Deeptalk.co.id – Apakah kamu pernah merasa insecure karena fisik atau kemampuan mu yang tidak memadai? Pada dasarnya perasaan semacam itu normal-normal saja, mengingat setiap orang memiliki tingkat percaya diri yang berbeda-beda. Namun, jika kondisi ini sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dn menimbulkan banyak hambatan, kamu tentu perlu waspada. Pasalnya, kondisi tersebut bisa jadi menandakan Inferiority complex.
Inferiority complex sendiri merupakan kondisi mental yang timbul akibat perasaan insecure atau ketidak cukupan yang dipicu oleh keadaan fisik atau psikologis. Kondisi semacam ini akan membuat penderitanya merasa tidak berharga dan selalu membandingkan pencapaian orang lain dengan apa yang telah mereka capai.
Orang-orang yang mengalami inferiority complex cenderung memiliki kepribadian yang pemalu dan memiliki rasa takut yang berlebihan untuk mencoba sesuatu. Hal inilah yang akhirnya membuat mereka kurang memahami kemampuan yang dimiliki, atau tidak bisa mengembangkan kemampuan mereka.
Jika dibiarkan, kondisi ini akan memicu berbagai masalah dalam kehidupan penderitanya. Maka dari itu, penting bagi kita mengatasi kondisi inferiority complex. Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai dampak inferiority complex dan bagaimana cara mengatasinya. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.
Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai dampak inferiority complex dan cara mengatasinya.
Dampak Inferiority Complex

Seperti yang sudah dibahas di awal bahwa kondisi inferiority complex yang berlangsung cukup lama dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat dapat berdampak pada kehidupan seseorang. Berikut beberapa dampak dari inferiority complex:
Rusaknya hubungan dengan orang sekitar
Perlu diketahui bahwa perasaan rendah diri memah dibutuhkan untuk beberapa moment, namun jika perasaan tersebut sudah berlebihan dan tidak digunakan pada tempatnya, maka akan memicu berbagai masalah. Salah satu masalahnya adalah memicu beberapa perilaku yang tidak sehat, dan akhirnya dapat merusak hubunganmu dengan orang-orang disekitarmu.
Inferiority complex akan membuat kamu selalu berpandangan negatif terhadap dirimu sendiri. Seakan-akan kamu tidak memiliki satupun hal baik yang bisa kamu banggakan. Alih-alih mendapat simpati dari orang lain, beberapa orang justru menganggap itu berlebihan dan akan mendatangkan perasaan negatif untuknya. Maka dari itu banyak orang yang akhirnya menghindar dari penderita inferiority complex.
Baca juga : Inferiority Complex : Perasaan Rendah Diri dan Tidak Berharga
Mengkonsumsi obat-obatan terlarang alkohol secara berlebihan
Perasaan insecure yang dirasakan oleh penderita inferiority complex tidak jarang membuat mereka frustasi. Terlebih lagi dengan kebiasaan membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain yang hanya akan memperburuk suasana hatinya. Beberapa dari mereka mencari pelarian dengan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan atau menggunakan obat-obatan terlarang.
Mengganggu fokus saat bekerja atau sekolah
Terlalu khawatir dengan kemampuan yang dirasa kurang memadai baik itu di sekolah ataupun di tempat kerja cenderung akan mengganggu fokus seseorang. Terlebih lagi, orang-orang yang menderita inferiority complex lebih fokus memperhatikan kekurangannya dan kelebihan orang lain, dibandingkan dengan tanggung jawab yang seharusnya mereka selesaikan.
Masalah kesehatan mental
Tidak hanya berdampak dengan kehidupan sosial, kondisi inferiority complex juga bisa mempengaruhi mental seseorang. Kondisi inferiority complex ini bisa memicu beberapa gangguan mental seperti kecemasan, gangguan tidur, stress, bahkan depresi.
Cara Mengatasi Inferiority Complex

Setelah mengetahui beberapa dampak dari inferiority complex di atas, tentu timbul kesadaran untuk kita memahami cara mengatasi kondisi tersebut. Hal ini penting untuk membekali diri sendiri atau juga untuk membantu orang-orang disekitar kita. Untuk itu, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi inferiority complex:
Self care
Orang-orang yang mengalami kondisi inferiority complex cenderung terlalu memperhatikan orang lain dan menghakimi dirinya karena tidak sehebat orang-orang diluar sana. Self care merupakan salah satu cara yang bisa mengatasi hal ini. Kamu bisa mulai dengan menghargai setiap kerja keras yang kamu miliki, dan memberikan reward terhadap setiap pencapaian sekecil apapun itu. Dengan begitu, kamu akan lebih memahami nilai yang kamu miliki.
Hindari membandingkan diri dengan orang lain
Kamu perlu menanamkan pemahaman mengenai setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Untuk itu, kamu tidak perlu lagi membandingkan dirimu dengan orang lain. Fokuslah untuk meningkatkan kualitas diri.
Hindari lingkungan yang toxic
Tidak bisa dipungkiri bahwa lingkungan akan sedikit banyak mempengaruhi kondisi mental seseorang. Jika kamu berkumpul dengan orang-orang yang toxic, maka besar kemungkinan untuk kamu mengalami inferiority complex. Untuk itu, jika kamu orang yang mudah terpengaruh, sebaiknya hindari lingkungan yang toxic.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai dampak dan cara mengatasi inferiority complex. Namun jika kondisi inferiority complex yang kamu alami sudah terlalu mengganggu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan oleh ahlinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Mengenal Dampak Positif dan Negatif Dari Sikap Ambisius
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



