Semua artikel
Perilaku

Kenali Dampak Presenteeism Pada Karyawan dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Istilah presenteeism digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana seorang karyawan memaksakan diri untuk tetap bekerja walau dalam kondisi kesehatan yang tidak baik. Kondisi kesehatan dalam hal ini tidak hanya tentang kesehatan fisik, melainkan juga tentang kesehatan mental.

Kebiasaan bekerja walau dalam kondisi tidak sehat ini bisa membawa banyak dampak negatif untuk karyawan. Untuk itu, saat dengan sakit sudah sepantasnya seorang karyawan beristirahat di rumah sampai kondisinya membaik.

Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai dampak presenteeism pada karyawan dan cara mengatasi kondisi tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.

Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah pada kesehatan mental atau perilaku yang menyimpang, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai dampak presenteeism pada karyawan, dan cara mengatasi kondisi tersebut.

Dampak Presenteeism Pada Karyawan

Kebiasaan bekerja dalam kondisi sakit bisa berdampak kepada penyembuhan yang lebih lama dari biasanya. Untuk itu disarankan beristirahat saat karyawan sedang dalam kondisi yang tidak fit. Selain berdampak pada penyembuhan yang lebih lama, presenteeism juga bisa memberikan berbagai dampak negatif sebagai berikut:

Burnout

Salah satu dampak dari presenteeism adalah burnout. Burnout adalah kondisi kronis dimana seseorang mengalami kelelahan baik secara fisik maupun mental yang disebabkan oleh kelebihan dalam bekerja.

Seseorang yang harus bekerja dalam kondisi sakit bisa mengakibatkan stress dan kelelahan berlebih, yang akhirnya bisa berdampak pada burnout. Burnout juga bisa berdampak pada penurunan produktivitas dan hasil kerja yang tidak maksimal.

Depresi

Sama halnya dengan burnout yang sudah kita bahas pada poin pertama, orang yang berlebihan dalam bekerja terutama dalam kondisi sakit juga bisa meningkatkan kemungkinan depresi. Depresi sendiri adalah kondisi dimana seseorang mengalami kesedihan mendalam akibat tekanan tertentu yang membuat mereka kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Kondisi presenteeism yang menyebabkan depresi ini biasanya ada pada kasus-kasus saat tingkat kesulitan kerja yang tinggi. Dengan demikian, kondisi fisik atau mental yang tidak sehat dan kesulitan pekerjaan yang tinggi, bukan hal yang tidak mungkin untuk membuat karyawan mengalami depresi.

Baca juga : Presenteeism : Memaksakan Diri Bekerja Walau Dalam Kondisi Tidak Sehat

Meningkatnya kecemasan

Kondisi presenteeism ini tidak jarang membuat karyawan mengalami peningkatan kecemasan. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh banyaknya tugas yang harus diselesaikan, namun kondisi fisik atau mental yang sedang tidak memadai.

Penurunan produktivitas

Kasus presenteeism ini juga bisa menurunkan produktivitas karyawan. Saat seorang karyawan bekerja dalam kondisi yang tidak sehat, maka mereka tidak mampu untuk berpikir sebaik biasanya. Karyawan juga akan mengalami hambatan dalam ruang geraknya. Hal inilah yang akhirnya membuat karyawan mengalami penurunan produktivitas. Ditambah lagi kondisi presenteeism ini akan membuat penyembuhan yang lebih lama. Artinya, karyawan akan lebih lama bekerja dengan porsi yang kurang dari biasanya.

Cara Mengatasi Presenteeism Bagi Karyawan

Setelah mengetahui berbagai dampak dari kebiasaan bekerja dalam kondisi sakit, tentu kita menyadari bahwa hal ini perlu diatasi dengan baik. Untuk itu, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi presenteeism:

Jangan ragu untuk izin di saat sakit

Beberapa orang memang merasa tidak pantas untuk mendapatkan izin, dalam dalam keadaan genting sekalipun. Namun perlu kamu sadari bahwa bekerja saat sakit tidak akan memaksimalkan pekerjaan mu, justru kebalikannya. Jika kamu sangat mencintai pekerjaan mu, maka jangan ragu izin di saat sakit. Tindakan ini akan membantu kamu beristirahat dan memaksimalkan pekerjaan mu dikemudian hari.

Maksimalkan waktu libur dengan istirahat

Jika kamu memang memiliki fisik atau mental yang lemah, maka kamu perlu memaksimalkan waktu libur untuk bersantai. Mungkin kamu memiliki banyak list untuk dilakukan di hari libur, namun kamu jangan sampai melupakan waktu istirahat. Hal ini akan membantu kamu agar tetap fit dan bisa bekerja dengan kondisi fisik dan mental yang sehat.

Belajar pola hidup sehat

Dalam beberapa kondisi kita tidak bisa memilih dimana tempat kita bekerja. Jika perusahaan tidak bisa memberikan mu kehidupan bekerja yang sehat, setidaknya kamu bisa menjaga fisik dan mental mu agar tetap sehat secara pribadi. Kamu bisa mulai dengan belajar pola hidup sehat seperti makan makanan yang bergizi, olahraga teratur, dan tidur yang cukup.

Komunikasikan dengan atasan dan rekan kerja

Kamu tidak perlu memaksakan diri untuk terus bekerja. Jika sedang tidak sehat, sebaiknya sampaikan hal tersebut kepada atasan dan rekan kerja mu. Dengan begitu mereka mungkin akan memahami kondisi mu, dan membiarkan kamu istirahat beberapa hari.

Itu dia beberapa hal yang bisa kamu coba untuk mengatasi presenteeism. Namun perlu diketahui bahwa jika kebiasaan presenteeism ini mengakibatkan masalah mental yang lebih serius, maka segera lakukan konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Dampak dan Cara Mengatasi Procrastination

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kenali Dampak Presenteeism Pada Karyawan dan Cara Mengatasinya — DeepTalk