Semua artikel
Emosi

Kenali Penyebab dan Gejala Agitasi

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Setiap orang tentu pernah berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Akibatnya, orang tersebut bisa saja merasa jengkel, gelisah, bahkan menjadi marah. Namun, jika perasaan-perasaan tersebut terjadi tanpa sebab yang jelas, bisa jadi orang tersebut sedang mengalami agitasi.

Istilah agitasi mungkin masih cukup asing di masyarakat. Namun, tanpa disadari kondisi ini ternyata sangat sering dijumpai, baik itu diri sendiri atau orang-orang disekitar kita. Agitasi memang merupakan kondisi yang tidak begitu mengganggu. Namun dalam tingkat yang cukup parah, kondisi ini bisa meningkatkan resiko untuk melukai diri sendiri.

Untuk mengenal lebih dalam dengan agitasi, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai kondisi tersebut. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika pembaca merasa membutuhkan bantuan lebih serius, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater.

Apa Itu Agitasi?      

Sebelum membahas lebih dalam mengenai agitasi, sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari agitasi itu sendiri. Agitasi merupakan kondisi dimana seseorang merasa jengkel, gelisah, dan gugup dikarenakan tindakan, kata-kata, dan peristiwa tertentu yang dialami. Dalam beberapa kasus, agitasi bahkan terjadi tanpa sebab akibat yang jelas.

Sebenarnya agitasi merupakan respon tubuh yang normal dialami oleh siapa saja. Namun, kondisi ini akan sangat mengganggu jika terjadi cukup intens dengan tingkat keparahan gejala yang semakin tinggi. Selain itu, agitasi juga bisa dialami oleh siapa saja tanpa mengenal usia maupun jenis kelamin.

Walaupun agitasi masih masuk dalam kategori kondisi yang normal, namun bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan begitu saja. Pasalnya, setiap emosi negatif memang perlu untuk disalurkan, namun tetap terdapat cara-cara positif untuk menyalurkan emosi-emosi negatif tersebut. Jangan sampai, agitasi justru menghambat produktivitas seseorang. Selain itu, agitasi juga dapat mengganggu kehidupan sosial. Untuk itu, agitasi seharusnya diatasi sebelum memberi dampak negatif untuk diri sendiri dan orang-orang disekitar.

Penyebab Agitasi

Setiap orang yang mengalami agitasi biasa saja memiliki penyebab yang berbeda-beda. Untuk itu, agar mengetahui penyebab secara pasti dari kondisi agitasi yang dialami, disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater. Tenang saja, berkonsultasi dengan Psikolog ataupun Psikiater bukan berarti kamu memiliki masalah kesehatan mental.

Biasanya, baik Psikolog maupun Psikiater akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk akhirnya memastikan diagnosis dan juga penyebab dari diagnosis yang dialami. Pasalnya, agitasi sendiri bisa disebabkan dari berbagai faktor, diantaranya:

Faktor psikologis

Agitasi sendiri bisa disebabkan oleh beberapa kondisi psikologis, diantaranya stress, burnout, mengalami tekanan yang cukup besar, gangguan kecemasan, gangguan perkembangan, hingga kecanduan alkohol dan obat-obatan. Faktor-faktor psikologi tersebut dapat membuat seseorang akhirnya mengalami kondisi yang tidak menyenangkan dan mengakibatkan agitasi.

Faktor kesehatan fisik

Selain kondisi psikologis atau kesehatan mental seseorang, agitasi juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan fisik seseorang. Faktor kesehatan fisik yang dapat mengakibatkan agitasi diantaranya terganggunya siklus menstruasi bagi penderita gangguan dysphoric pramenstruasi, ketidakseimbangan hormon seperti hipotiroidisme, dan juga gangguan neurologis seperti pengidap tumor otak.

Baca juga : Ini Dia Dampak dan Tips Mengatasi Toxic Positivity 

Faktor Eksternal

Tidak hanya dari faktor psikologis dan juga kesehatan fisik seseorang yang dapat mengakibatkan agitasi, namun beberapa faktor eksternal juga cukup sering membuat seseorang mengalami kondisi tersebut. Faktor eksternal ini bisa berupa meninggalnya orang terkasih, kerjaan yang menumpuk, hingga adanya kejadian tidak menyenangkan dan juga pengalaman traumatis.

Gejala Agitasi

Rasanya kurang lengkap jika mengenal agitasi tanpa mengetahui gejala apa saja yang ditimbulkan oleh kondisi tersebut. Seseorang yang mengalami agitasi bisa jadi mengalami gejala yang berbeda-beda, dengan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda juga. Gejala-gejala yang timbul juga memiliki jangka waktu yang beragam. Beberapa orang mengalami gejala selama beberapa menit, sedangkan pada orang lainnya bisa berlangsung beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan.

Gejala agitasi sendiri bisa dilihat dari gejala fisi dan gejala psikologis yang ditunjukkan. Berikut beberapa gejala yang dimaksud:

Gejala fisik

Seseorang yang mengalami agitasi bisa jadi menunjukkan beberapa gejala fisik seperti mencabut atau menarik-narik rambut, mencabut kulit, meremas tangan, menggigit kuku, melakukan gerakan tanpa disadari, mengepalkan tangan, berteriak, menghela nafas panjang, mondar-mandir, berbicara terlalu cepat, dan lain sebagainya.

Gejala psikologis

Selain gejala fisik, seseorang yang mengalami agitasi juga menunjukkan gejala psikologis seperti timbulnya perasaan tidak nyaman, semangat berlebih, tidak menyukai banyak hal, kontrol impuls yang buruk, merasa tegang, tidak dapat bekerja sama, hingga melakukan kekerasaan dan hal-hal yang mengganggu orang sekitar.

Intinya, agitasi sendiri memiliki gejala utama berupa perasaan gelisah yang membuat dirinya menjadi tidak nyaman. Jika gejala yang ditunjukkan tidak begitu signifikan, maka kondisi ini tidak akan mengganggu kehidupan sehari-hari. Namun, jika sudah dalam tahap yang cukup parah tentu saja diperlukan penanganan yang lebih serius. Jangan sampai kondisi agitasi mengganggu kegiatan sehari-hari.

Seperti itulah penjelasan singkat mengenai agitasi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Mengenal Toxic Positivity dan Dampak Terhadap Kesehatan Mental

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kenali Penyebab dan Gejala Agitasi — DeepTalk