti depresi atau kecemasan.

Gejala Kleptomania

Kamu mungkin penasaran, bagaimana mengenali seseorang yang menderita kleptomania? Beberapa gejala yang bisa kamu perhatikan antara lain:

  • Merasa keinginan yang kuat untuk mengambil barang tanpa izin
  • Tidak dapat menahan keinginan tersebut meskipun sudah berusaha keras
  • Mengalami rasa cemas atau tertekan sebelum dan setelah melakukan tindakan mengambil barang
  • Merasa lega atau bahkan bersemangat setelah berhasil mengambil barang
  • Tidak membutuhkan barang tersebut dan seringkali memberikan barang tersebut pada orang lain atau membuangnya

Namun, penting untuk diingat bahwa kleptomania bukanlah hal yang mudah untuk didiagnosis karena gejalanya bisa sangat mirip dengan perilaku kejahatan pada umumnya. Sebelum didiagnosis dengan kleptomania, dokter akan mengevaluasi kemungkinan faktor lain seperti kecanduan narkoba atau alkohol atau gangguan mental lain seperti gangguan obsesif-kompulsif.

Baca juga: Mengapa Kleptomania Tidak Bisa Dibandingkan dengan Kejahatan Pencurian Biasa?

Mengatasi Kleptomania

Kleptomania dapat diatasi dengan pengobatan dan terapi. Terapi perilaku kognitif dapat membantu seseorang untuk mengidentifikasi dan mengatasi pemicu kleptomania serta memperkuat kontrol diri. Selain itu, pengobatan dengan obat-obatan seperti antidepresan atau stabilizer mood dapat membantu mengurangi keinginan untuk mengambil barang tanpa izin.

Namun, pengobatan kleptomania bukanlah hal yang mudah. Seseorang yang menderita kleptomania seringkali merasa malu dan enggan untuk mencari bantuan. Oleh karena itu, dukungan dari keluarga dan teman-teman sangat penting dalam proses penyembuhan.

Kita juga harus memahami bahwa kleptomania tidak bisa sembuh dalam semalam. Butuh waktu, kesabaran, dan kerja keras untuk mengatasi gangguan ini.

Bagaimana Mencegah Kleptomania?

Tentu saja, lebih baik mencegah daripada mengobati. Jika kamu merasa memiliki kecenderungan untuk mengambil barang tanpa izin atau cenderung impulsif, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kleptomania:

  • Membuat daftar kebutuhan dan prioritas barang yang ingin dibeli
  • Berbicara dengan seseorang yang dapat dipercaya ketika merasa cemas atau tertekan
  • Berolahraga dan beraktivitas fisik untuk mengurangi stres
  • Menghindari situasi yang memicu keinginan untuk mengambil barang tanpa izin, seperti toko-toko kecil atau situasi di mana ada banyak barang yang tidak terjaga
  • Mengikuti terapi perilaku atau konseling jika merasa memiliki kecenderungan untuk mengambil barang tanpa izin

Kleptomania bisa memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan. Tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain yang menjadi korban tindakan tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala kleptomania dan mencari bantuan jika diperlukan.

Kita sebagai masyarakat juga perlu meningkatkan pemahaman dan empati terhadap orang yang menderita kleptomania. Tidak jarang, mereka dianggap sebagai penjahat dan dijauhi oleh masyarakat. Padahal, mereka juga membutuhkan dukungan dan pengertian dari lingkungan sekitar untuk dapat sembuh dari gangguan yang mereka alami.

Dapat Disimpulkan

Kleptomania adalah gangguan kontrol impuls di mana seseorang merasa keinginan yang kuat untuk mengambil barang tanpa izin, meskipun sebenarnya tidak membutuhkan barang tersebut dan sadar bahwa tindakan tersebut salah. Kleptomania bukanlah tindakan kejahatan biasa seperti pencurian, karena tidak disebabkan oleh motif ekonomi atau keuntungan. Gangguan ini bisa diatasi dengan pengobatan dan terapi, serta dukungan dari keluarga dan teman-teman.

Mencegah kleptomania lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah kleptomania, seperti membuat daftar kebutuhan dan prioritas barang yang ingin dibeli, berbicara dengan seseorang yang dapat dipercaya ketika merasa cemas atau tertekan, dan menghindari situasi yang memicu keinginan untuk mengambil barang tanpa izin.

Kita sebagai masyarakat juga harus memahami dan memberikan dukungan kepada orang yang menderita kleptomania. Tidak hanya memahami gejala dan penyebabnya, tetapi juga memberikan empati dan dukungan untuk proses penyembuhan. Dengan demikian, kita dapat membantu orang yang menderita kleptomania untuk bisa sembuh dan kembali menjalani kehidupan normal dengan lebih baik.

Baca juga: Bagaimana Mengidentifikasi dan Mengatasi Kleptomania pada Anak

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kleptomania: Mengambil Barang Tanpa Izin Secara Impulsif — DeepTalk