Semua artikel
Gangguan Psikologi

Ketahui Jenis Gangguan Mental Dengan Impulsif Sebagai Gejalanya

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Perilaku impulsif, secara luas didefinisikan sebagai tindakan tanpa pandangan ke depan yang tidak dipahami dengan baik, diungkapkan secara prematur, terlalu berisiko, dan tidak sesuai dengan situasi. Impulsif dikaitkan dengan hasil yang tidak diinginkan, bukannya diinginkan. Perilaku impulsif merupakan karakteristik dari sejumlah kondisi gangguan kesehatan mental.

Mereka yang mengalami perilaku impulsif ini mungkin kerap membuat keputusan tergesa-gesa, suka bertengkar dan terlibat dalam perilaku berisiko. Selain merusak hubungan dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan, perilaku impulsif juga dapat menyebabkan kerugian finansial dan hukum jika tidak ditangani.

Selain itu, dikenal juga gangguan pengendalian impuls atau Impuls Control Disorder (ICD) yang ditandai dengan dorongan atau perilaku yang berlebihan dan/atau merugikan diri sendiri atau orang lain, serta menyebabkan gangguan yang signifikan dalam fungsi sosial dan pekerjaan. Gangguan pengendalian impuls adalah kondisi kejiwaan yang relatif umum, namun kurang dipahami oleh masyarakat umum, dokter, dan individu yang berjuang dengan gangguan tersebut.

DSM-IV secara resmi mengakui beberapa kondisi gangguan kesehatan mental sebagai gangguan kontrol perilaku impulsif. Di antaranya ialah yang akan kami jelaskan berikut ini:

1. Perjudian Patologis (PG)

Perjudian patologis adalah gangguan yang ditandai oleh perilaku berjudi yang tidak dapat dikendalikan meskipun menimbulkan konsekuensi negatif. Gejala perilaku impulsif pada gangguan kesehatan mental ini terlihat dalam tindakan pengeluaran besar dalam taruhan tanpa pertimbangan yang matang. Individu dengan perjudian patologis cenderung bertaruh terlalu banyak dan seringkali untuk mengatasi emosi atau masalah finansial mereka. Perjudian yang impulsif dapat menyebabkan kerugian finansial yang parah dan memengaruhi kesehatan mental mereka.

Baca juga: Cara Menemukan Fokus Mendalam Dengan Teknik Mindfulness

2. Kleptomania (KM)

Kleptomania adalah gangguan kesehatan mental yang memicu dorongan impulsif untuk mencuri barang-barang tanpa adanya motivasi finansial atau keuntungan pribadi. Penderita kleptomania mungkin merasa ketegangan sebelum mencuri dan merasa lega setelahnya, mirip dengan pola perilaku kompulsif. Mereka seringkali merasa bersalah atau malu setelah melakukan pencurian, tetapi tidak mampu menghentikan perilaku ini meskipun mengetahui risiko hukuman. Kleptomania adalah contoh klasik dari gangguan dengan gejala impulsif yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

3. Trikotilomania (TTM)

Trikotilomania adalah gangguan impulsif yang ditandai dengan perilaku mencabut rambut secara berulang tanpa bisa mengendalikannya. Individu dengan TTM mungkin merasa dorongan yang kuat untuk mencabut rambut dari kulit mereka, kulit kepala, atau bagian tubuh lainnya. Tindakan ini seringkali dilakukan sebagai respons terhadap kecemasan atau stres, dan mereka mungkin merasa penyesalan setelahnya. Trikotilomania dapat menyebabkan kerusakan fisik yang signifikan dan memengaruhi kepercayaan diri individu.

4. Gangguan Ledakan Intermiten (IED)

Gangguan ledakan intermiten adalah gangguan yang mencakup perilaku agresif eksplosif dan tidak terduga. Individu dengan IED cenderung meledak dengan amarah atau kekerasan fisik dalam situasi yang seharusnya tidak memicu respons yang sekuat itu. Perilaku impulsif dalam bentuk ledakan amarah dapat merusak hubungan sosial dan profesional. Orang dengan IED mungkin merasa seolah-olah mereka kehilangan kendali atas amarah mereka saat itu terjadi.

5. Pyromania

Pyromania adalah gangguan impulsif yang ditandai dengan hasrat yang tak terkendali untuk menyalakan api atau merusak dengan cara membakar. Individu dengan pyromania merasa dorongan kuat untuk melakukan tindakan ini, meskipun mengetahui risiko yang terlibat, seperti bahaya fisik atau hukuman hukum. Hasrat untuk membakar adalah bentuk perilaku impulsif yang berpotensi merugikan diri sendiri, properti, dan orang lain.

6. Gangguan Kepribadian Ambang (BPD)

Gangguan kepribadian ambang adalah gangguan mental yang sering kali menyertai perilaku impulsif. Individu dengan BPD cenderung mengalami fluktuasi emosi yang intens dan merasa kesulitan mengendalikan dorongan impulsif seperti perilaku merusak diri sendiri (self-harm), konsumsi alkohol atau obat-obatan secara berlebihan, atau hubungan antarpersonal yang bergejolak. Perilaku impulsif dalam BPD dapat memunculkan konflik dan ketidakstabilan dalam kehidupan mereka.

7. Gangguan Bipolar

Meskipun gangguan bipolar terutama dikenal karena fluktuasi mood yang signifikan antara mania dan depresi, fase mania sering kali menyertai perilaku impulsif yang berbahaya, seperti pengeluaran uang berlebihan, hubungan seksual yang impulsif, atau keputusan impulsif yang berpotensi merugikan diri sendiri.

8. Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif (ADHD)

Gangguan ADHD seringkali menampilkan perilaku impulsif sebagai salah satu gejalanya. Individu dengan ADHD mungkin memiliki kesulitan mengendalikan perhatian mereka dan sering bertindak tanpa berpikir panjang. Hal ini dapat tercermin dalam perilaku seperti pembicaraan impulsif, mengambil risiko yang tidak perlu, atau kesulitan menyelesaikan tugas karena kurangnya fokus.

Setiap dari gangguan ini menunjukkan berbagai tingkat impulsivitas yang dapat berdampak pada kesejahteraan individu dan hubungan sosial mereka. Pengobatan yang tepat dan terapi psikologis sering diperlukan untuk membantu individu mengelola perilaku impulsif dan mengatasi gangguan yang mendasarinya.

Baca juga: Mengapa Seseorang Sering Marah Saat Mengemudi?

 

Sumber:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3089999/

https://www.verywellmind.com/impulsive-behavior-and-bpd-425483

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Ketahui Jenis Gangguan Mental Dengan Impulsif Sebagai Gejalanya — DeepTalk