Deeptalk.co.id – Kasus penyimpangan seksual sering kali menjadi topik pembahasan yang cukup banyak menarik perhatian masyarakat. Pasalnya, dampak dari perilaku menyimpang seksual ini tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, melainkan juga anak-anak yang rentan akan trauma psikologis.
Untuk itu, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai macam-macam perilaku menyimpang seksual. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika kamu menemukan kondisi serupa dengan apa yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera arahkan untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater. Dengan begitu, penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan mengantisipasi tingkat keparahan gejala.
Berikut pembahasan mengenai macam-macam perilaku menyimpang seksual.
Apa Itu Perilaku Menyimpang Seksual?

Penyimpangan seksual dalam istilah medis dikenal dengan istilah paraphilic atau parafilia, yang artinya adanya aktivitas, situasi, subjek, atau objek yang tidak semestinya dan umumnya tidak menimbulkan dorongan seksual pada orang lain.
Perilaku menyimpang seksual sering kali disamakan dengan gangguan seksual. Namun pada kenyataannya keduanya adalah dua hal yang berbeda. Pada dasarnya tidak semua perilaku menyimpang seksual berhubungan dengan hal-hal ekstrim yang dapat mengganggu dan membahayakan diri sendiri dan orang disekitar. Dengan demikian, tidak semua perilaku menyimpang seksual dapat dikategorikan dalam gangguan mental, selama hal tersebut tidak menimbulkan gangguan untuk diri sendiri atau orang disekitarnya.
Jika perilaku menyimpang seksual beresiko membahayakan diri sendiri dan orang lain, atau bahkan sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain, maka kondisi tersebut sudah masuk dalam kategori gangguan seksual atau yang dikenal dengan istilah paraphilic disorder.
Macam-Macam Perilaku Menyimpang Seksual

Setelah mengenal apa itu perilaku menyimpang seksual, maka diketahui bahwa kondisi ini memang bukan gangguan mental. Namun bukan berarti bisa dibiarkan begitu saja. Untuk itu, kita perlu tahu apa saja yang masuk dalam kategori perilaku menyimpang seksual. Berikut macam-macam perilaku menyimpang seksual:
Fetish
Perilaku menyimpang seksual yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Fetish merupakan kondisi dimana seseorang mengalami dorongan seksual terhadap benda-benda mati. Orang tersebut bisa saja terangsang jika menyentuh, memakai, bahkan sekedar melihat benda yang menjadi fetish mereka. Sebenarnya cukup banyak orang yang memiliki fetish pada objek-objek tertentu. Namun selama hal tersebut masih bisa terkontrol, maka tidak akan masuk dalam kategori gangguan seksual.
Masokisme
Masokisme adalah kondisi dimana seseorang mengalami dorongan seksual setelah mendapatkan kekerasan atau disiksa terlebih dahulu baik secara mental maupun secara fisik oleh pasangannya. Umumnya, seseorang dengan perilaku masokisme akan terangsang setelah mendapatkan kekerasan seperti kesulitan bernafas, dicekik, diikat, dan lain sebagainya. Selama perilaku masokisme ini tidak mengakibatkan trauma atau gangguan psikologis lainnya, maka kondisi ini belum masuk dalam kategori gangguan seksual.
Baca juga : Ini Dia Fakta Seputar Orientasi Seksual
Sadomasokisme
Perilaku menyimpang seksual yang satu ini bisa dibilang kebalikan dari masokisme, dimana sadomasokisme merupakan kondisi orang yang mendapatkan dorongan seksual setelah melakukan kekerasan baik secara fisik maupun mental terhadap pasangannya. Jika seorang sadomasokisme bertemu dengan seorang masokisme, maka kondisi hubungan mereka akan baik-baik saja. Namun, jika perilaku sadomasokisme ini mengakibatkan trauma atau gangguan psikologis kepada pasangannya, maka hal tersebut akan masuk dalam kategori gangguan seksual.
Ekshibisionis
Ekshibisionis bisa dikatakan sebagai perilaku menyimpang seksual yang cukup ekstrim. Cukup banyak kasus ekshibisionis yang masuk dalam kategori gangguan seksual. Pasalnya, seseorang dengan ekshibisionis mendapatkan kepuasan seksual dengan cara menunjukkan alat kelamin mereka kepada orang lain secara random. Bahkan mereka akan semakin bersemangat jika korbannya merasa jijik atau menunjukkan respon yang tidak menyenangkan.
Homoseksual
Istilah homoseksual sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Homoseksual merupakan kondisi dimana seseorang mengalami ketertarikan secara seksual terhadap sesama jenis. Perilaku yang satu ini sering kali menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebenarnya kondisi ini juga sudah dihapus dalam daftar gangguan mental. Meski demikian, tidak sedikit masyarakat yang secara terang-terangan menantang hal tersebut.
Wanita homoseksual biasa dikenal dengan lesbi, dan pria dikenal dengan homo. Walau tidak masuk dalam kategori gangguan mental, namun jika hal tersebut sudah berdampak pada diri sendiri dan orang lain, maka hal ini perlu ditangani secara serius.
Pedofilia
Pedofilia merupakan perilaku menyimpang seksual yang dimana korbannya adalah anak-anak. Pedofilia sendiri adalah kondisi dimana seseorang mengalami ketertarikan secara seksual terhadap anak dibawah umur, bahkan balita sekalipun. Jika kondisi pedofilia sampai melakukan pelecehan dan merugikan diri sendiri dan orang lain, maka kondisi tersebut sudah masuk dalam kategori gangguan seksual.
Selain beberapa perilaku menyimpang seksual yang dituliskan di atas, masih banyak lagi perilaku menyimpang seksual lainnya. Seperti sodomi, hiperseksual, incest, nocrofilia, dan masih banyak lagi.
Seperti itulah pembahasan mengenai macam-macam perilaku menyimpang seksual. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Mengenal Istilah Non-Biner
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



