Semua artikel
Perilaku

Kenali Ciri-Ciri Korban dan Pelaku Body Shaming

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Body shaming merupakan salah satu tindakan kekerasan secara verbal. Walaupun kekerasan ini tidak menyakiti fisik secara langsung, namun tidak sedikit orang-orang yang akhirnya mengakhiri hidupnya akibat menjadi korban body shaming.

Kasus body shaming ini sudah cukup sering disosialisasikan di berbagai platform. Bagaimana tidak, kasus ini memang perlu mendapatkan perhatian. Terlebih lagi masih banyak orang-orang dengan dengan mudahnya mengejek kekurangan dari orang lain. Walau terkesan sepele, body shaming dapat membuat seseorang menjadi rendah diri dan berdampak buruk terhadap kesehatan mental korbannya.

Body shaming merupakan tindakan yang dilakukan seseorang untuk mempermalukan orang lain berdasarkan bentuk tubuh orang tersebut. Upaya untuk mempermalukan orang ini juga cukup beragam, bisa berdasarkan berat badan, tinggi badan, kecacatan fisik orang lain, dan lain sebagainya.

Tindakan tidak terpuji ini bisa dialami oleh laki-laki maupun perempuan, walaupun memang kasus body shaming banyak ditemukan pada perempuan. Selain itu, body shaming juga bisa terjadi di berbagai tingkat usia. Bahkan dalam banyak kasus, baik korban maupun pelaku masih masuk dalam usia anak atau remaja.

Tidak hanya diungkapkan secara langsung, namun banyak juga body shaming yang dilakukan di media sosial. Bahkan tahukah kamu bahwa beberapa pelaku body shaming justru tidak mengenal baik korbannya, dan begitu juga sebaliknya. Uniknya lagi, tanpa di sadari kita juga cukup sering melakukan body shaming terhadap diri kita sendiri. Untuk itu, kita perlu mengenali ciri-ciri body shaming untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk mengenal ciri-ciri body shaming, perlu diketahui bahwa body shaming sendiri terbagi atas dua subjek, yaitu korban dan pelaku. Dalam poin kali ini kita akan membahas ciri-ciri korban dan juga pelaku body shaming berikut:

Ciri-Ciri Pelaku Body Shaming

Dalam beberapa kasus, pilih-pilih teman terkadang baik terutama untuk kebaikan diri sendiri. Hal ini dilakukan untuk terhindar dari lingkungan pertemanan yang toxic. Salah satu tipe teman yang perlu dihindari adalah pelaku body shaming. Untuk itu kamu perlu tahu ciri-ciri pelaku body shaming. Selain itu, tanpa disadari kita juga pernah menjadi pelaku body shaming. Dengan mengetahui body shaming, kita bisa mengantisipasi diri untuk tidak menyakiti orang lain. Berikut beberapa ciri-ciri pelaku body shaming:

Merasa diri paling jelek

Ciri pertama ini memang cukup mengherankan. Bagaimana bisa orang yang merasa dirinya jelek justru menjadi pelaku body shaming? Jadi penjelasannya seperti ini, terkadang kita merasa diri kita buruk. Misalnya memiliki bentuk tubuh paling gemuk padahal tidak, atau warna kulit paling gelap padahal juga tidak. Perasaan semacam ini akan membuat kita mulai membandingkan fisik yang kita miliki dengan orang lain. Tanpa disadari, kamu sudah menyinggung perasaan orang lain dengan bentuk tubuh yang lebih gemuk, atau warna kulit yang lebih gelap.

Sering membandingkan bentuk tubuh orang lain

Setiap orang tentu memiliki bentuk tubuh idealnya masing-masing. Tidak ada yang salah dengan hal ini, salahnya jika kamu mulai membandingkan bentuk tubuh orang dengan orang lainnya. Terutama jika tindakan tersebut diungkapkan baik secara langsung, maupun melalui media sosial. Tindakan semacam ini secara tidak langsung menggambarkan perilaku body shaming.

Baca juga : Ini Dia Dampak Body Shaming Pada Kesehatan Mental

Mengomentari cara makan hidup orang lain

Beberapa orang memang memiliki cara hidup yang berbeda dari yang kita miliki. Perbedaan cara hidup ini yang jika dikomentari bisa menggambarkan perilaku body shaming. Sebagai contoh saat seseorang sedang mengomentari cara makan orang lain yang memiliki porsi makan yang lebih besar dan menghubungkan dengan berat badan orang tersebut.

Selain itu, menyarankan orang lain untuk berolahraga juga bisa menjadi bentuk dari body shaming. Tentu saja ada cara baik dengan menyarankan olahraga untuk kesehatan. Namun jika menyarankan olahraga dengan menyinggung bentuk tubuh, tindakan tersebut sama saja dengan body shaming.

Ciri-Ciri Korban Body Shaming

Menjadi korban body shaming memang merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan. Orang yang menjadi korban body shaming seringkali memiliki rasa percaya diri yang sangat minim. Hal ini dikarenakan mereka terlalu sering mendapatkan ejekan terhadap dirinya sendiri.

Selain memiliki rasa percaya diri yang minim, penderita body shaming juga cenderung penyendiri. Beberapa dari mereka tidak memiliki teman untuk berkeluh kesah. Meski demikian, tidak sedikit orang yang berhasil bertahan dan menjaga agar mentalnya tidak rusak akibat tindakan body shaming yang mereka dapatkan.

Penderita body shaming juga memiliki citra diri yang buruk. Beberapa dari mereka menggambarkan diri sendiri secara negatif atau bahkan tidak bisa melihat sisi positif yang mereka miliki. Bahkan dalam beberapa kasus yang cukup parah, korban body shaming juga mengalami depresi yang berujung pada keinginan untuk bunuh diri.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, body shaming bukanlah tindakan yang baik untuk ditiru. Untuk itu, semoga kedepannya tidak ada lagi yang menjadi korban dari tindakan body shaming ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Stress Setelah Berhubungan Intim? Kenali Post-Sex Blues

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kenali Ciri-Ciri Korban dan Pelaku Body Shaming — DeepTalk